jurnalistik.co.id – Eyeliner yang rapi dan tahan lama memang bisa jadi “penentu” tampilan mata, tapi hasilnya sangat dipengaruhi cara memilih warna serta teknik aplikasinya. Makeup artist selebriti asal Beverly Hills, Suna Myles, membagikan beberapa langkah yang membuat garis eyeliner terlihat lebih penuh tanpa merusak bentuk kelopak.
Menurut Myles, banyak orang merasa teknik eyeliner yang dipakai seolah tidak pernah berubah. Padahal, penyesuaian kecil—terutama di pilihan warna dan detail penempatan—dapat membuat mata tampak lebih hidup sesuai kebutuhan sehari-hari.
Cara memilih warna eyeliner yang tepat
Myles menekankan bahwa warna eyeliner sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tampilan. Ia menyebut eyeliner hitam terkadang terasa terlalu tegas untuk aktivitas siang hari.
Sebagai alternatif, ia merekomendasikan warna cokelat tua atau espresso. Kedua pilihan ini tetap memberi kesan tegas, tetapi tampil lebih lembut dan modern dibanding hitam.
Meski begitu, eyeliner hitam tetap memiliki tempatnya. Untuk acara malam atau tampilan yang memang ingin lebih berani, hitam bisa dipakai karena efeknya lebih kuat dan terlihat jelas.
Teknik microlining agar garis terlihat penuh
Trik andalan Myles disebut microlining. Alih-alih menggambar satu garis panjang yang menerus, ia menempatkan titik-titik kecil eyeliner di sela-sela akar bulu mata bagian atas.
Dengan cara ini, terbentuk ilusi lash line yang tampak lebih padat tanpa membuat kelopak mata terasa “penuh” atau sempit. Myles juga menyebut teknik tersebut cocok untuk pemilik mata hooded, monolid, maupun kelopak mata yang kecil.
Langkah awalnya dimulai dari kondisi kelopak yang benar-benar siap. Pastikan area kelopak mata kering dan bebas minyak sebelum mulai mengaplikasikan eyeliner.
Ia menyarankan penggunaan eyeliner felt-tip yang presisi. Agar tangan lebih stabil, Myles mencontohkan posisi dengan menyandarkan siku di permukaan datar dan menumpukan jari kelingking di pipi.
Setelah posisi nyaman, tekan ujung liner perlahan di sela akar bulu mata pada dua pertiga bagian luar mata. Berikutnya, sapukan lembut agar titik-titik tersebut menyatu menjadi garis halus yang rapi.
Biar tidak luntur atau berpindah ke lipatan
Masalah yang sering muncul adalah eyeliner luntur atau berpindah ke lipatan mata. Untuk mencegahnya, Myles merekomendasikan penggunaan primer mata atau concealer matte sebelum aplikasi.
Berita Terkait
Selain itu, ia menambahkan langkah penyetelan dengan eyeshadow matte bernuansa serupa. Tujuannya membantu menyerap kelembapan dan mengunci pigmen agar warna tidak mudah bergeser.
Bila eyeliner juga dipakai pada bagian bawah mata, Myles menyarankan bedak tabur translucent. Bedak ini berfungsi menahan minyak alami wajah supaya tidak “mengganggu” liner sepanjang hari.
Trik membuat mata terlihat lebih besar
Dalam pembingkaian bawah mata, Myles menyebut ada satu kunci yang cukup menentukan: hindari eyeliner hitam tebal di sepanjang waterline bawah. Menurutnya, pilihan seperti ini sering membuat mata terlihat lebih menyempit.
Untuk hasil yang lebih membuka, ia menyarankan penggunaan liner warna nude atau pink pucat. Sentuhan warna yang lebih terang di area tersebut membantu mata tampak lebih lega dan proporsional.
Myles juga menganjurkan menambahkan eyeshadow warna champagne di sudut dalam mata. Detail kecil di bagian ini memberi efek segar dan membantu kesan mata lebih “terbuka”.
Ia menyarankan pula cara memulai garis eyeliner atas. Mulai dari titik tengah pupil agar bagian dalam kelopak tetap bersih dan mata terlihat lebih terbuka.
Kesalahan umum yang sering membuat eyeliner gagal
Myles membagikan lima kesalahan yang menurutnya paling sering ditemui saat menggambar eyeliner. Kesalahan pertama adalah mengabaikan bentuk mata, sehingga hasil akhir tidak selaras dengan struktur kelopak.
Kedua, memilih formula yang tidak tepat juga bisa membuat eyeliner sulit dikontrol. Ketiga, mengaplikasikan eyeliner terlalu tebal membuat garis terlihat “berat” dan justru mengganggu penampilan mata.
Kesalahan berikutnya adalah meninggalkan celah antara liner dan bulu mata. Bila ada ruang yang terlihat, kesan lash line menjadi kurang penuh dan tampilan lebih mudah tampak tidak rapi.
Myles juga menyoroti kebiasaan menarik kulit sudut mata saat membuat wing. Gerakan ini berisiko mengubah bentuk area yang sedang digambar, sehingga hasilnya bisa tampak terdistorsi.
Untuk menghindari semua itu, Myles menyarankan kelopak mata dalam kondisi rileks dan terbuka selama proses aplikasi. Dengan posisi yang stabil dan tidak memaksa sudut kulit, garis eyeliner lebih mudah dibuat presisi sesuai rencana.
Pada akhirnya, eyeliner yang terasa “anti-mistake” datang dari kombinasi pilihan warna yang sesuai, teknik penempatan yang terkontrol, serta langkah pengunci agar tidak bergeser. Dari microlining hingga cara pembingkaian bawah mata, setiap detail membantu mata terlihat lebih besar dan tampilan tetap rapi sepanjang waktu.









