Peristiwa

Rayakan HUT ke-64 LPP TVRI, TVRI Gorontalo Gelar Bazar Gerakan Pangan Murah

×

Rayakan HUT ke-64 LPP TVRI, TVRI Gorontalo Gelar Bazar Gerakan Pangan Murah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Peringati HUT ke-64, TVRI Gorontalo Gelar Gerakan Pangan Murah

jurnalistik.co.id – TVRI Gorontalo menggelar Bazar Gerakan Pangan Murah sebagai rangkaian peringatan HUT ke-64 LPP TVRI. Acara tersebut dilaksanakan serentak di halaman kantor TVRI Gorontalo pada Rabu (2/9/2026).

Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi TVRI Gorontalo dengan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo. Langkah itu diarahkan untuk membantu memastikan ketersediaan sekaligus menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

Kepala TVRI Gorontalo, Abraham M.L Rumere, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat mendukung stabilitasi pasokan dan harga pangan. Menurutnya, bahan pokok yang disiapkan berasal dari 15 vendor dan dijual dengan harga distributor.

Abraham menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penjualan komoditas, tetapi juga pada akses masyarakat terhadap kebutuhan sehari-hari. “Sasaran yang dicapai dari kegiatan ini yaitu mendorong daya beli masyarakat kurang mampu untuk mengakses kebutuhan pamgan,” Kata Abraham.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memberi apresiasi atas penyelenggaraan bazar tersebut. Ia menilai pasar murah seperti ini penting terutama ketika kondisi musim kemarau memengaruhi dinamika kebutuhan pokok dan daya beli warga.

“Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan sekali, jadi tepat sekali TVRI secara nasional melaksanakan pangan murah ini, karena ini suasananya masih seperti itu, masyarakat memiliki daya beli lemah perlu kita bantu pak,” Ucap Gusnar.

Gusnar menegaskan bahwa dukungan yang diberikan melalui program semacam ini diharapkan bisa meredakan beban masyarakat. Ia memandang inisiatif TVRI yang digelar serentak pada level nasional selaras dengan kebutuhan lapangan di daerah.

Adapun sejumlah komoditi yang ditawarkan dalam bazar tersebut mencakup beras dan minyak goreng. Beberapa produk dipasarkan dengan skema harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran, sehingga warga dapat berbelanja dengan biaya lebih ringan.

Contoh skema harga yang diumumkan penyelenggara

Penyelenggara menyebut beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ukuran lima kilogram dijual Rp62.500. Angka tersebut disebut lebih rendah dibandingkan harga pasaran Rp87.500.

Selain beras SPHP, minyak goreng juga menjadi salah satu komoditi yang tersedia. Untuk minyak goreng, penyelenggara mencantumkan harga Rp18.000 untuk satu liter.

Menurut informasi yang disampaikan dalam kegiatan, sejumlah toko retail turut menjual kebutuhan harian dengan harga promo. Dengan begitu, pilihan masyarakat tidak hanya terbatas pada bahan pokok dari vendor, tetapi juga pada komoditas yang dipasarkan oleh gerai retail.

Acara ini berlangsung selama satu hari penuh. Di luar penjualan bahan pokok, kegiatan juga diisi bazar UMKM dari warga serta karyawan TVRI yang turut mengambil bagian dalam rangkaian peringatan HUT tersebut.

Program lain yang menyertai kegiatan adalah donor darah. Dalam pelaksanaan bazar, tersedia donor darah berhadiah Rp50.000 dari PMI Gorontalo.

Keberadaan donor darah melengkapi suasana acara yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga kontribusi sosial bagi lingkungan sekitar. Penyelenggaraan rangkaian tersebut menunjukkan keterpaduan antara dukungan ekonomi masyarakat dan kegiatan kemanusiaan.

Dengan digelarnya Bazar Gerakan Pangan Murah di halaman kantor TVRI Gorontalo, penyelenggara berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini secara langsung. Langkah tersebut juga dimaksudkan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya stabilitasi pasokan dan harga pangan di tengah tantangan musim yang sedang berlangsung.

Pada akhirnya, sinergi antara TVRI Gorontalo, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, serta partisipasi vendor dan pelaku UMKM menjadi poin penting dalam rangkaian HUT ke-64 LPP TVRI. Program pasar murah serentak ini diharapkan tetap memberikan ruang bagi masyarakat yang membutuhkan akses lebih baik terhadap kebutuhan pokok.