jurnalistik.co.id – Jajaran Polsek Kabila menurunkan personel untuk memastikan rangkaian kegiatan malam puncak resepsi Milad ke-4 Ikatan Alumni (IKA) berjalan tertib dan aman. Acara tersebut juga menjadi momentum perayaan HUT ke-69 SMP Negeri 1 Kabila.
Malam itu, kegiatan berlangsung di Lapangan Komando Teras Seleramu, Kelurahan Tumbihe, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Agenda diselenggarakan pada Sabtu, 24/10/2026.
Penerjunan pengamanan dilakukan dengan dua pendekatan, yakni secara terbuka dan tertutup. Fokusnya diarahkan pada pemantauan di area yang ramai serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar akses jalan utama menuju lokasi kegiatan.
Langkah tersebut ditempuh untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan maupun kerawanan yang bisa muncul saat kondisi lapangan dipadati peserta. Kegiatan dihadiri ratusan alumni lintas angkatan, para dewan guru, serta warga setempat.
Wakapolsek Kabila, Ipda Bagas Bahar Mu’id, S.H., memimpin langsung jalannya pengamanan di lokasi. Ia menekankan kesiapan kepolisian untuk hadir di tengah masyarakat sebagai upaya menghadirkan rasa aman.
Dalam kesempatan itu, Wakapolsek juga menyampaikan bahwa kepolisian senantiasa berupaya melayani berbagai agenda warga. Pesan tersebut disampaikan bersamaan dengan imbauan agar penyelenggaraan kegiatan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ipda Bagas Bahar Mu’id mengimbau masyarakat untuk memperhatikan prosedur perizinan saat menggelar keramaian. Ia juga mengajak warga agar proaktif memberikan informasi bila hendak menyelenggarakan kegiatan atau hajatan yang mengundang banyak orang.
Di sela tugas pengamanan, personel berinteraksi dengan para pengunjung secara humanis. Mereka menyampaikan edukasi terkait layanan Call Center 110 Polri sebagai akses cepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Call Center 110, sebagaimana disosialisasikan di lokasi, dapat digunakan ketika warga melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dengan pendekatan tersebut, komunikasi diharapkan berjalan dua arah antara polisi dan warga.
Berita Terkait
Seiring berakhirnya agenda perayaan, pengawasan kewilayahan pun dituntaskan. Warga kemudian berangsur pulang meninggalkan area lapangan dengan situasi yang tetap terjaga.
Rangkaian pengamanan yang dilakukan Polsek Kabila menunjukkan upaya pengendalian keramaian secara terukur, mulai dari pemantauan hingga pengaturan arus kendaraan. Melalui kehadiran personel di lapangan, kegiatan malam puncak Milad dan HUT SMP Negeri 1 Kabila dapat berlangsung tertib hingga selesai.
Pengamanan juga diarahkan pada penguatan disiplin di titik-titik pertemuan massa, agar setiap perubahan kepadatan dapat segera direspons. Personel bekerja dengan memperhatikan kondisi lapangan secara bergantian, sehingga pengawasan tidak hanya berlangsung di satu titik melainkan menyeluruh.
Pada bagian pengaturan lalu lintas, fokus diarahkan pada kelancaran arus kendaraan menuju dan meninggalkan area kegiatan. Dengan penempatan personel di jalur akses utama, lalu lintas diupayakan tetap tertib, sekaligus memberi ruang bagi warga untuk bergerak tanpa hambatan berarti.
Komunikasi yang dibangun di lokasi tidak berhenti pada instruksi, melainkan disampaikan dengan cara yang membumi dan mudah dipahami. Saat berinteraksi dengan pengunjung, petugas turut menegaskan pentingnya menjaga ketertiban bersama demi kenyamanan seluruh peserta selama rangkaian acara berlangsung.
Selain memastikan situasi tetap kondusif, petugas turut mengingatkan kembali soal kepatuhan terhadap ketentuan penyelenggaraan keramaian. Warga didorong untuk melengkapi prosedur perizinan, termasuk ketika kegiatan melibatkan kerumunan, agar pelaksanaan agenda dapat berjalan terukur dan sesuai standar yang berlaku.
Menjelang akhir kegiatan, pengawasan tetap diterapkan untuk memantau pergerakan peserta saat meninggalkan lokasi. Dengan pengendalian yang konsisten, suasana di lapangan terjaga hingga acara selesai, dan proses kepulangan berlangsung tertib serta terkendali.
Koordinasi pengamanan juga terlihat dari cara petugas mengatur situasi di sekitar lokasi kegiatan. Ketika keramaian mulai meningkat, pengawasan diperketat dengan penyesuaian distribusi personel, sehingga setiap perubahan kepadatan dapat segera dipetakan dan ditangani. Pendekatan terbuka dipadukan dengan pemantauan yang lebih tertutup untuk memastikan tidak ada celah yang terlewat.
Di sepanjang rangkaian acara hingga masa penutupan, petugas menjaga komunikasi agar penyelenggaraan berlangsung sesuai ketentuan. Warga dan pengunjung diarahkan untuk mematuhi prosedur yang diperlukan ketika menggelar kegiatan dengan arus massa, termasuk agar informasi terkait pelaksanaan dapat tersampaikan lebih jelas. Dengan cara itu, suasana tetap terarah, mulai dari kedatangan peserta sampai proses kepulangan yang berlangsung tertib.












