jurnalistik.co.id – Persib Bandung resmi menambah dua personel di jajaran staf kepelatihannya untuk mendukung kerja pelatih kepala Igor Tolic. Penguatan ini dilakukan bersamaan dengan momen klub mengumumkan Ragnar Oratmangoen sebagai bagian dari skuad.
Dalam pengumuman pada Sabtu (4/7/2026), Persib menyatakan Igor Tolic akan didampingi oleh asistennya, Zlatko Runje, serta seorang pelatih fisik, Karlo Reinholz. Dua peran tersebut diharapkan memperkaya dukungan teknis sekaligus aspek kebugaran yang dibutuhkan tim sepanjang musim.
Zlatko Runje ditunjuk sebagai asisten pelatih, dengan latar belakang spesialisasinya sebagai pelatih penjaga gawang. Klub menempatkan Runje untuk membantu Tolic dalam pembinaan teknis, khususnya pada sektor kiper yang memerlukan struktur latihan yang terukur dan konsisten.
Runje memiliki dua lisensi kepelatihan, yaitu UEFA A Coaching Licence dan UEFA A Goalkeeping Coaching Licence. Pengalaman yang dimilikinya juga berasal dari karier sebagai pesepak bola berposisi kiper sebelum kemudian beralih menjadi pelatih.
Pria kelahiran Sinj, Kroasia, 9 Desember 1979, tercatat mengakhiri masa aktif pada tahun 2015 di klub terakhirnya, NK Hrvace. Setelah pensiun, ia meniti karier kepelatihan dari posisi pelatih kiper, dengan rentang pengalaman di beberapa klub.
Pada periode 2020-2021, Runje bekerja sebagai pelatih kiper di Hajduk Split. Berikutnya, ia menangani peran serupa di Wadi Degla pada 2021-2022, sebelum kemudian bertugas di FC Sheriff pada 2024-2025.
Untuk musim 2025-2026, Runje baru bisa menjadi asisten pelatih teknis di Kosovo FC Ballkani. Ia bekerja pada kepelatihan yang dipimpin pelatih Mislav Karoglan, sebuah fase yang menjadi bagian penting dalam perkembangan kariernya menuju peran asisten di level yang lebih luas.
Persib juga menyampaikan alasan penambahan Runje tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari proses yang sudah dipetakan oleh pelatih kepala. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa figur Runje merupakan rekomendasi langsung dari Igor Tolic.
Adhitia menyebut kehadiran Runje sebagai rekomendasi pelatih kepala yang memahami kebutuhan tim secara teknis. Menurutnya, manajemen tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak yang dimiliki setiap individu sebelum peran mereka diresmikan.
Berita Terkait
Adhitia juga menekankan bahwa kolaborasi antara pelatih kepala, para asisten, dan seluruh staf menjadi fondasi penting bagi Persib. Ia berharap upaya tersebut membantu menjaga konsistensi prestasi sekaligus meningkatkan daya saing tim di level Asia.
Selain penguatan di sektor kepelatihan teknis, Persib juga memperkenalkan pelatih fisik baru, Karlo Reinholz. Perubahan ini muncul setelah pelatih fisik sebelumnya, Miro Petric, tidak lagi mendampingi tim.
Reinholz dipilih dari rekan senegaranya di Kroasia untuk mengisi kebutuhan kebugaran tim. Klub menuliskan bahwa Reinholz lahir pada 1 Juni 1990, dan selama karier kepelatihannya pernah menangani beberapa klub di berbagai periode.
Reinholz pernah menangani Hrv Dragovoljac pada 2013-2014. Setelah itu, ia tercatat bekerja di Dinamo Zagreb pada 2017-2028, lalu kembali mengisi peran pelatih fisik di NK Osijek pada 2020-2021.
Pada musim terakhir 2025-2026, Reinholz bertugas di Ludogorets Razgrad yang berbasis di Bulgaria. Rekam kerja tersebut menjadi salah satu pertimbangan klub saat memilih pelatih kebugaran untuk periode berikutnya.
Sementara itu, Persib hingga kini belum mengumumkan apakah tim masih akan didampingi oleh pelatih fisik lokal sekaligus penerjemah, Yaya Sunarya. Kehadiran dukungan lokal dan penerjemah disebut menjadi bagian yang mungkin masih berjalan, namun belum ada rincian resmi dari klub.
Adhitia menyampaikan harapan agar Reinholz cepat beradaptasi, terutama terhadap cuaca dan kultur sepak bola di Indonesia. Ia juga menyatakan bahwa penyesuaian yang baik akan membantu Reinholz membangun kolaborasi bersama seluruh staf kepelatihan dan para pemain.
Deputy CEO itu menambahkan bahwa klub berharap Reinholz segera mengimplementasikan program-program terbaik guna menjaga sekaligus meningkatkan performa fisik tim selama satu musim. Fokus tersebut selaras dengan kebutuhan adaptasi periodisasi latihan dan kesiapan kondisi pemain yang menjadi kunci dalam kompetisi panjang.
Dengan dua tambahan staf tersebut, Persib berupaya mempertegas arah kerja di balik periode kepelatihan Igor Tolic. Penguatan dari sisi asisten yang menangani aspek teknis spesifik, serta penajaman pada sektor fisik, diharapkan mampu mendukung target tim menghadapi tantangan musim berikutnya.












