Olahraga

Derbi Celtic vs Rangers Musim Ini Tanpa Suporter Tamu (Old Firm)

×

Derbi Celtic vs Rangers Musim Ini Tanpa Suporter Tamu (Old Firm)

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Rangers-Celtic: No away fans for SPFL Old Firm matches this season

jurnalistik.co.id – Celtic dan Rangers dipastikan melakoni laga derbi Old Firm musim ini tanpa dukungan suporter tamu. Keputusan ini berlaku untuk pertandingan di Scottish Premiership serta Premier Sports Cup, setelah kesepakatan “temporary arrangement” ditetapkan menyusul rangkaian evaluasi terkait insiden sebelumnya.

Langkah tersebut lahir dari pembahasan antara kedua klub asal Glasgow dengan Scottish Professional Football League (SPFL). Situasi ini mengikuti hasil peninjauan independen yang dilakukan Scottish FA, yang menyoroti peristiwa pada babak perempat final Scottish Cup musim lalu di Ibrox.

Pada perempat final tersebut, pertandingan diwarnai kerusuhan dan upaya masuk ke lapangan oleh suporter dari kedua kubu. Unsur gangguan keamanan inilah yang kemudian menjadi dasar penetapan langkah pembatasan untuk pertemuan berikutnya pada musim yang sedang berjalan.

Rangers akan menjadi tuan rumah saat menjamu Celtic di Premier Sports Cup pada 13 September. Setelah itu, kedua tim kembali bertemu dalam kompetisi liga satu pekan kemudian, dengan laga berlangsung di Celtic Park.

Dalam proses menuju laga cup tersebut, Rangers sempat mengajukan opsi alokasi suporter tandang yang lebih kecil, yakni 300 tiket. Usulan itu ditolak oleh Celtic, sehingga format pertandingan tetap mengarah pada ketentuan tanpa kehadiran suporter tamu.

Pembatasan ini juga merupakan lanjutan dari kejadian kerumunan pada 8 Maret. Saat itu, ketegangan muncul setelah Celtic meraih kemenangan pada adu penalti, dan sekitar 8.000 suporter tandang berada di stadion.

Jumlah tersebut dinilai jauh lebih besar dibandingkan angka yang biasanya hadir pada derbi Old Firm di liga-liga belakangan. Perbedaan angka itu dikaitkan dengan ketentuan penjualan tiket yang tidak sama untuk Scottish Cup dibandingkan pertandingan liga.

Scottish FA sendiri telah mengumumkan bulan lalu bahwa kedua klub harus menjalani laga kandang Scottish Cup berikutnya dengan penonton ditutup. Dengan kata lain, tindakan pembatasan tidak berhenti pada pengamanan satu pertandingan, melainkan juga memperketat pengaturan untuk pertemuan-pertemuan berikutnya.

Alasan “temporary arrangement” dan fokus keamanan

SPFL menjelaskan bahwa pengaturan sementara ini memungkinkan klub-klub terkait—bersama SPFL, Police Scotland, dan pihak pemangku kepentingan lain—untuk menelaah temuan serta rekomendasi dari peninjauan independen. Dari situ, proses berikutnya adalah menjalankan langkah-langkah yang diperlukan dan memberi waktu yang cukup agar jadwal pertandingan ke depan dapat direncanakan secara menyeluruh.

Menurut pernyataan SPFL, pengaturan sementara juga diharapkan membawa kepastian yang lebih baik bagi para pendukung serta pihak yang terlibat dalam perencanaan hari pertandingan. Tujuannya sekaligus menghindari ketidakpastian berulang mengenai bentuk pengaturan tiket pada setiap pertemuan.

Seluruh pihak, sebagaimana ditegaskan dalam pernyataan tersebut, berkomitmen untuk bekerja secara konstruktif selama periode ini. Keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahap pertimbangan dan penetapan kebijakan.

Dengan demikian, jelang laga-laga derbi Celtic melawan Rangers pada musim ini, baik di Premier Sports Cup maupun Scottish Premiership, format pertandingan tanpa suporter tamu menjadi penanda bahwa evaluasi insiden sebelumnya kini berujung pada pengetatan pengamanan dan pengaturan suporter secara menyeluruh.

Penetapan pembatasan itu juga menegaskan adanya kontrol yang lebih rapat sejak insiden sebelumnya, tidak hanya pada aspek akses stadion tetapi juga pada rencana kunjungan suporter dalam setiap pertemuan. Dengan pola evaluasi yang diambil dari temuan independen, keputusan “temporary arrangement” diarahkan agar pengamanan dapat disesuaikan secara lebih terukur sesuai risiko yang teridentifikasi.

Di sisi lain, penolakan Celtic terhadap usulan jumlah tiket tandang yang lebih kecil turut memperjelas bahwa ruang negosiasi pada pertemuan kali ini berjalan terbatas. Setelah format diputuskan demikian, maka pertemuan Premier Sports Cup dan pertemuan liga berikutnya tetap digelar dalam skema tanpa kehadiran suporter tamu, sesuai ketentuan yang ditetapkan bagi kedua klub.

Kerangka kebijakan yang disebutkan juga berhubungan dengan pengumuman Scottish FA terkait laga kandang Scottish Cup berikutnya yang harus berlangsung dengan penonton ditutup. Artinya, pembatasan yang muncul dari rangkaian evaluasi insiden sebelumnya berkembang menjadi pengaturan yang lebih luas pada agenda pertandingan setelahnya, dengan keselamatan sebagai dasar utama pertimbangan.