Peristiwa

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak PENAS XVII di Gorontalo

×

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak PENAS XVII di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS XVII
Ilustrasi: Presiden Prabowo ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS XVII

jurnalistik.co.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan berkunjung ke Gorontalo pada Selasa, 23 Juni 2026. Kunjungan itu untuk menghadiri puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan ke-XVII (PENAS XVII).

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, pada Minggu (21/6/2026). Gusnar menyampaikan bahwa kepastian kedatangan Presiden Prabowo masih menunggu kehadiran protokol istana pada hari Senin.

Menurut Gusnar, Presiden Prabowo dikabarkan tiba pada hari Selasa dan menginap di Gorontalo. Pada hari berikutnya, ia dijadwalkan hadir di acara puncak PENAS XVII yang menjadi agenda nasional petani dan nelayan di wilayah tersebut.

Gusnar juga mengaitkan perkembangan jadwal dengan konfirmasi protokol istana. Ia mengatakan, “Insyaallah sampai saat ini tetap dengan jadwal semula. Kita tunggu besok protokol istana kalau sudah datang semakin jelas, hilalnya sudah terlihat (kehadiran Prabowo).” Pernyataan itu disampaikan Gusnar saat meninjau Pameran PENAS XVII di kompleks GOR David – Tonny pada Minggu malam (21/6/2026).

Gusnar menilai kehadiran Presiden Prabowo di Gorontalo menjadi berkah bagi rakyat setempat. Di samping membawa program dan bantuan, Prabowo juga dipandang dapat menjadi magnet bagi berbagai pejabat untuk menghadiri PENAS XVII.

Dalam penjelasannya, Gusnar menyebut sejumlah menteri yang berpotensi hadir. “Tadi menteri yang sudah saya lihat tiketnya Pak Mendagri, Menteri Perhubungan, Wakil Menteri Pertanian, Pak Menteri Pertanian balik lagi dan Wamen Kehutanan,” Bebernya.

Gusnar menyampaikan bahwa ia melihat langsung perkembangan tiket dan rencana kedatangan beberapa pejabat pada agenda tersebut. Dengan begitu, rangkaian kegiatan PENAS XVII diharapkan dapat berlangsung dengan dukungan lintas kementerian dan pemda.

Menunggu protokol istana dan memastikan agenda puncak

Gusnar menegaskan bahwa penentuan kepastian kedatangan Presiden Prabowo akan semakin jelas setelah protokol istana tiba pada hari Senin. Ia menyebut bahwa ketika protokol istana datang, informasi mengenai kehadiran menjadi lebih pasti.

Gusnar juga mengungkapkan bahwa pihaknya sejak awal tetap berpegangan pada jadwal semula. “Insyaallah sampai saat ini tetap dengan jadwal semula,” kata Gusnar, disertai harapan bahwa “semakin jelas” setelah protokol istana memastikan detail kedatangan.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan bahwa jadwal kunjungan tersebut berkelindan dengan rangkaian persiapan menuju puncak PENAS XVII. Karena itu, beberapa penyesuaian teknis dan kesiapan lokasi acara terus dilakukan agar saat kedatangan Presiden Prabowo, rangkaian agenda dapat berjalan sesuai rencana.

Gusnar hadir didampingi istri, Nani Mokodongan, saat meninjau Pameran PENAS XVII di kompleks GOR David – Tonny. Kehadiran rombongan tersebut memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan perhelatan nasional.

Pejabat pusat dan gubernur yang dikonfirmasi hadir

Selain memuat agenda kedatangan sejumlah menteri, Gusnar juga mengonfirmasi rencana hadir sejumlah gubernur. Ia menyebut dua di antaranya, yakni Gubernur Sulawesi Selatan dan Gubernur Maluku.

Gusnar menceritakan bahwa ia sempat menerima dorongan dari masyarakat untuk menghubungi pihak tertentu terkait rencana kehadiran. “Saya dipaksa paksa masyarakat untuk Hubungi Ibu Sherly (Gubernur Maluku Utara). Saya bilang protokol saja yang hubungi,” Canda Gusnar.

Ungkapan tersebut menunjukkan respons Gusnar terhadap aspirasi publik, sambil tetap menekankan mekanisme resmi melalui protokol. Menurut Gusnar, urusan prosedural dan konfirmasi kedatangan seharusnya ditangani melalui jalur protokol.

Gusnar juga menggambarkan bagaimana PENAS XVII bukan hanya menjadi agenda sektor pertanian dan nelayan, melainkan juga ruang pertemuan berbagai pihak. Karena itu, ia mengharapkan kedatangan Presiden Prabowo dapat memperkuat keterhubungan antara pusat dan daerah.

Lebih jauh, Gusnar menempatkan kehadiran para pejabat sebagai bagian dari upaya memastikan agenda puncak berlangsung dengan perhatian penuh. Ia berharap suasana acara dapat merangkul berbagai unsur, mulai dari pemerintahan hingga masyarakat petani dan nelayan.

Persiapan lokasi acara diperluas untuk mendukung kelancaran

Arena utama di kompleks GOR David – Tonny juga terus berbenah menjelang kedatangan Presiden Prabowo. Gusnar menyampaikan bahwa tenda bagi para peserta diperluas dari kondisi sebelumnya.

Jika sebelumnya tenda hanya separuh lapangan sepak bola, kini diperluas hingga memenuhi lebar lapangan. Perubahan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kenyamanan bagi peserta yang terlibat dalam rangkaian kegiatan PENAS XVII.

Gusnar berharap PENAS XVII dapat mempererat silaturahmi dengan warga dari penjuru Indonesia. Ia menilai ajang nasional ini dapat menjadi ruang bertemu dan saling mengenal, sekaligus memperkuat ikatan sosial antarwilayah.

Ia juga mengharapkan PENAS XVII menjadi spirit baru bagi warga agar lebih terbuka dalam bergaul dengan pendatang. Dengan semakin banyaknya pihak yang hadir, Gorontalo diharapkan dapat dikenal lebih luas melalui kesempatan pertemuan langsung tersebut.

Melalui rangkaian persiapan yang terus berjalan, Gusnar menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya memastikan semua elemen acara siap menghadapi puncak PENAS XVII. Kedatangan Presiden Prabowo menjadi bagian penting dari momentum tersebut, sekaligus menjadi penanda perhatian yang lebih besar terhadap sektor petani dan nelayan di tingkat nasional.