Peristiwa

Sekolah tutup lebih awal untuk pemakaman korban kecelakaan A66 dengan mobil polisi

×

Sekolah tutup lebih awal untuk pemakaman korban kecelakaan A66 dengan mobil polisi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Schools to close early for A66 crash funeral

jurnalistik.co.id – Sejumlah sekolah di wilayah South Bank, Middlesbrough, akan menutup aktivitas lebih awal pada Jumat menyusul rencana pemakaman yang terkait kecelakaan di A66. Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan serta mengantisipasi gangguan terhadap siswa, staf, dan keluarga.

Pemakaman tersebut akan digelar untuk Jakub Matusiak, 23 tahun, yang merupakan salah satu dari lima pria muda yang tewas dalam tabrakan berhadapan dengan mobil polisi. Acara pemakaman rencananya berlangsung di Middlesbrough.

Kecelakaan terjadi dekat South Bank pada 22 Agustus. Saat itu, sebuah Volkswagen Passat disebut menempuh jalur yang salah di jalan raya tipe dual carriageway sebelum menabrak mobil polisi yang melintas, yang merupakan kendaraan patroli dengan tanda pengenal.

Dua petugas polisi yang berada di dalam mobil tersebut juga dinyatakan meninggal dunia. Mereka adalah PC Matthew Blades, 37, dan PC Tom Clough, 38.

Keputusan penutupan lebih awal muncul setelah diskusi antara kepala sekolah dengan Redcar and Cleveland Council. Cleveland Police menyampaikan bahwa pihaknya memperkirakan acara ini akan menimbulkan gangguan lalu lintas dan keterlambatan, serta menyatakan telah menyiapkan rencana untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Di antara sekolah yang mengumumkan penutupan lebih awal adalah South Bank Primary School dan Outwood Academy Normanby. Keduanya menyatakan akan tutup pada jam makan siang karena kekhawatiran terhadap dampak kegiatan pemakaman bagi pelajar, staf, dan keluarga.

Archway Academy di Teesville juga mengonfirmasi akan menutup sekolah pada pukul 11:45 BST. Sementara itu, St Margaret Clitherow’s Catholic Primary School di South Bank dijadwalkan tutup pada pukul 12:15.

South Bank Primary School menjelaskan penutupan dilakukan untuk memastikan kondisi yang aman bagi anak-anak. Dalam keterangan sekolah, disebutkan bahwa mereka menutup lebih awal “to ensure the safety and wellbeing of our pupils”.

Headteacher Tammy Cooper menambahkan bahwa jumlah besar orang diperkirakan berkumpul di area pemakaman di St John’s Church, Normanby Road. Ia juga menyebut sebagian siswa mungkin merasa “upset or anxious”, dan menyatakan tim pendampingan pastoral akan tersedia untuk memberikan dukungan.

Outwood Academy Normanby turut mengikuti keputusan yang sama. Dalam surat kepada orang tua, Mark Robinson selaku principal menyampaikan bahwa sekolah akan tutup lebih awal setelah pembahasan dengan kepala sekolah setempat dan dewan.

Redcar and Cleveland Council juga mengumumkan penyesuaian layanan di Mackenzie Thorpe Centre. Pusat tersebut akan ditutup sepanjang hari, dan beberapa anak dengan kebutuhan pendidikan khusus dan disabilitas (SEND) yang tinggal di South Bank serta bersekolah di tempat lain mungkin akan dijemput lebih awal pada hari yang sama.

Supt John Wrintmore dari Cleveland Police mengatakan terdapat potensi gangguan dan keterlambatan lalu lintas pada rentang waktu mulai pukul 15:00 hingga 17:00 pada Jumat. Ia menyebut wilayah yang terdampak meliputi South Bank, Normanby Road melalui Teesville, Ormesby, Marton, serta Acklam Road.

Wrintmore menyatakan: “We are working closely with highways departments from the local authority, who are leading on the traffic management for this event, in order to minimise disruption.” Ia juga menambahkan: “As with any significant gathering, we have plans in place to ensure public safety and security, which is line with our usual process.”

Seorang juru bicara Redcar & Cleveland Borough Council menilai penutupan lebih awal diperlukan karena perkiraan kepadatan lalu lintas dan gangguan transportasi yang berkaitan dengan pemakaman di wilayah tersebut. Pernyataan itu juga menyebut keputusan diambil setelah mempertimbangkan dampak terhadap perjalanan pulang-pergi sekolah di akhir hari pelajaran.

Dalam keterangannya, juru bicara dewan menyebutkan sekolah telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan penyedia transportasi untuk menyiapkan pengaturan bagi siswa, termasuk mereka yang harus menggunakan layanan ke dan dari fasilitas pendidikan khusus. Ia menambahkan: keputusan ini mungkin menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian orang tua atau wali, namun pihak dewan menyampaikan terima kasih atas pengertian dan kerja sama.

Rencana pemakaman juga datang setelah rangkaian peristiwa yang menyertainya. Minggu lalu, setelah sebuah peringatan (vigil) untuk salah satu pria muda yang tewas, terjadi kerusuhan di Haswell, County Durham, dengan laporan bahwa sejumlah mobil dibakar.

Insiden tersebut memicu kritik dari sejumlah anggota parlemen dan polisi. Di sisi lain, information watchdog kepolisian menyebut Volkswagen Passat yang terlibat tabrakan tengah dikejar oleh polisi hingga “10 seconds” sebelum kecelakaan terjadi, menurut Independent Office for Police Conduct.

Lembaga pengawas tersebut juga menyatakan kendaraan itu diduga menggunakan pelat nomor yang telah dimanipulasi atau “cloned registration plates”. Dalam operasi yang lebih luas setelah kecelakaan, sebanyak 27 orang ditangkap sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kejahatan terorganisir.

Dengan mempertimbangkan potensi dampak terhadap lalu lintas dan perjalanan pendidikan, penutupan sekolah lebih awal pada Jumat diharapkan dapat memberi ruang bagi pengamanan acara pemakaman tanpa mengabaikan keselamatan warga dan ketenangan bagi lingkungan sekolah.