jurnalistik.co.id – Undian fase liga Liga Champions Wanita musim ini menetapkan rangkaian laga yang menjanjikan, dengan Arsenal akan berhadapan langsung dengan Barcelona dan Lyon. Pada saat yang sama, Chelsea melawat ke Lyon, sedangkan Manchester City menantang Bayern Munich pada fase liga.
Pengundian di Nyon, Swiss, menempatkan 18 klub ke dalam enam pot. Setiap tim kemudian ditarik untuk menghadapi dua lawan, masing-masing satu laga kandang dan satu laga tandang, dengan jadwal resmi diumumkan UEFA pada Sabtu, 5 September.
Arsenal, yang berada di pot satu bersama Chelsea, akan membuka kompas persaingannya dengan tiga laga kandang. Renee Slegers membawa timnya menjamu Lyon, Benfica, dan HB Koge, setelah pada 2021-22 Arsenal mengalahkan HB Koge baik saat bermain di kandang maupun tandang.
Di luar markasnya, Arsenal akan menjalani tiga pertandingan tandang melawan tiga lawan besar. Mereka akan bertemu Barcelona, Paris FC, dan Inter Milan, dalam upaya merebut kembali gelar Eropa yang terakhir kali diraih pada 2025.
Chelsea, yang juga berada di pot satu, menghadapi agenda pertandingan yang menggabungkan penantang dari berbagai latar. Di Stamford Bridge, tim asuhan Sonia Bompastor dijadwalkan menjamu Paris St-Germain, Roma, serta debutan fase liga Austria Wien.
Untuk laga tandang, Chelsea harus siap menghadapi tiga perjalanan yang tidak mudah. Mereka akan bertemu Lyon, Hacken dari Swedia, dan OH Leuven di Belgia, dengan pertemuan melawan Lyon menjadi momen khusus karena Bompastor akan kembali ke klub lamanya di Prancis.
Manchester City berada di pot tiga dan menghindari undian yang dianggap paling berat di awal. Andree Jeglertz membawa timnya menghadapi PSG, Real Madrid, dan Austria Wien di kandang, sementara laga tandang menghadapkan mereka pada Bayern Munich, Hacken, dan Inter Milan.
Berita Terkait
Undian juga menghadirkan beberapa laga sorotan yang langsung menarik perhatian. Barcelona dan Bayern akan mengulang pertemuan di semi-final 2025-26 ketika keduanya bertemu kembali di Munich, sementara Bayern juga dijadwalkan bertandang menghadapi PSG.
Kompetisi ini akan berjalan mulai matchday pertama pada 22 dan 23 September. Selanjutnya, matchday kedua digelar pada 30 September atau 1 Oktober, matchday ketiga 28 atau 29 Oktober, matchday keempat 10 atau 11 November, matchday kelima 18 atau 19 November, dan matchday keenam pada 16 Desember.
Memasuki babak berikutnya, play-off fase knockout dijadwalkan berlangsung pada Februari 2027, kemudian perempat final pada Maret, dan semifinal pada awal Mei. Laga final akan digelar di Warsawa pada pekan terakhir bulan Mei.
Di sisi pembacaan pertandingan, Arsenal dianggap menerima tantangan terberat di antara klub-klub Inggris yang ikut, terutama karena mereka akan bertemu Lyon dan Barcelona pada fase liga. Namun di saat yang sama, Barcelona disebut tengah memasuki era transisi setelah kepergian Alexia Putellas, Ona Batlle, Mapi Leon, dan Salma Paralluelo pada musim panas ini.
Untuk City, Lyon dan Barcelona memang terhindar, tetapi Bayern, PSG, dan BK Hacken tetap menjadi pekerjaan rumah yang potensial. Sementara itu, Austria Wien berstatus underdog besar karena ini adalah debut mereka di fase liga, tetapi tim tetap memperoleh kesempatan penting lewat jadwal yang mencakup perjalanan ke kandang City dan Chelsea.
Dengan format fase liga yang memadukan dua pertemuan melawan tiap lawan, setiap klub punya ruang untuk mengatur ritme pertandingan lewat kombinasi laga kandang dan tandang. Jadwal yang mencakup enam matchday itu juga membuat klasemen bisa berubah relatif cepat, sehingga momentum di awal fase menjadi penentu untuk langkah ke babak berikutnya.
Bagi Chelsea, serangkaian duel yang tersebar di kandang dan tandang menuntut konsistensi, terutama ketika menghadapi berbagai gaya permainan dari lawan yang berbeda-beda. Di saat yang sama, pertemuan mereka dengan Lyon membawa narasi personal untuk Bompastor, sementara perjalanan ke Swedia dan Belgia menambah tantangan karena semua laga tetap berada dalam konteks fase liga yang ketat.
Setelah fase liga selesai, rangkaian kompetisi akan berlanjut dengan play-off knockout pada Februari 2027, lalu perempat final pada Maret, semifinal di awal Mei, hingga puncaknya digelar di Warsawa pada pekan terakhir bulan Mei. Batas waktu kalender yang jelas ini membuat tim perlu memastikan skuad siap menghadapi intensitas berjenjang, dari laga-laga awal sampai keputusan akhir.












