Pendidikan

Hasil A-level, banding, dan ujian ulang: langkah jika nilai tak sesuai rencana

×

Hasil A-level, banding, dan ujian ulang: langkah jika nilai tak sesuai rencana

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Results, appeals and resits - what to do if your A-levels don't go to plan

jurnalistik.co.id – Ratusan ribu pelajar di Inggris, Wales, dan Irlandia Utara sudah membuka hasil A-level, T-level, serta BTec mereka. Pengumuman resmi berlangsung pada pukul 08.00 BST, Kamis 13 Agustus, sehingga banyak calon mahasiswa bisa langsung mengetahui capaian akademik yang menentukan langkah berikutnya.

Bagi yang mengajukan kuliah, pembaruan di Ucas Hub ikut berjalan pada waktu yang sama. Dengan begitu, keputusan terkait penerimaan bisa dipantau dari hari pengumuman, tanpa menunggu jadwal lain.

Setiap mata pelajaran dinilai dalam rentang nilai A* hingga E. Batas nilai (grade boundaries) menunjukkan jumlah minimal skor yang diperlukan untuk meraih tiap kategori, dan angka-angka tersebut akan berbeda dari tahun ke tahun.

Grade boundaries ditetapkan oleh spesialis penilaian pada masing-masing lembaga ujian setiap tahun. Publikasinya biasanya baru tersedia pada hari hasil diumumkan, sehingga siswa memperoleh informasi resmi sesuai siklus penilaian tahun tersebut.

Beberapa penyelenggara ujian, misalnya AQA, juga memublikasikan grade boundaries lama untuk ujian pada tahun sebelumnya di situs mereka. Bagi pelajar, rujukan semacam ini dapat membantu memahami pola penetapan nilai, meski tetap bukan pengganti keputusan untuk tahun berjalan.

Cara mengajukan banding atas nilai

Jika seorang siswa merasa peringkat yang diperoleh tidak tepat, langkah pertama adalah berbicara dengan sekolah atau perguruan tinggi tempat mereka terdaftar. Pihak sekolah atau college akan menghubungi lembaga ujian untuk meminta peninjauan terhadap nilai yang diberikan.

Apabila setelah proses peninjauan masih ada keyakinan bahwa penilaian tidak adil, siswa dapat meminta sekolah atau college untuk menempuh banding. Dengan mekanisme ini, keberatan tidak langsung diajukan oleh siswa, melainkan melalui perwakilan institusi pendidikan.

Lembaga ujian kemudian mempertimbangkan apakah koreksi perlu dilakukan. Jika siswa masih tidak puas setelah pertimbangan tersebut, proses dapat berlanjut dengan meminta peninjauan dari regulator ujian, yakni Ofqual.

Pola yang sama juga berlaku bila ketidakpuasan muncul pada hasil T-level atau BTec. Pada kategori ini, siswa tetap perlu memulai komunikasi dari sekolah atau college, karena siswa tidak dapat mengajukan banding langsung kepada lembaga ujian.

Jika hasil tidak sesuai rencana kuliah

Tidak semua rencana langsung gagal ketika nilai tidak persis seperti yang diharapkan. Jika selisihnya kecil—misalnya hanya sedikit kurang dari batas nilai untuk masuk program tertentu—kantor penerimaan universitas bisa tetap mempertimbangkan penerimaan.

Dalam sebagian kasus, universitas juga dapat menawarkan tempat pada program lain yang masih relevan. Keputusan ini bergantung pada kebijakan penerimaan masing-masing institusi serta kualifikasi yang siswa bawa.

Selain mempertimbangkan kemungkinan tersebut, siswa juga bisa menjajaki jalur clearing. Clearing digunakan untuk memasangkan pelamar dengan program kuliah yang masih memiliki kuota, dan prosesnya disediakan oleh Ucas.

Clearing: siapa yang bisa memakai dan kapan dibuka

Ucas menyelenggarakan clearing untuk mencocokkan siswa dengan kursus universitas atau college yang masih tersedia. Siswa dapat menggunakannya ketika, antara lain, tidak mencapai nilai yang menjadi syarat penawaran bersyarat mereka.

Clearing juga bisa dipakai jika siswa tidak menerima penawaran yang ingin diterima. Selain itu, mereka yang memutuskan untuk mengajukan kuliah setelah 30 Juni, serta siswa yang memperoleh nilai lebih baik dari perkiraan dan ingin berpindah universitas juga termasuk pihak yang bisa memanfaatkan layanan ini.

Clearing dibuka pada 2 Juli dan berlangsung hingga 19 Oktober. Bagi siswa, penting untuk memantau tenggat tersebut karena ketersediaan kursus dapat berubah seiring waktu.

Universitas membuat penawaran untuk bergabung pada sebuah program berdasarkan kualifikasi dan nilai, atau melalui sistem poin Ucas tariff. Setiap nilai A-level memiliki bobot poin tertentu dalam skema tersebut.

Sebagai contoh, nilai A* pada A-level bernilai 56 poin, sedangkan nilai D bernilai 24 poin. Skema poin ini juga berlaku untuk BTec, T-level, dan kualifikasi lain, sehingga perbandingan antarjenis kualifikasi bisa dilakukan.

Ucas menyediakan alat bantu untuk menghitung berapa poin yang setara dengan hasil yang diperoleh. Melalui kalkulator tersebut, siswa bisa memperkirakan posisi mereka dalam kerangka Ucas tariff.

Ujian ulang (resit) setelah hasil dirilis

Bagi yang ingin memperbaiki hasil, resit untuk A-level dapat menjadi opsi. Siswa bisa mempertimbangkan untuk mengulang sebagian atau seluruh mata pelajaran, tetapi diskusinya perlu dilakukan terlebih dahulu dengan sekolah atau college.

Jadwal resit A-level akan berlangsung pada Mei atau Juni 2027. Mengetahui jadwal ini sejak awal membantu siswa merencanakan waktu belajar dan persiapan akademik berikutnya.

Langkah lain di luar kuliah universitas

Sejumlah pelajar juga memilih untuk tidak langsung melanjutkan ke universitas. Sebagian memilih menjalani program magang/apprenticeship atau mulai bekerja sesuai arah karier yang ingin ditempuh.

Ada pula yang mengambil jeda waktu (gap year) supaya memiliki ruang lebih besar untuk menimbang keputusan selanjutnya. Pilihan-pilihan ini tetap dapat sejalan dengan arah pendidikan dan keterampilan yang dibutuhkan setelah hasil A-level, T-level, atau BTec.

Khusus Skotlandia: sistem berbeda

Skotlandia memiliki sistem kualifikasi yang berbeda. Dalam konteks ini, pelajar tidak mengambil A-level, melainkan Highers.

Hari pengumuman hasil di Skotlandia tahun ini jatuh pada Selasa 4 Agustus. Pada pengumuman tersebut, angka kelulusan untuk National 5, Highers, dan Advanced Highers dilaporkan meningkat dibanding periode sebelumnya.