jurnalistik.co.id – Polda Gorontalo menggelar syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Persatuan Purnawirawan (PP) Polri. Acara berlangsung penuh khidmat dan suasana kekeluargaan, sekaligus menjadi ruang pertemuan antara personel aktif dan para senior.
Syukuran tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolda Gorontalo, Brigjen Pol Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si., bersama PJU Polda Gorontalo dan keluarga besar PP Polri. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu (8/8/26) dan diisi rangkaian yang menegaskan pentingnya kebersamaan di tengah dinamika tugas institusi.
Pelaksanaan syukuran ini dipandang sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara anggota Polri yang masih berdinas dan para purnawirawan. Kehadiran Wakapolda menjadi bentuk penghormatan serta apresiasi atas dedikasi panjang para senior yang telah mengabdikan diri kepada institusi Polri dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Simson menegaskan bahwa memasuki masa purna tugas tidak lantas memutus nilai-nilai pengabdian maupun kehormatan sebagai bagian dari keluarga besar Polri. Ia menyampaikan bahwa semangat dan jiwa Bhayangkara harus tetap melekat dalam diri setiap insan Polri, baik yang masih aktif maupun yang telah menyelesaikan masa dinas.
Wakapolda mengungkapkan, “Tidak ada istilah purna dalam semangat pengabdian. Walaupun sudah tidak lagi berdinas secara aktif, kehormatan, semangat dan jiwa pengabdian tetap sama seperti ketika masih berdinas. Para purnawirawan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri,” ujar Brigjen Simson.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi cara pandang bahwa pengabdian tidak berhenti pada batas jabatan atau status kedinasan. Menurut Wakapolda, keberlanjutan semangat tersebut justru harus menjadi penguat hubungan internal keluarga besar Polri, termasuk dalam cara Polri memandang kontribusi para senior.
Brigjen Simson juga menekankan nilai yang dimiliki purnawirawan melalui pengalaman dan keteladanan. Ia menilai, pengalaman yang terkumpul selama bertugas merupakan hal yang sangat berharga bagi generasi penerus yang akan melanjutkan perjalanan institusi.
Berita Terkait
Di hadapan hadirin, ia menambahkan, “Pengalaman para senior merupakan warisan yang sangat berharga. Apa yang telah diberikan selama bertugas menjadi bagian dari sejarah dan perjalanan Polri. Untuk itu, komunikasi dan silaturahmi harus terus kita jaga,” tambahnya.
Dengan demikian, jalinan komunikasi antara personel aktif dan purnawirawan diposisikan sebagai bagian dari kekuatan keluarga besar Polri. Wakapolda menegaskan bahwa silaturahmi tidak sekadar seremoni, melainkan kebutuhan untuk menjaga kesinambungan nilai, arah, dan keteladanan yang pernah dibangun di masa dinas.
Selain menyoroti peran purnawirawan secara internal, Wakapolda juga mengapresiasi keberadaan PP Polri yang hingga saat ini tetap menunjukkan kepedulian terhadap perkembangan institusi serta kehidupan sosial masyarakat. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan para purnawirawan tidak berhenti setelah masa dinas berakhir, melainkan dapat terus diwujudkan melalui nasihat, pengalaman, dan keteladanan.
Apresiasi itu menegaskan bahwa kontribusi yang lahir dari perjalanan karier dapat terus memberi manfaat, baik untuk lingkungan institusi maupun untuk masyarakat. Dalam kerangka inilah syukuran HUT ke-27 PP Polri dimaknai sebagai perayaan sekaligus penguatan ikatan dan semangat kebersamaan.
Rangkaian kegiatan syukuran kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Suasana penuh keakraban mewarnai seluruh agenda, memperlihatkan bahwa ikatan kekeluargaan antara Polri aktif dan para purnawirawan tetap terjaga.
Lebih jauh, acara ini menegaskan bahwa nilai pengabdian dapat terus berlanjut melalui cara para senior menyampaikan pengalaman dan menebarkan keteladanan. Dengan semangat tersebut, hubungan silaturahmi diharapkan semakin kokoh sebagai bagian dari sejarah, kehormatan, dan perjalanan Polri dari waktu ke waktu.
Melalui syukuran HUT ke-27 PP Polri, Polda Gorontalo menguatkan pesan bahwa setiap fase kehidupan kepolisian memiliki makna. Para purnawirawan tetap dipandang sebagai bagian dari keluarga besar Polri, sementara personel aktif diingatkan untuk terus menjaga komunikasi, silaturahmi, dan semangat pengabdian yang diwariskan.












