jurnalistik.co.id – Wakapolda Gorontalo, Kombes Pol. Dedy Suhartono, S.I.K., M.M., memimpin apel pagi personel Polda Gorontalo di Lapangan Apel Mapolda Gorontalo, pada Rabu (23/9/2026).
Apel tersebut dihadiri Irwasda, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polda Gorontalo.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan arahan perdana sekaligus memperkenalkan diri kepada jajaran yang mengikuti apel.
Fokus atensi menghadapi musim kemarau
Wakapolda menekankan perlunya perhatian khusus terhadap kondisi cuaca yang memasuki musim kemarau. Salah satu yang disampaikan adalah agar personel turut menghemat penggunaan air.
Selain penghematan, ia juga mengingatkan peningkatan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) agar potensi dampaknya tidak meluas.
Melalui arahan tersebut, Wakapolda meminta jajaran menyiapkan langkah yang terarah dan memastikan upaya pencegahan dilakukan secara konsisten.
Peningkatan Kamtibmas dan pencegahan tindak pidana
Dalam arahannya, Wakapolda turut meminta peningkatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, penguatan Kamtibmas perlu dimulai dari langkah pencegahan.
Ia menyoroti perlunya antisipasi terhadap peredaran minuman keras (Miras) serta aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) yang berpotensi menimbulkan gangguan di tengah masyarakat.
Wakapolda juga menyampaikan agar jajaran senantiasa waspada terhadap berbagai tindak pidana lainnya, bukan hanya pada satu bentuk gangguan, tetapi secara menyeluruh.
Berita Terkait
Selain aspek pencegahan di lapangan, ia menekankan pentingnya budaya saling mengingatkan antarpersonel. Menurutnya, setiap anggota Polri harus menjaga sikap dan perilaku dalam pelaksanaan tugas.
Pesan tersebut diarahkan agar tidak ada tindakan yang tidak terpuji dilakukan oleh rekan kerja, baik yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan tugas maupun hal-hal yang dapat merusak integritas institusi.
Wakapolda menegaskan larangan tegas terhadap pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi. Dalam arahan tersebut, ia menyampaikan, “Jangan ada personel yang terlibat judi online maupun narkoba. Para PJU agar melakukan pengecekan handphone personel secara rutin,” tegasnya.
Dengan penekanan pada pengawasan, Wakapolda mengharapkan pengendalian internal berjalan efektif melalui peran PJU dalam melakukan pengecekan secara rutin.
Perhatian pada kondisi kesehatan personel
Di bagian akhir arahannya, Wakapolda menyoroti kondisi kesehatan personel. Ia meminta Biddokkes agar melaksanakan pemeriksaan secara optimal terhadap personel yang sedang sakit.
Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan merupakan bagian penting dari kesiapan personel dalam menjalankan tugas, sehingga pemulihan dapat dilakukan dengan penanganan yang tepat.
Melalui rangkaian arahan tersebut, Wakapolda menegaskan pentingnya disiplin, penguatan Kamtibmas, serta pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan. Arahan perdana ini menjadi penegasan awal bagi seluruh personel Polda Gorontalo agar bekerja dengan standar perilaku yang baik dan pelayanan yang semakin bermutu.
Selain menyampaikan pengenalan diri dan arahan awal, Wakapolda juga menegaskan bahwa kegiatan apel pagi menjadi momentum untuk menyelaraskan fokus kerja seluruh personel. Arahan tersebut diarahkan agar setiap bagian dapat menjalankan tugas dengan rapi, disiplin, dan tetap memprioritaskan keselamatan serta ketertiban di lingkungan kerja.
Ketika menyinggung masuknya musim kemarau, Wakapolda menggarisbawahi perlunya sikap proaktif melalui kebiasaan hemat penggunaan air. Penekanan ini sekaligus dibarengi dorongan agar pencegahan kebakaran hutan dan lahan dilakukan sejak dini, sehingga langkah yang diambil tidak berhenti pada imbauan, tetapi benar-benar diterapkan secara terukur dan berkelanjutan.
Dalam penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, ia meminta jajaran memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi gangguan yang muncul dari berbagai aktivitas, termasuk peredaran minuman keras dan praktik pertambangan tanpa izin. Dengan pendekatan menyeluruh, diharapkan antisipasi di lapangan dapat berjalan lebih cepat sebelum persoalan berkembang.
Wakapolda juga menekankan pentingnya pengawasan internal melalui peran para PJU serta budaya saling mengingatkan antarpersonel. Ia mengingatkan agar anggota menjaga sikap dan integritas, termasuk larangan keterlibatan dalam judi online maupun narkoba, sekaligus mendorong pengecekan perangkat telepon secara rutin sebagai bentuk kendali dan pembinaan.












