Politik & Parlemen

Penasehat senior Farage terekam memberi saran cara mengakali aturan donasi partai

×

Penasehat senior Farage terekam memberi saran cara mengakali aturan donasi partai

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Farage senior aide filmed suggesting way to avoid donations law

jurnalistik.co.id – Rekaman yang ditayangkan Channel 4 mengungkap pertemuan antara seorang tokoh senior Reform UK dengan reporter penyamar yang mengaku sebagai “anak” seorang pengusaha Amerika. Dalam rekaman itu, pembahasan berujung pada gagasan untuk mengakali aturan donasi partai agar dana asing bisa masuk lewat skema yang dianggap sesuai ketentuan.

Channel 4 menyatakan mereka telah memverifikasi materi yang diterima sebelum menyiarkannya. Rekaman tersebut dibuat oleh kelompok bernama Verbatim Investigations, sementara Reform UK membantah adanya kesalahan dan menyebut pihaknya menjadi sasaran “hoax” yang didanai aktivitas kelompok aktivis lingkungan berbasis luar negeri.

Dalam pengambilan gambar, Dan Jukes terlihat bertemu dengan pria yang menyamar sebagai anak dari seorang pengusaha Amerika kaya yang berbasis di Inggris. Kerangka yang disinggung mengait pada aturan donasi: donor yang diperbolehkan untuk partai politik di Inggris harus berstatus pemilih terdaftar di wilayah Inggris, atau donasi berasal dari perusahaan yang terdaftar di Inggris.

Pada situasi yang mereka bahas, “anak” yang berbasis di Inggris digambarkan sebagai pihak yang memenuhi kriteria donor. Sebaliknya, ayah si pengusaha tidak digambarkan memenuhi syarat sebagai donor langsung. Reporter kemudian mengajukan kekhawatiran apakah ayahnya bisa memberikan donasi secara langsung sesuai ketentuan hukum.

Di momen yang direkam, Jukes terlihat menanggapi dengan pertanyaan yang bernada menyiratkan solusi. Ia berkata, “you do realise that you can do it?” Channel 4 melaporkan bahwa Jukes mengarah pada kemungkinan donasi dicatat atas nama anak yang berbasis di Inggris, walaupun uangnya berasal dari ayah di Amerika.

Jukes melanjutkan pembicaraan dengan mengatakan, “Actually that does strike me as a solution,” sebelum mengklaim praktik tersebut bukan hal baru. Ia menyebut bahwa mereka telah melakukannya beberapa kali sebelumnya, dalam percakapan yang bagian-bagiannya kemudian diblokir (“bleeped out”), namun tampak merujuk pada penggunaan mekanisme serupa untuk kasus lain. Dalam rekaman, Jukes juga terekam berkata, “That’s one of the ways in which we do it.”

Reform UK kemudian menyatakan telah meluncurkan penyelidikan internal terhadap Jukes. Pihak partai tidak memberikan jawaban apakah Jukes masih menjabat sebagai juru bicara. Sementara itu, Channel 4 juga menayangkan bagian lain dari rekaman yang memuat perbincangan terkait politisi Reform yang juga disebut ikut dalam investigasi internal.

Dalam tayangan berikutnya, Channel 4 menampilkan footage dari acara makan siang di Clacton, Essex. Di adegan itu, reporter penyamar yang mengaku anak berbasis Inggris berada bersama seorang reporter lain yang menyamar sebagai ayah dari Amerika. Mereka berhadapan dengan Dan Jukes dan pemimpin Reform UK Nigel Farage.

Farage terdengar menanggapi setelah sang “anak” menjelaskan bahwa ia telah berdiskusi dengan Jukes serta dengan Kepala Kebijakan Reform, James Orr, mengenai rencana itu sejak beberapa waktu. Sang “anak” menyatakan, “I’ll be the registered donor.” Ia menambahkan, “But then dad will send the money to me, and then as soon as that’s done and all those conversations are had the money is available.”

Setelah itu, Farage terdengar mengucapkan terima kasih, “Thank you. Well, both of you. Thank you.” Di waktu yang sama, Orr disebut menjadi subjek penyelidikan internal lain dari Reform UK.

Channel 4 juga menampilkan bagian dari rekaman yang mendahului pembahasan donasi senilai setengah juta poundsterling. Dalam bagian awal itu, Channel 4 melaporkan bahwa Orr menyarankan kemungkinan ayah si penyamar bisa membiayai survei jajak pendapat untuk membantu kampanye Reform.

Survei jajak pendapat yang disebutkan menelan biaya “£18,000 plus VAT.” Orr lalu terdengar mengarah pada ide bahwa perusahaan polling bisa mengirimkan tagihan kepada reporter penyamar. Dalam laporan Channel 4, Reform UK disebut melakukan pemesanan tiga survei dengan total biaya “£32,500,” namun publik tidak diberi tahu siapa yang memesan atau mendanai survei tersebut.

Channel 4 menegaskan bahwa tidak mengungkap pendanaan seperti itu dinilai melanggar hukum, dan menerima pendanaan asing dengan skema seperti itu juga disebut melanggar ketentuan. Di sisi lain, juru bicara Reform UK menyatakan partai telah menjadi target “a hoax perpetuated by foreign-funded, climate change activists posing as would-be party donors,” sekaligus menegaskan bahwa Reform menyangkal adanya pelanggaran.

Reform UK juga menyebut memiliki proses verifikasi yang ketat untuk calon donor yang disetujui oleh Electoral Commission. Dalam pernyataan lain, mereka menyatakan pihak penyamar adalah “Verbatim Investigations,” perusahaan baru yang disebut berdiri pada Juli 2026, dan dibuat untuk menutupi identitas sesungguhnya yakni Center for Climate Reporting (CCR). Mereka menambahkan bahwa metode pendiri Verbatim Investigations, Lawrence Carter, sebelumnya mendapat kritikan dari anggota Kongres Amerika Serikat, dengan rujukan bahwa video-video “appear to be substantially edited, creating an incomplete record of the conversation.”

Seorang juru bicara Electoral Commission menyampaikan bahwa aturan hukum mengharuskan partai politik melaporkan semua donasi yang diperbolehkan yang nilainya melebihi “£11,180,” serta semua donasi yang tidak diperbolehkan yang nilainya di atas “£500.” Ia juga mengatakan informasi mengenai upaya potensial untuk menghindari kontrol donasi adalah hal yang perlu dipertimbangkan polisi.

BBC melaporkan bahwa seorang juru bicara Metropolitan Police menyatakan mereka menyadari pemberitaan media pada Kamis, 3 September, mengenai donasi partai politik dan dugaan pelanggaran terhadap Political Parties, Elections and Referendums Act 2000 yang dikaitkan dengan isu polling. Pihak kepolisian menyatakan akan menilai persoalan tersebut serta informasi yang diserahkan kepada mereka, dan dipahami penanganan investigasi kepolisian belum dimulai.

Channel 4 juga menyebut Dan Jukes telah dihubungi untuk komentar. Hingga laporan ini dipublikasikan, Reform UK tetap pada posisinya bahwa rekaman tersebut merupakan skenario jebakan, sementara pembicaraan dalam rekaman yang disiarkan menempatkan donasi sebagai titik pusat yang diperdebatkan terkait kepatuhan pada batasan donor yang diizinkan.