jurnalistik.co.id – Peringatan cuaca terbaru dari Met Office menyasar wilayah di Inggris dan Wales pada Kamis, dengan potensi badai petir yang disertai hujan lebat. Cuaca basah diperkirakan berlanjut dan dapat memicu banjir kilat di lokasi tertentu.
Peringatan pertama berlaku mulai pukul 02:00 waktu BST. Pada jam-jam awal Kamis, petir dan hujan deras diperkirakan bergerak melintasi Inggris bagian tenggara.
Peringatan kedua mulai berlaku pukul 06:00 BST untuk area yang lebih luas di Inggris dan Wales. Status peringatan ini berlangsung hingga pukul 22:00, dengan kemungkinan cuaca bergerak lebih lambat pada sore hingga malam hari.
Met Office memperingatkan bahwa hujan deras dapat membawa risiko banjir kilat setempat sekaligus mengganggu perjalanan. Pada wilayah yang menerima hujan paling tinggi, total curah hujan diperkirakan mencapai 75 mm atau sekitar 3 inci.
Selain hujan lebat, badai diprediksi dapat disertai hujan es berukuran besar, kilat petir, serta angin kencang. Kondisi juga diperkirakan terasa lebih lembap bagi banyak orang.
Pada pagi hari, Inggris bagian selatan dan Wales bagian selatan diperkirakan memulai hari dengan hujan deras. Gelombang hujan tersebut disertai kilat, hujan es, dan angin yang bertiup kencang.
Setelah itu, hujan deras diperkirakan bergerak ke utara meliputi Wales bagian tengah dan utara, Midlands, serta sebagian wilayah Inggris bagian timur. Perkiraan waktu kedatangan gelombang berikutnya adalah sekitar sore awal, tepatnya pada awal siang di Inggris bagian utara.
Ketika barisan hujan awal bergeser ke utara dan keluar dari wilayah, langit berpotensi membaik. Meski begitu, hujan terpencar yang kembali sangat lebat serta berpotensi disertai petir tetap mungkin terjadi.
Beberapa hujan juga diperkirakan tiba belakangan di Irlandia Utara dan Skotlandia. Namun, area di utara Inggris tersebut dinilai lebih berpeluang menghindari kondisi dengan curah hujan paling ekstrem.
Di area berstatus peringatan kuning, hujan diperkirakan dapat mencapai 20–30 mm dalam hitungan beberapa jam. Dalam rentang 12 jam, angka tersebut dapat meningkat hingga sekitar 50 mm, sementara wilayah perbukitan yang lebih terbuka terhadap angin timur berpotensi menerima hingga 75 mm.
Met Office juga menyoroti dampak yang mungkin muncul di lapangan. Kondisi berkendara diperkirakan berbahaya, dengan kemungkinan jalan ditutup serta beberapa komunitas terisolasi.
Berita Terkait
Kilat petir dapat berujung pada gangguan listrik, sedangkan hujan es berukuran sekitar 1–2 cm juga masih mungkin terjadi. Bagi wilayah yang tanahnya sangat kering dan keras, risiko banjir kilat dinilai meningkat karena air sulit terserap secara cepat.
Meskipun hujan ini dapat menjadi kabar baik bagi banyak area di Inggris dan Wales yang masih mengalami kekeringan, dampaknya tidak dipandang cukup untuk menghapus efek kekeringan dalam waktu singkat. Para ahli mengingatkan bahwa diperlukan bulan-bulan cuaca basah yang berkelanjutan untuk membantu memulihkan pasokan air.
Memasuki akhir pekan, pola hujan diperkirakan tetap berlangsung bersamaan dengan kondisi berangin, termasuk pada hari libur nasional (bank holiday) untuk Inggris, Wales, dan Irlandia Utara. Rangkaian aktivitas di beberapa kota besar berpotensi menghadapi cuaca yang berubah-ubah.
Reading dan Leeds Festival dijadwalkan berlangsung mulai Kamis hingga Minggu. Acara yang berlangsung pada periode serupa juga meliputi Creamfields di Cheshire, sementara Manchester Pride berlangsung mulai Jumat hingga bank holiday pada Senin.
Di London, Sabtu menandai dimulainya Notting Hill Carnival yang kemudian berlanjut hingga Senin. Met Office menggambarkan bahwa cuaca untuk rangkaian acara tersebut bersifat campuran, dengan hembusan angin yang lebih segar terutama di bagian selatan serta peluang hujan pada waktu-waktu tertentu.
Pada Sabtu, zona cuaca basah diperkirakan bergerak ke timur melintasi Inggris dan Wales. Dari sisi barat, kondisi cenderung lebih kering dan cerah dapat menyebar kemudian.
Irlandia Utara dan Skotlandia diperkirakan sedikit lebih kering, meski masih ada peluang hujan singkat disertai momen cerah. Sementara itu, Minggu diprediksi menghadirkan hujan lebat yang bergerak ke timur dan memengaruhi sebagian besar wilayah di Inggris Raya.
Sebagian hujan pada Minggu berpotensi kembali sangat lebat dan disertai petir. Angin hembusan diperkirakan bisa menyentuh 40–45 mph atau sekitar 64–72 km/jam di bagian barat daya Inggris pada periode berikutnya.
Suhu diperkirakan bervariasi dari sekitar 16°C di Skotlandia bagian utara hingga 23°C di Inggris bagian selatan. Kisaran tersebut disebut berada pada level yang mendekati normal untuk akhir Agustus.
Pada Senin, tekanan rendah tetap memengaruhi kondisi cuaca. Dampaknya berupa angin yang lebih kuat dan hujan lanjutan, dengan kemungkinan hujan terlebat terjadi di bagian utara Inggris.
Secara keseluruhan, belum terlihat tanda-tanda kembali ke cuaca kering dan panas seperti yang mendominasi musim panas sejauh ini. Dengan pola hujan yang berlanjut dan adanya potensi badai petir, kewaspadaan terhadap dampak di lapangan tetap menjadi hal penting pada periode mendatang.












