jurnalistik.co.id – Erling Haaland mendadak mengubah penampilannya jelang musim baru Premier League. Sang penyerang Manchester City memamerkan model rambut buzz cut melalui unggahan di media sosial dengan tagline “New season, new trim.”
Dalam unggahan tersebut, Haaland menunjukkan bahwa ia sudah meninggalkan gaya rambut blonde yang selama ini melekat pada dirinya. Bukan sekadar memangkas pendek, perubahan yang ia pilih terlihat lebih ekstrem dan praktis—buzz cut yang menonjol karena potongannya rapat.
Haaland berharap pembaruan di kepala itu bisa ikut menyumbang momentum positif di lapangan. Ia juga disebut sedang menyiapkan diri untuk mengakhiri pacek awal musim dengan catatan gol saat tim asuhan Enzo Maresca menghadapi Bournemouth.
Pertandingan tersebut dijadwalkan pada Minggu pukul 14:00 BST. Pada momen itulah Haaland akan diuji apakah penampilan barunya benar-benar membawa “tenaga tambahan” untuk mencapai target awal musim.
Sebelum masuk ke tahap pemotongan, Haaland terlebih dahulu membuat suasana ringan dengan menampilkan rangkaian gambar gaya rambut lamanya. Ia juga sempat memperlihatkan ide-ide kocak mengenai bentuk rambut yang ingin ia coba, sebelum akhirnya menetapkan pilihan pada model yang lebih seragam.
Di proses pencukuran, Haaland terlihat mulai gugup saat tukang cukur mulai mengambil gunting untuk potongan pertama. Tak lama kemudian, ekspresinya berubah menjadi lebih lega ketika ia mulai merasakan hasil yang ia harapkan.
Reaksi dari orang-orang di sekelilingnya tidak kalah menarik. Saat ia melakukan panggilan video kepada Jack Grealish, Noel Gallagher, dan Pep Guardiola, beragam respons bermunculan—mulai dari pujian hingga candaan yang menggambarkan betapa drastisnya perubahan itu.
Jack Grealish, yang menjadi rekan setim Haaland, langsung menyoroti kesan usia yang berubah dari gaya baru sang striker. Ia mengatakan, “You look about 10 years old. That is hilarious. I can’t stop looking at the front of your hair. I love it,”.
Berita Terkait
Noel Gallagher juga ikut memberi komentar, bahkan dengan nada yang lebih tegas namun tetap terasa menghibur. Gallagher menyebut, “You look about 17 years old. It’s good. Change is good.”
Adapun Pep Guardiola menyambut perubahan Haaland dengan gaya khas komentator yang cenderung mengomentari kondisi rambut secara spesifik. “No way. You’re lucky you have hair. I would love to have it. I love it,” ujar Guardiola.
Di balik respons dari keluarga besar sepak bola itu, ada kisah lain yang membuat momen potong rambut Haaland semakin berwarna. Sebelum menghubungi Zlatan Ibrahimovic, Haaland sempat mengangkat percakapan dari sosok yang ia hormati itu.
Haaland mengaku sempat bercanda bahwa Ibrahimovic pernah mengatakan kepadanya untuk tidak memotong rambut panjang. Menurut Haaland, “Zlatan told me, never cut your hair, because your strength is in your hair. I’m a bit nervous. I want a buzz cut, like in the military.”
Namun ternyata, ketika Ibrahimovic akhirnya ikut melihat hasilnya, ia tidak menunjukkan ekspresi persetujuan. Mantan legenda itu justru tampak tidak terima dengan kenyataan bahwa Haaland tidak mengikuti saran tersebut.
Ibrahimovic melontarkan reaksi yang tajam namun bernuansa bercanda. “What did you do? You lost a bet or what? Block me and erase my number,” katanya, menegaskan bahwa ia merasa keputusan Haaland tidak sesuai “nasihat” yang pernah ia sampaikan.
Bagi Haaland, buzz cut ini menjadi langkah berani menjelang musim yang menuntut konsistensi. Ia memasuki musim Premier League dengan perubahan yang terasa kontras dibanding gaya rambut lamanya, sekaligus berharap arah yang baru itu turut mengangkat performa.
Perubahan yang sama juga menampilkan sisi lain dari kehidupan pemain top: bukan hanya soal latihan dan taktik, tapi juga cara mereka menjaga suasana tim dan membangun kedekatan lewat candaan. Dari reaksi Grealish, Gallagher, hingga Guardiola, terlihat bahwa potongan baru Haaland langsung menjadi bahan obrolan—dan cukup untuk membuat kaget banyak orang.
Dengan bekal reaksi-reaksi tersebut, Haaland sekarang tinggal fokus pada tugas utama: tampil efektif ketika City menantang Bournemouth. Pukul 14:00 BST pada Minggu menjadi penanda awal apakah “new trim” akan selaras dengan “new goals” yang ia incar.












