jurnalistik.co.id – Menjelang gerhana matahari yang diperkirakan terjadi pada Rabu, perburuan kacamata khusus gerhana di Inggris memicu antrean dan pembelian cepat. Di sebuah toko roti di pusat London, stok yang tersisa bahkan tidak bertahan lama di rak.
Seorang staf toko mengatakan, “I’ve sold, like, 100 this morning.” Ia mengaku pelanggan datang bukan untuk membeli roti, melainkan untuk mendapatkan kacamata gerhana yang dapat digunakan menyaksikan peristiwa itu dengan aman.
Gerhana yang akan terjadi pada Rabu disebut sebagai gerhana matahari terpenting di Inggris sejak 1999. Banyak pengamat berharap bisa melihatnya, tetapi mereka justru kesulitan menemukan kacamata yang memenuhi standar keselamatan.
Para ahli menekankan pentingnya tidak menatap Matahari secara langsung. Paparan singkat pun dapat menimbulkan kerusakan penglihatan yang bersifat menetap, sehingga kacamata khusus gerhana menjadi kebutuhan utama.
Namun, di toko online, kacamata yang memenuhi spesifikasi keselamatan hampir habis. Pasangan yang masih tersedia pun dibarengi kendala lain, seperti biaya pengiriman hari berikutnya yang mahal, atau kemungkinan tidak sampai tepat waktu.
Bahkan Royal Museums Greenwich—yang direkomendasikan sebagai ritel tepercaya oleh UK health officials—mengatakan stok juga habis. Mereka menyebut alasan “unprecedented volume” dari pesanan yang masuk.
Salah satu pelanggan yang antre pada Senin mengatakan, “I Googled ‘where can I get eclipse glasses but not through the post’, because I realised I was too late.” Pelanggan lain menambahkan, “People have been struggling to find them all over.”
Kondisi serupa turut terlihat di komunitas daring. Di tengah tingginya minat, sejumlah percakapan dan tawaran stok muncul di grup pesan instan, termasuk lewat WhatsApp, yang dalam beberapa hari menarik ribuan pengikut.
Di tempat lain, calon pembeli yang mencari kacamata diarahkan ke pasar daring melalui utas Reddit dan Facebook. Ada juga opsi pembelian dalam jumlah besar dengan harga yang lebih tinggi.
UKHSA mengingatkan pengguna agar tidak terburu-buru. “Be cautious of products sold online,” demikian peringatan mereka. Jika seseorang tidak yakin produk tersebut tersertifikasi, UKHSA juga berpesan, “If you’re unsure whether a product is certified, don’t use it.”
UKEclipse—sebuah inisiatif yang dibentuk oleh astronom Inggris—turut menyoroti bahwa peristiwa besar sering menarik produk tiruan atau kualitas yang tidak memenuhi standar. Mereka memperingatkan “counterfeit and substandard eclipse glasses” dan menyarankan agar pembelian dilakukan lewat ritel dan organisasi khusus.
Standar keselamatan kacamata gerhana
Untuk menyaksikan gerhana dengan aman, kacamata yang tepat harus memiliki standar keselamatan internasional ISO 12312-2 yang tercetak di permukaannya. UK Health Security Agency (UKHSA) juga menekankan agar lensa tidak mengalami goresan, sobekan, atau kerusakan apa pun.
Dijelaskan pula bahwa sekitar 90% dari Matahari akan tertutup oleh Bulan. Dengan proporsi itu, kacamata khusus menjadi penentu agar pengamatan tidak berubah menjadi paparan langsung.
Berita Terkait
UKHSA juga mengingatkan kehati-hatian terhadap kacamata yang dijual online. Dalam situasi ketika stok menipis, orang cenderung mencari alternatif, tetapi tidak semua produk yang beredar bisa dipastikan sesuai spesifikasi.
Risiko setelah menatap Matahari
Royal College of Ophthalmologists menjelaskan bahwa sekalipun seseorang tidak merasakan nyeri saat terjadi kerusakan, mata tetap dapat mengalami dampak yang serius. Mohamed Elalfy, presiden lembaga tersebut, menegaskan, “Crucially, the retina has no pain receptors, so people will not feel the damage as it happens.”
Lembaga itu melaporkan sekitar 70 kasus orang yang mengalami masalah penglihatan setelah menonton gerhana matahari total tahun 1999. Sekitar 40% di antaranya diketahui menatapnya selama kurang dari satu menit.
Jika seseorang merasakan perubahan pada penglihatannya setelah menatap Matahari saat gerhana, mereka diminta mencari nasihat dari tenaga profesional perawatan mata.
Kacamata gerhana bukan kacamata hitam biasa
Imo Bell, astronom planetarium di The Royal Observatory Greenwich, menyatakan kacamata khusus “very, very different” dibanding kacamata hitam biasa yang tidak memberikan perlindungan. Ia menjelaskan, “They block out so much light that you can’t see anything through them except the Sun.”
UKHSA menyampaikan bahwa kacamata hitam biasa sebenarnya bisa menciptakan rasa nyaman karena mengurangi silau. Kenyamanan itu justru berisiko membuat seseorang menatap lebih lama, sehingga kerusakan bisa meningkat.
Mereka juga memperingatkan agar tidak menggunakan alat pembesar. “You should not use binoculars, telescopes or the viewfinder of a camera even with your eclipse glasses on,” karena efek pembesaran dapat meniadakan perlindungan kacamata dan merusak penglihatan.
Alternatif untuk menonton tanpa kacamata
Bagi yang tidak memiliki kacamata gerhana, atau yang ingin menonton secara tidak langsung, acara dapat disaksikan dengan bantuan proyektor lubang jarum (pinhole projector). Metode ini membuat cahaya Matahari diproyeksikan sehingga pengamat tidak menatap langsung.
Anda bisa membuat alat sederhana menggunakan selembar kartu atau membuat versi yang lebih kompleks dengan kotak kardus. Bell menekankan persiapan penting sebelum hari peristiwa, “We’re not going to get one this good for a really long time.”
Ia menambahkan, “So, it’s important not to miss it, and to be prepared.”
Sementara stok kacamata khusus terus menipis, pesan utama tetap sama: gunakan perlindungan yang tepat, hindari paparan langsung, dan pastikan produk yang dipakai memenuhi standar keselamatan yang disarankan agar pengalaman menonton gerhana tetap aman.












