jurnalistik.co.id – Dua pejabat senior di Reform UK diberitakan mengundurkan diri dari jabatannya setelah sebuah laporan Channel 4 News memicu penyelidikan internal terkait klaim soal pendanaan partai. Langkah tersebut diambil sembari menunggu hasil pemeriksaan di tubuh organisasi.
Menurut laporan yang disiarkan dalam program Newscast di BBC Sounds, Nigel Farage menunjuk operasi itu sebagai “entrapment”. Reform UK juga membantah ada pelanggaran, serta menyatakan pihaknya menjadi sasaran sebuah skenario tipu-tipu yang digalang oleh kelompok aktivis.
Dalam laporan tersebut, Dan Jukes disebut sebagai senior aide Nigel Farage. Sementara itu, James Orr diposisikan sebagai head of policy di Reform UK. Keduanya sama-sama “stood down” atau dicabut dari tugasnya, menunggu outcome dari internal probe.
Program Newscast menjelaskan bahwa rekaman pengambilan gambar dilakukan secara penyamaran (undercover). Proses tersebut dikerjakan oleh Verbatim Investigations dan kemudian disiarkan oleh Channel 4 News, yang menjadi pemicu utama agar partai melakukan pemeriksaan internal.
Rekaman yang tampil, menurut ringkasan siaran, memperlihatkan upaya untuk mengamankan pendanaan dari seseorang yang diyakini sebagai donor asing. Dugaan ini menjadi pusat perhatian karena sistem hukum pemilu di Inggris mengatur batas ketat sumber kontribusi politik.
Dalam konteks hukum, electoral law melarang partai politik di Inggris menerima kontribusi finansial dari pihak yang tidak dapat memberikan hak pilih di negara tersebut. Pembatasan ini menjadi alasan mengapa klaim mengenai asal dana mendapat sorotan, baik dari perspektif kepatuhan maupun kredibilitas proses politik.
Di sisi lain, Reform UK menegaskan tidak ada wrongdoing. Partai menyatakan mereka menjadi target dari narasi palsu yang, menurut pernyataan mereka, disusun oleh kelompok aktivis perubahan iklim yang didanai dari luar.
Berita Terkait
Reform UK secara eksplisit menyampaikan klaimnya melalui kutipan: “been the target of a hoax perpetuated by foreign-funded climate change activists”. Pernyataan itu dipakai untuk membantah bahwa upaya yang direkam merepresentasikan tindakan melanggar hukum atau niat untuk memperoleh dana secara ilegal.
BBC Sounds juga mencatat bahwa Nigel Farage menggambarkan operasi tersebut sebagai perangkap. Dengan penekanan itu, Farage dan kubu Reform UK berupaya membingkai temuan Channel 4 News sebagai tindakan yang menjerat pihak tertentu, alih-alih sebagai bukti adanya pelanggaran.
Meski demikian, dari sudut pandang proses internal yang sedang berjalan, dua pejabat Reform UK memilih mundur dari peran mereka sementara. Keputusan “stood down” ini disebut diambil guna memberi ruang bagi penyelidikan internal, sebelum partai menarik kesimpulan lanjutan terkait dugaan pendanaan yang dipersoalkan.
Catatan siaran dan konteks program
Episode Newscast yang memuat pembahasan ini berdurasi 18 menit dan terdaftar pada 04 Sep 2026. Dalam materi acara, disebutkan bahwa program direkam pada pukul 11.30am pada Jumat.
Newscast menampilkan Adam Fleming sebagai presenter. Episode ini dibuat oleh Jack Maclaren dengan Miranda Slade dan Nik Sindle, sementara pihak sosial produksi adalah Joe Wilkinson dan Beth Pritchard.
Di bagian teknis, teknical producer disebut Mike Regaard, dan assistant editor adalah Chris Gray. Senior news editor dalam paket tersebut disebut Sam Bonham, yang menandai bahwa laporan ini disusun melalui kerangka redaksional BBC Sounds.
Dengan demikian, rangkaian informasi yang dibawa Newscast menempatkan dua pengunduran diri pejabat Reform UK sebagai respons langsung atas laporan Channel 4 News, termasuk rincian bahwa pengambilan gambar oleh Verbatim Investigations serta bantahan resmi dari Reform UK turut menjadi bagian dari narasi yang dipertentangkan.












