jurnalistik.co.id – Perjalanan darat menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, berlangsung pada Minggu (16/8/2026). Sehari jelang peringatan HUT ke-81 RI, nuansa perayaan justru terasa semakin kuat ketika rombongan makin mendekati area perbatasan dengan Malaysia.
Entikong berada tepat di seberang Sarawak, Malaysia. Dari Pontianak, perjalanan diarahkan menuju PLBN Entikong dengan waktu tempuh sekitar tujuh jam.
Dalam rombongan tersebut, perjalanannya ditempuh bersama Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda dan tim Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Jarak rute Pontianak menuju PLBN Entikong mencapai sekitar 254 kilometer.
Kondisi jalan sepanjang perjalanan tergolong relatif baik. Namun, di sejumlah titik masih ditemukan ruas yang bergelombang serta mengalami kerusakan ringan.
Pemandangan yang menyertai perjalanan didominasi hamparan hutan dan perkebunan kelapa sawit. Di sisi lain, tidak semua ruas dilengkapi penerangan, sehingga ketika malam hari tiba perjalanan terasa lebih menantang.
Seiring kendaraan terus bergerak mendekati kawasan perbatasan, sejumlah elemen dekorasi kemerdekaan mulai terlihat jelas. Umbul-umbul serta bendera Merah Putih berjajar di sepanjang jalan, memberi penanda visual bahwa perayaan tengah berlangsung mendekati PLBN.
Di beberapa desa yang dilewati, warga juga tampak mempersiapkan dan menggelar kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI. Wujudnya antara lain melalui syukuran serta berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat sekitar.
Rangkaian suasana yang muncul sepanjang rute itu memperlihatkan bagaimana antusiasme warga perbatasan hadir dalam menyongsong hari kemerdekaan. Bukan hanya dekorasi, aktivitas di lingkungan setempat ikut menjadi bagian dari gambaran perayaan.
Berita Terkait
Setelah menempuh perjalanan panjang, rombongan akhirnya tiba di PLBN Entikong sekitar pukul 22.30 WIB. Waktu kedatangan malam hari semakin menegaskan suasana perbatasan yang dipadukan dengan penanda kemerdekaan.
Upacara HUT di PLBN digelar serentak
Sekretaris BNPP RI, Makhruzi Rahman, menyampaikan bahwa peringatan HUT Ke-81 RI tahun ini digelar secara serentak di 15 Pos Lintas Batas Negara. Pelaksanaan upacara tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan yang diselenggarakan BNPP bersama kementerian dan lembaga mitra di kawasan perbatasan negara.
“Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di 15 PLBN merupakan wujud kehadiran negara di kawasan perbatasan. Selain memperingati kemerdekaan, momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan bersama masyarakat di perbatasan,” ujar Makhruzi dalam keterangan, Minggu.
Makhruzi menjelaskan, pelaksanaan upacara di masing-masing PLBN dipimpin oleh jajaran Komisi II DPR RI, pejabat pimpinan tinggi madya (eselon I), atau pejabat setara dari Kementerian Dalam Negeri, BNPP, serta kementerian dan lembaga mitra. Rujukan ketentuan tersebut berasal dari Keputusan Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP RI Nomor 35.04-692 Tahun 2026.
Dengan pengaturan kepemimpinan upacara di tiap PLBN, rangkaian peringatan diarahkan agar berjalan sesuai kerangka yang telah ditetapkan. Dalam konteks perbatasan, pelaksanaan di banyak titik juga dimaksudkan agar semangat kebangsaan tampak merata di wilayah yang berbatasan langsung.
Melalui perjalanan menuju Entikong, gambaran itu terlihat dari perubahan suasana yang semakin terasa menjelang hari kemerdekaan. Mulai dari kondisi jalan, tampilan dekorasi di sepanjang rute, hingga aktivitas warga di desa-desa yang dilalui menjadi bagian dari perjalanan menuju titik upacara di PLBN.
Bila dicermati, perayaan HUT ke-81 RI tidak berhenti pada penanda simbolik di sepanjang jalan. Kegiatan syukuran serta lomba yang digelar warga menunjukkan bagaimana momen kemerdekaan dirasakan sebagai rangkaian kebersamaan di wilayah perbatasan.
Pada akhirnya, kedatangan rombongan ke PLBN Entikong pada Minggu malam menjadi penutup perjalanan sekaligus pengantar menuju rangkaian kegiatan peringatan. Di kawasan yang berhadapan langsung dengan Malaysia, nuansa kemerdekaan yang semakin dekat ke perbatasan tampak menguat dalam bentuk perhatian dan persiapan warga.












