Politik & Parlemen

Kemi Badenoch menuding Andy Burnham menunda belanja pertahanan

×

Kemi Badenoch menuding Andy Burnham menunda belanja pertahanan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kemi Badenoch accuses Andy Burnham of kicking defence spending into the long grass

jurnalistik.co.id – Pemimpin Partai Konservatif, Kemi Badenoch, menuduh Perdana Menteri Andy Burnham “kicking defence spending into the long grass” dalam penjelasan rencana partainya terkait peningkatan belanja pertahanan.

Badenoch menyatakan pemerintah Konservatif akan mendorong target belanja pertahanan hingga 3% dari produk domestik bruto (PDB) pada 2030.

Menurutnya, komitmen tersebut bernilai sekitar £10 miliar per tahun.

Target 3% pada 2030 dan kritik atas janji 2035

Dalam konferensi pers, Badenoch menunjuk ancaman dari negara-negara seperti Rusia dan Iran.

Ia mengatakan, “Conflict is coming, we must act now.”

Badenoch menilai sejauh ini pemerintah Burnham hanya berkomitmen untuk menyusun rencana pada musim semi guna memenuhi target NATO, yakni belanja pertahanan sebesar 3,5% PDB pada 2035.

Saat berbicara dalam sebuah acara di pusat London, Badenoch menegaskan, “Andy Burnham is kicking defence spending into the long grass.”

Ia menambahkan, “Our enemies are not going to sit around and wait for Labour to find the money to fight them.”

Sumber pendanaan: cap tunjangan anak, reformasi housing benefit, dan Motability

Badenoch menyatakan pemerintahan Konservatif akan membiayai rencana tersebut melalui beberapa langkah.

Langkah pertama yang disebutnya adalah memberlakukan kembali pembatasan tunjangan anak hingga dua anak.

Ia juga menyinggung reformasi housing benefit serta penghentian pengecualian PPN untuk kendaraan Motability.

Dalam rilis rencananya, Badenoch menyebut pembatasan dua anak itu berarti orang tua hanya bisa mengklaim universal credit atau tax credits untuk dua anak pertama.

Ia menambahkan, pembatasan tersebut sebelumnya dicabut oleh Partai Buruh pada April.

“Alongside saving at least £4bn through reforms to housing benefit and removing the VAT exemption for Motability vehicles, saving £1bn,” Badenoch menyampaikan rencana penghematan tersebut sebagai bagian dari upaya mencapai angka 3%.

Ia juga mengaitkannya dengan penghematan dari kesepakatan Chagos yang dinilai buruk serta memindahkan dana dari British Business Bank ke sektor pertahanan.

Badenoch menegaskan bahwa kombinasi langkah-langkah tersebut akan membuat target 3% dapat dicapai.

Kritik kepada Andy Burnham dan perubahan posisi John Healey

Badenoch menyampaikan bahwa Burnham seharusnya mengadakan pemilihan umum jika ia tidak bersedia menemukan pendanaan sekarang.

Ia menilai keputusan Burnham yang menunjuk John Healey sebagai juru bendahara (chancellor) tidak otomatis menjadi bukti kesungguhan investasi pertahanan.

Badenoch merujuk pada fakta bahwa Healey mundur dari jabatan menteri pertahanan pada Juni karena kegagalan pemerintahan sebelumnya untuk berkomitmen pada kenaikan sebesar 3%.

Badenoch menyatakan penilaiannya berubah sejak Healey menjadi chancellor.

Ia mengatakan, “He resigned because Britain was not on track to reach 3% by 2030 and I praised him at the time for that decision.”

Ia menambahkan, “Now that he is chancellor he does not seem to believe that any more and I am concerned he has been bought off with a promotion.”

Rincian housing benefit dan skema Motability

Badenoch menyebut housing benefit menyumbang sekitar 12% tagihan kesejahteraan pemerintah tahun ini.

Ia menyatakan proyeksi belanja mencapai £37,3 miliar.

Mengenai Motability, Badenoch menyampaikan skema tersebut dijalankan oleh perusahaan swasta yang diawasi oleh sebuah badan amal.

Ia menyebut, secara historis, skema ini memberi diskon PPN 20% untuk mobil kepada penyandang disabilitas yang menerima tunjangan kesejahteraan yang memenuhi syarat.

Menurut Badenoch, tahun lalu Rachel Reeves melakukan perubahan pertama dalam 50 tahun pada skema Motability.

Perubahan itu, menurut Badenoch, mencabut sekitar 50.000 mobil premium seperti BMW dan Mercedes dari skema tersebut.

Badenoch juga menyebut Reeves mengembalikan PPN 20% untuk sebagian besar mobil baru, sekaligus mengenakan biaya jarak tempuh yang lebih tinggi.

Tuduhan memperparah kemiskinan anak dibantah

Badenoch menolak anggapan bahwa pembatasan dua anak akan meningkatkan kemiskinan anak demi membiayai pertahanan.

Ia mengatakan, “It is not going to increase child poverty.”

Ia melanjutkan, “What increases child poverty is children’s parents not having work or being paid low wages. We want to grow our economy,”

Ia menambahkan bahwa, “Right now there are some people making choices not to have children because they can’t afford it and paying for other people to have more children. That is not fair.”

Perdebatan di PMQs: jalur 3% dan penegasan rencana Burnham

Perdebatan ini muncul setelah Badenoch mendesak Burnham pada Prime Minister’s Questions hari Rabu.

Ia meminta Burnham memotong belanja kesejahteraan dan menginvestasikan dana tersebut untuk pertahanan.

Selain itu, Badan/anggota parlemen Partai Buruh Tan Dhesi juga menyuarakan kritik dalam sesi PMQs.

Dhesi menuntut Burnham secara mendesak menetapkan jalur untuk mencapai belanja pertahanan 3% PDB pada 2030.

Ia menyatakan, “Defence is definitely one area where vibes alone just isn’t going to be enough,”

Sementara itu, Burnham menegaskan pemerintahnya berkomitmen untuk membiayai penuh rencana pertahanan.

Ia menyampaikan bahwa pada musim semi akan dipaparkan jalur menuju belanja pertahanan sebesar 3,5% PDB pada 2035.