Otomotif

Royal Heritage Touring 2026: Mercedes Jip Indonesia Touring 10 Hari dari Jawa hingga Bali

×

Royal Heritage Touring 2026: Mercedes Jip Indonesia Touring 10 Hari dari Jawa hingga Bali

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Komunitas Ini Touring 10 Hari Menyusuri Jejak Sejarah Jawa hingga Bali

jurnalistik.co.id – Mercedes Jip Indonesia (MJI) kembali menggelar Royal Heritage Touring 2026 dengan konsep perjalanan yang memadukan sejarah, budaya, alam, serta kebersamaan komunitas.

Acara ini dirancang bukan hanya sebagai agenda untuk menempuh rute, tetapi juga untuk membangun pengalaman yang bisa dibagikan selama perjalanan. Dalam keterangan resmi, ketua touring MJI, Ngurah Firnanda, menekankan bahwa nilai utama ada pada kebersamaan itu sendiri.

“Royal Heritage mengingatkan bahwa turing bukan sekadar menghitung jarak atau mengejar jumlah destinasi, namun lebih daripada itu, yakni tentang orang-orang yang berjalan bersama, pengalaman yang dibagikan, tantangan yang dilalui, serta kenangan yang tercipta sepanjang perjalanan,” ucap Ngurah Firnanda.

Kegiatan Royal Heritage Touring 2026 berlangsung selama 10 hari. Rombongan melibatkan sekitar 50 Mercedes Jip dan 150 peserta dari berbagai daerah, sehingga dinamika perjalanan tidak hanya bergerak dari satu titik ke titik lain.

Selama rangkaian kegiatan, para peserta menelusuri jejak-jejak sejarah serta kehidupan masyarakat di Jawa hingga Bali. MJI memilih sejumlah destinasi bersejarah sebagai panggung perjalanan, termasuk beberapa keraton, Trowulan, Bondowoso, Banyuwangi, hingga wilayah Bali.

Fokus Jejak Sejarah di Jawa

Trowulan menjadi salah satu destinasi utama untuk mengenal jejak Kerajaan Majapahit. Dari sana, perjalanan diarahkan untuk memperkaya pemahaman peserta mengenai konteks sejarah yang melekat pada wilayah yang mereka singgahi.

Setelah dari Trowulan, rombongan melanjutkan rangkaian ke Bondowoso. Di kota ini, agenda yang disiapkan memadukan aktivitas berkendara dengan kegiatan sosial.

Pada bagian Bondowoso, peserta menjalani light off-road di area sekitar Kawah Wurung. Pada waktu yang sama, rombongan juga melakukan bakti sosial di Taman Galuh sebagai wujud keterlibatan langsung di lingkungan setempat.

Memasuki Banyuwangi, kegiatan berlanjut dengan agenda kunjungan ke De Djawatan dan Pelabuhan Muncar. Tahap ini memberi ruang bagi peserta untuk merasakan suasana destinasi yang menjadi bagian dari keseharian serta dinamika lokal.

Setelah kunjungan tersebut, rombongan melanjutkan cross country pada jalur selatan Banyuwangi. Rute ini dipilih karena menghadirkan medan berbatu, tanjakan, dan turunan yang menuntut ketelitian dalam berkendara.

Perjalanan Berlanjut ke Bali

Usai rangkaian di Banyuwangi, touring dilanjutkan ke Bali dengan beberapa agenda yang tetap bertaut pada tema heritage. Para peserta mengunjungi Black Lava Gunung Batur, lalu melanjutkan perjalanan ke Ubud.

Selanjutnya rombongan menuju Klungkung. Di wilayah ini, peserta menelusuri jejak Kerajaan Klungkung, termasuk peninggalan Kerta Gosa yang menjadi salah satu rujukan penting untuk memahami identitas historis daerah tersebut.

Rangkaian perjalanan kemudian ditutup dengan Malam Katana di Kuta. Acara ini menjadi penutup setelah sembilan hari perjalanan, sebelum keseluruhan kegiatan Royal Heritage Touring 2026 berakhir pada total 10 hari.

Dengan durasi tersebut, Royal Heritage Touring 2026 disebut menjadi ajang bagi komunitas MJI untuk menikmati perjalanan sekaligus mengenal lebih dekat sejarah, budaya, alam, dan kehidupan masyarakat di Jawa dan Bali.

Pelaksanaan kegiatan ini didukung sejumlah pihak, di antaranya BNI46, Pertamina, Pertamina Patra Niaga, dan we.the.fork. Dukungan juga datang dari Beras New Sumo, Beras Putri Koko, Indonesia Power, Appipa Indonesia, Titis.sampurna, Seventofivecafe, MFS Lawfirm, Bintang Tribhuana Jaya, Inkalum, Herbamojo, Prececion Pipe Indonesia, serta Dream Wheel Project.

Dalam keterangan yang sama, MJI juga menyampaikan ajakan untuk ikut membantu saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur yang tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Ajakan bantuan tersebut disampaikan agar beban yang dihadapi dapat diringankan melalui tautan yang tertera pada keterangan.