jurnalistik.co.id – JSD Blok M Festival 2026 menghadirkan pengalaman belanja busana yang meriah di kawasan Nirmana Falatehan. Event ini berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus, dengan pilihan gaya yang bisa disesuaikan untuk kebutuhan harian maupun tampilan acara.
Di area festival, pengunjung dapat menemukan beragam jenis pakaian dengan karakter visual yang berbeda-beda. Deretan jenama fesyen di sana dikurasi langsung oleh Jakarta Fashion Week (JFW), sehingga setiap booth membawa referensi gaya yang spesifik dan mudah dijadikan bahan pertimbangan.
Komposisi koleksi yang ditawarkan juga mencakup beberapa arus tren sekaligus. Mulai dari busana bernuansa feminin, pilihan kebaya modern, hingga gaya yang mengangkat nuansa Y2K.
Y2K dikenal sebagai gaya busana dan estetika yang terinspirasi dari tren akhir tahun 1990-an hingga awal tahun 2000-an. Ciri yang menonjol biasanya berupa perpaduan unsur futuristik, teknologi awal milenium, serta sentuhan nostalgia pop culture.
Starry, siluet lembut dengan detail renda
Salah satu brand yang menjadi perhatian adalah Starry. Jenama ini didirikan oleh Juliana Ng dan pernah tampil di panggung Jakarta Fashion Week, sehingga koleksinya ikut meramaikan bazar JFW di festival tersebut.
Secara tampilan, koleksi Starry didominasi siluet yang lembut dengan detail renda dan lipit yang memberi kesan dreamy. Pilihan warnanya juga tidak hanya berkutat pada nuansa pastel, melainkan tersedia warna hitam dan merah untuk pengunjung yang ingin tampil lebih tegas.
Untuk harga, Starry dibanderol mulai sekitar Rp 400 ribuan hingga Rp 1,5 juta. Koleksinya dapat ditemukan melalui situs resmi maupun berbagai platform e-commerce.
Oddly, estetika awal 2000-an untuk gaya sehari-hari
Berita Terkait
- “We are not lonely”: “loneliness influencers” mempromosikan hidup sendiri tanpa anak atau teman yang memicu perdebatan
- Sudaryono Ungkap Dugaan Sementara Keracunan di SMKN 6 Semarang, Diduga Terkait Waktu Masak Lebih Awal
- Jalan Sehat Tandai Pencanangan HUT ke-81 RI di Gorontalo dari Bone Bolango ke Danau Perintis
Jika mencari tampilan bernapas awal 2000-an, pengunjung bisa menelusuri koleksi dari Oddly. Brand ini menawarkan estetika yang banyak memainkan warna, motif, serta potongan yang santai, sehingga cenderung mudah dipakai untuk aktivitas sehari-hari.
Rentang harga produk Oddly berada di kisaran Rp 249 ribuan sampai Rp 699 ribuan. Selain lini perempuan, brand berbasis daring ini juga menyediakan koleksi menswear, sehingga cocok bagi pasangan yang ingin berbelanja bersama.
Lemari Lila, kebaya dan batik dengan kenyamanan di cuaca Jakarta
Bagi pengunjung yang menargetkan pilihan wastra, Lemari Lila menawarkan kebaya dan batik dengan palet warna yang cerah. Material yang digunakan terasa ringan, sehingga nyaman dikenakan saat cuaca Jakarta yang cukup terik.
Selain tampak rapi, kebaya dari Lemari Lila juga disebut fleksibel untuk dipadupadankan. Untuk tampilan santai, kebaya dapat dipakai bersama celana jeans serta sneakers atau loafers, sementara untuk suasana yang lebih formal, bisa dipadukan dengan kain maupun celana berbahan.
Brand ini berasal dari Kasongan, Yogyakarta. Lemari Lila juga menawarkan ukuran yang inklusif, mulai dari XS hingga 5XL untuk sejumlah koleksi kebaya.
Dengan kombinasi berbagai gaya, mulai dari nuansa Y2K hingga kebaya modern, festival ini membuka ruang pilihan yang luas bagi pengunjung. Bagi yang sedang memburu koleksi baru, JSD Blok M Festival 2026 menjadi tempat yang mempertemukan referensi gaya lokal dalam satu area yang sama.
Karena seluruh booth dan jenama yang hadir dikelola lewat kurasi Jakarta Fashion Week, pengunjung dapat lebih mudah membandingkan konsep gaya dari satu merek ke merek lain. Dengan begitu, rencana belanja bisa disesuaikan: ada yang mencari tampilan feminin, ada pula yang ingin memperkuat karakter lewat pilihan kebaya modern sampai nuansa Y2K yang lebih menonjol.
Dalam area festival, tema Y2K yang menonjol lewat kesan futuristik, sentuhan teknologi awal milenium, serta nostalgia pop culture biasanya terasa dekat dengan pilihan warna dan detail pada beberapa koleksi. Misalnya, Starry tampil dengan siluet lembut, detail renda, serta lipit yang memberi kesan dreamy, sementara Oddly menonjol lewat permainan warna, motif, dan potongan yang santai. Untuk kebutuhan belanja bersama, Oddly juga menyediakan koleksi menswear.
Bagi yang lebih fokus pada wastra, Lemari Lila menawarkan kebaya dan batik dengan palet warna cerah serta bahan yang terasa ringan, sehingga tetap nyaman saat beraktivitas di cuaca Jakarta yang terik. Kebaya dari Lemari Lila juga diposisikan fleksibel untuk berbagai tingkat kebutuhan: bisa dikenakan dengan jeans serta sneakers atau loafers untuk tampilan santai, atau dipadukan dengan kain dan opsi yang lebih formal. Rentang ukuran yang disediakan, mulai dari XS hingga 5XL, turut memperluas kesempatan pengunjung menemukan kecocokan yang sesuai.












