jurnalistik.co.id – Istana Wakil Presiden yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, dibuka sementara untuk masyarakat pada 15–17 Agustus 2026. Dalam periode uji publik tersebut, pengunjung dapat melihat bagian gedung yang memang dibukakan hingga area anjungan.
Warga yang datang berkesempatan menyaksikan suasana KIPP secara langsung dari lingkungan yang dibuka untuk umum. Area yang dapat diakses tidak sampai seluruh kompleks, melainkan mengikuti batas yang ditetapkan untuk kegiatan kunjungan publik.
Pihak Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyebutkan bahwa akses menuju anjungan menjadi salah satu fokus pengaturan agar pengunjung bisa sampai ke titik pandang. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya melihat dari bawah, tetapi dapat mencapai area anjungan.
Akses menuju anjungan: 218 tangga dan eskalator
Untuk menuju anjungan, pengunjung dapat memilih dua opsi akses utama. Opsi pertama adalah tangga bertingkat atau trap dengan total 218 anak tangga. Opsi kedua adalah eskalator, yang disediakan agar perjalanan menuju area anjungan terasa lebih mudah bagi sebagian pengunjung.
Direktorat Prasarana Dasar Otorita IKN menyampaikan bahwa masyarakat yang mengikuti uji publik diberi akses hingga anjungan. Akses tangga disusun dalam rangkaian trap yang berjumlah 218 anak tangga, sehingga pengunjung bisa menaiki jalur bertahap menuju area tersebut.
Bagi pengunjung yang memilih tangga, perjalanan ke atas memang membutuhkan tenaga. Meski demikian, pengalaman melihat kawasan KIPP dari ketinggian menjadi bagian yang dinantikan saat tiba di anjungan.
Seorang pengunjung, Liliana, mengaku terkesan setelah melihat langsung bangunan Istana Wakil Presiden yang selama ini hanya diketahui dari pemberitaan. Ia menuturkan rasa kagumnya bukan hanya pada wujud bangunan, tetapi juga pada pemandangan yang terbuka ketika berada di ketinggian.
“Kalau melihat langsung ternyata jauh lebih bagus. Bangunannya terlihat modern dan pemandangan dari atas juga luar biasa. Apalagi bisa naik sampai anjungan dan melihat kawasan KIPP dari ketinggian,” papar Liliana, dikutip dari Tribun Kaltim, Minggu (16/8/2026).
Berita Terkait
Menurut Liliana, jumlah 218 anak tangga memberi pengalaman tersendiri selama berkunjung. Ia menyebutkan meski terasa cukup melelahkan, rasa letih tersebut terbayar saat pengunjung sudah berada di bagian atas dan menyaksikan kawasan KIPP dari sudut pandang anjungan.
“Memang lumayan capek naiknya, tapi setelah sampai atas rasa capeknya terbayar. Mudah-mudahan ke depan area lain juga bisa dibuka untuk masyarakat,” katanya.
Detail eskalator dan pembatasan akses lift
Selain tangga, pengunjung juga dapat menggunakan eskalator untuk menuju dan meninggalkan area anjungan. Sistem ini diatur dengan pembagian arah dan sisi, sehingga pengunjung yang ingin memanfaatkan eskalator tidak perlu menempuh seluruh rangkaian tangga.
Dijelaskan bahwa terdapat empat eskalator di sisi kiri yang digunakan sebagai akses naik. Sementara itu, empat eskalator di sisi kanan dipakai untuk akses turun.
Dengan konfigurasi tersebut, pengunjung bisa menyesuaikan pilihan akses saat naik maupun saat kembali. Kebijakan ini memberi fleksibilitas agar pengalaman kunjungan tetap terarah sesuai alur yang disediakan untuk pengunjung.
Sementara itu, lift yang tersedia di gedung Istana Wakil Presiden tidak digunakan sebagai akses umum bagi pengunjung. Pengunjung diarahkan menggunakan tangga atau eskalator sesuai jalur yang sudah disiapkan untuk kegiatan uji publik.
Selama 15–17 Agustus 2026, pembukaan terbatas ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung bagian gedung yang dibukakan hingga anjungan. Bagi banyak pengunjung, pengalaman menaiki tangga atau memanfaatkan eskalator menjadi bagian penting untuk mencapai pandangan ke kawasan KIPP dari ketinggian.
Harapan agar pembukaan area lain dapat diperluas juga disampaikan oleh pengunjung. Pernyataan tersebut mencerminkan bahwa uji publik di anjungan bukan hanya soal akses, tetapi juga pengalaman langsung yang ingin dapat dirasakan lebih luas di kesempatan berikutnya.












