Internasional

Peringatan panas amber diperpanjang, rekor delapan hari bersuhu ≥34°C pecah di Inggris

×

Peringatan panas amber diperpanjang, rekor delapan hari bersuhu ≥34°C pecah di Inggris

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: UK heatwave: Heat health alerts extended as record for most 34C days in a year broken

jurnalistik.co.id – Inggris menghadapi gelombang panas yang masih bergerak, dan peringatan kesehatan berlevel amber diperpanjang hingga bagian-bagian utara negara itu. Gelombang ini menjadi bagian dari heatwave ketiga tahun ini, dengan suhu yang pada Kamis naik hingga sekitar 35°C.

Otoritas setempat memperluas cakupan amber sehingga kini hampir seluruh wilayah Inggris berada dalam status waspada kesehatan hingga Minggu pukul 21.00 waktu setempat (BST). Perpanjangan peringatan menandakan panas berpotensi memberi dampak nyata pada layanan kesehatan sekaligus memicu gangguan perjalanan.

Menurut informasi yang disampaikan terkait gelombang panas, Kamis mencatat puncak sekitar 35°C, sementara daerah Surrey melaporkan angka maksimum 35,5°C. Prediksi untuk puncak berikutnya jatuh pada Jumat, sehingga sejumlah wilayah masih berpeluang mengalami suhu yang kembali menyentuh atau melampaui batas yang sama.

Catatan cuaca menunjukkan fenomena ini juga memecahkan rekor hari dengan suhu minimal 34°C dalam satu tahun. Inggris mencatat rekor hari ke-8 pada 2026, dengan suhu mencapai atau melewati 34°C, sekaligus mengungguli total tujuh hari yang pernah terjadi pada 1976 dan 2020.

Lonjakan suhu itu diperkirakan tidak berhenti pada Kamis. Pembacaan lanjutan yang mencapai atau melampaui 34°C masih diharapkan saat heatwave mencapai puncaknya pada Jumat, menambah rangkaian hari panas di berbagai bulan: dua hari pada heatwave Mei, empat hari pada Juni, dan dua hari sejauh ini pada Juli.

Di luar Inggris, kondisi serupa juga tercermin di wilayah lain. Wales mencatat suhu tertinggi 31,3°C di Cardiff, Skotlandia mencapai 29,3°C di Charterhall, sedangkan Irlandia Utara melaporkan 27,5°C di Killowen.

Amber diperluas: dari Midlands hingga wilayah utara

Peringatan amber yang baru untuk Inggris bagian barat laut dan Yorkshire menyusul peringatan yang sebelumnya sudah berlaku untuk Midlands, wilayah timur, dan bagian selatan. Sementara itu, wilayah timur laut mendapat peringatan kuning, yang berarti dampak signifikan masih mungkin terjadi.

Bagian selatan-tenggara menjadi area yang paling merasakan panas. Di sejumlah wilayah, status heatwave sudah diumumkan sejak Senin setelah lima hari berturut-turut dengan suhu berada pada atau di atas 30°C, yang turut menambah tekanan pada aktivitas dan penonton, termasuk dalam perhelatan Wimbledon.

Di ajang tenis, suhu yang mendekati rekor 35,7°C pada kejuaraan London tahun 2015 memicu sejumlah penyesuaian. Pemain mendapat tambahan air dan elektrolit, serta handuk dingin dan payung saat pergantian set. Jika kondisi suhu dan kelembapan melampaui ambang tertentu, jeda 10 menit dapat diminta di antara set.

Gangguan perjalanan dan tekanan pada layanan darurat

Kamis juga menimbulkan gangguan pada jam sibuk. Sejumlah komuter melaporkan keterlambatan, pembatalan, serta layanan kereta yang berjalan lebih lambat pada sore hingga malam hari.

East Midlands Railway melaporkan beberapa pembatalan dan perubahan layanan, sementara Great Western Railway, South Western Railway, dan London Northwestern Railway turut memperingatkan potensi gangguan akibat suhu jalur yang ekstrem. Transport for Wales dan c2c, yang menyatakan telah menangguhkan sebagian layanan hingga Jumat, juga menyampaikan adanya pembatasan kecepatan karena jalur panas.

Penumpang disarankan mengantisipasi keterlambatan dan layanan yang berkurang pada Jumat. Di saat yang sama, operator jaringan kelistrikan Neso juga meminta ketersediaan daya tambahan, dengan peringatan mengenai “tight electricity margins” pada Kamis malam, meski tidak menyebut adanya risiko kekurangan pasokan atau pemadaman.

Gelombang panas dapat membuat proses produksi energi menjadi kurang efisien dan mendorong lonjakan permintaan listrik ketika masyarakat meningkatkan penggunaan pendingin ruangan serta peralatan seperti freezer dan kulkas.

Imbauan keselamatan: dari tenaga medis hingga ancaman kebakaran

Masyarakat diminta lebih waspada selama cuaca tetap panas. NHS England menegaskan agar publik “mengambil panas ini dengan serius”, terutama untuk anak-anak, lansia, serta mereka yang memiliki kondisi kesehatan yang sudah ada.

Royal College of Paramedics juga mengingatkan pentingnya minum cukup air, memberi dukungan bagi kelompok rentan agar memiliki akses ke sistem pendingin, serta mencoba menghindari paparan matahari saat panas biasanya mencapai puncak antara pukul 12.00 hingga 16.00. Welsh Ambulance Service menyampaikan bahwa dehidrasi dan kelelahan akibat panas dapat meningkatkan risiko jatuh.

Bagi keselamatan air, South Wales Fire and Rescue menyarankan kehati-hatian tambahan di sekitar perairan terbuka. Staf stasiun Gavin Murphy mengingatkan bahwa cuaca hangat tidak selalu berarti air menjadi hangat, dan air dingin bisa memengaruhi kemampuan bernapas serta kondisi saat berenang dalam waktu yang cepat.

Dari sisi pencegahan bencana, National Fire Chiefs Council (NFCC) memperingatkan pada Rabu bahwa cuaca kering dan panas meningkatkan risiko kebakaran hutan. NFCC juga menyarankan masyarakat menghindari penggunaan barbekyu sekali pakai di area pedesaan terbuka, taman, maupun lahan moorland.

Meskipun panas terburuk diperkirakan terjadi pada Kamis dan Jumat, suhu diperkirakan tetap berada jauh di atas rata-rata bulan Juli selama sekitar satu minggu lagi. Rentang suhu yang diperkirakan berada di atas 18–23°C itu berpotensi menjadikan heatwave ini salah satu yang terpanjang di Inggris sejak 1976.

Gelombang panas ini muncul beberapa minggu setelah Juni terpanas yang pernah tercatat di Eropa Barat. Pada periode tersebut, suhu di Inggris mencapai puncak rekor 37,7°C di Norfolk, dan secara global kejadian itu disebut sebagai yang kedua terpanas di dunia.

Para ilmuwan menilai peristiwa cuaca ekstrem seperti ini menjadi lebih mungkin dan lebih intens akibat perubahan iklim yang dipicu manusia. Met Office juga mencatat jumlah hari dengan suhu di atas 30°C di Inggris meningkat lebih dari tiga kali lipat antara 2015 hingga 2024 dibandingkan rata-rata 1961–1990, dan kenaikan suhu maksimum tahunan ikut terjadi. Jika pada abad ke-20 mencapai 35°C tergolong jarang, enam dari sepuluh tahun terakhir justru menunjukkan suhu melampaui ambang tersebut.