Peristiwa

Karnell Kelly (25) diidentifikasi setelah tewas dekat Notting Hill Carnival

×

Karnell Kelly (25) diidentifikasi setelah tewas dekat Notting Hill Carnival

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Man who died near Notting Hill Carnival is named

jurnalistik.co.id – Seorang pria berusia 25 tahun meninggal dunia setelah masuk ke Grand Union Canal di area Kensal Road, London Barat, saat sedang dikejar polisi di sekitar Notting Hill Carnival.

Karnell Kelly, 25, dinyatakan meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit. Metropolitan Police menyebut, ia masuk ke kanal itu saat petugas berusaha menghentikannya di dekat Harrow Road, ketika ia berjalan kaki dan menggunakan penutup wajah.

Peristiwa itu terjadi pada Senin sekitar pukul 15:20 BST. Polisi melaporkan Kelly berusaha kabur setelah upaya penghentian dilakukan ketika ia mendekati area karnaval.

Dalam laporan yang diterima, Independent Office for Police Conduct (IOPC) menyatakan sedang menelaah insiden tersebut. Fokusnya adalah menilai kondisi dan rangkaian kejadian, termasuk video yang direkam perangkat body-worn oleh petugas yang mengejar.

IOPC menyebut pihaknya meninjau body-worn video dari petugas yang mengejar Kelly hingga melalui Hormead Road. Proses ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan independen, mengingat Kelly meninggal setelah interaksi dengan petugas kepolisian.

Di tengah kejadian, baik petugas maupun warga yang berada di lokasi dilaporkan masuk ke kanal untuk menarik Kelly dari air. Setelah dievakuasi, ia kemudian dilarikan ke rumah sakit pusat di London, dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 16:40.

IOPC juga meminta dukungan informasi dari masyarakat. Mereka mengimbau siapa pun yang memiliki informasi atau rekaman video—termasuk dari properti di sekitar lokasi, perahu, maupun barge—untuk membantu pengungkapan fakta di lapangan.

Pengawas kepolisian itu menegaskan agar publik tidak berspekulasi mengenai kematian Kelly. IOPC menilai, penyelidikan tetap perlu berjalan berdasarkan bukti dan penetapan keadaan yang akurat, bukan asumsi.

Amanda Rowe selaku direktur engagement IOPC menyampaikan: “Our thoughts are with the family and loved ones of Karnell Kelly and everyone affected by his death. “We need to independently establish the exact circumstances of this incident given that he has died following an interaction with police officers.”

Metropolitan Police menambahkan konteks pengamanan selama akhir pekan Notting Hill Carnival. Petugas menyebut mereka melakukan lebih dari 600 penangkapan terkait jalannya acara.

Notting Hill Carnival sendiri dihelat di London Barat pada akhir pekan, dengan ratusan ribu pengunjung yang datang. Acara itu juga menampilkan warga yang mengenakan kostum serta iringan band musik baja, merayakan karnaval yang memasuki perayaan ke-60.

Sejumlah langkah investigasi kini berada di tangan IOPC, yang akan menggunakan penilaian independen untuk memastikan detail peristiwa. Permintaan rekaman dan informasi publik dimaksudkan agar gambaran kronologi—mulai dari upaya penghentian hingga penanganan di lokasi kanal—dapat dipastikan secara menyeluruh.

Dengan penyelidikan yang berjalan, pihak berwenang berharap keterlibatan warga dapat memperjelas konteks kejadian. IOPC menekankan pengungkapan fakta secara independen sebagai bagian penting untuk menilai keadaan yang mengarah pada kematian Kelly.

Menurut keterangan yang dihimpun, upaya penghentian terhadap Kelly dilakukan ketika ia berada di dekat Harrow Road. Peristiwa kemudian berkembang di area sekitar karnaval, saat petugas melaporkan pengejaran berlangsung hingga akhirnya pria tersebut masuk ke Grand Union Canal di sekitar Kensal Road.

Setelah insiden di kanal, petugas dan sejumlah orang di lokasi disebut ikut membantu penarikan Kelly dari air. Proses evakuasi dilakukan sebelum ia dibawa ke rumah sakit pusat di London, dan pihak medis menyatakan ia meninggal pada sekitar pukul 16:40.

Dalam penyelidikan independen, IOPC juga menelaah rekaman video perangkat body-worn yang merekam pengejaran hingga melintas melalui Hormead Road. Pengawas kepolisian itu meminta masyarakat tidak membuat dugaan, sekaligus mendorong agar siapa pun yang memiliki rekaman dari sekitar lokasi, termasuk dari properti, perahu, maupun barge, dapat turut menyumbang informasi agar kronologi dapat ditetapkan secara tepat.