Bisnis & Ekonomi

Reli Saham Semikonduktor Memicu Taruhan Penurunan di Kalangan Trader

1
×

Reli Saham Semikonduktor Memicu Taruhan Penurunan di Kalangan Trader

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Saham Ini Melesat Tajam, Trader Malah Pasang Taruhan Bakal Longsor

jurnalistik.co.id – Kenaikan tajam saham-saham semikonduktor justru memunculkan sikap hati-hati di kalangan trader. Alih-alih ikut mengejar reli, banyak pelaku pasar memilih memasang perlindungan lewat opsi jual atau put option pada ETF sektor chip.

Data Bloomberg menunjukkan open interest kontrak put pada VanEck Semiconductor ETF (SMH) melonjak dalam dua bulan terakhir hingga mendekati 1,7 juta kontrak. Angka itu menjadi yang tertinggi sejak ETF tersebut diluncurkan pada 2011.

Di sisi lain, jumlah kontrak call yang beredar hanya sedikit di atas 500.000 kontrak. Kesenjangan ini menunjukkan minat terhadap perlindungan risiko pada sektor semikonduktor jauh lebih besar dibanding minat untuk mengejar kenaikan lewat opsi beli.

Pada saat yang sama, implied volatility pada SMH juga terus naik dan pada Selasa waktu setempat mendekati 55%. Level itu hampir menyentuh posisi tertinggi dalam lebih dari setahun terakhir.

Chief Investment Officer Convexitas, Zed Francis, menilai situasi tersebut memperlihatkan bahwa sebagian besar kontrak put dibeli sebagai langkah lindung nilai. Menurut dia, trader lebih banyak bersiap menghadapi risiko koreksi ketimbang bertaruh langsung bahwa reli akan berlanjut tanpa hambatan.

“Orang-orang melakukan hedging terhadap reli ini ketimbang ikut mengejarnya,” ujar Francis, dikutip dari CNBC, Kamis, (28/5/2026).

Francis menambahkan, lonjakan harga saham chip saat ini justru dibarengi aktivitas perlindungan risiko. Dalam pandangannya, kondisi ini membuat reli tersebut berpotensi lebih berkelanjutan dibanding pola boom and bust yang terlalu cepat naik lalu jatuh.

Namun demikian, tingginya kontrak put tidak otomatis berarti seluruh pasar sedang bersikap bearish terhadap semikonduktor. Minat yang besar itu juga dipengaruhi mahalnya perdagangan opsi pada saham-saham chip individual yang mengalami lonjakan volatilitas ekstrem.

Volatilitas tersirat di sektor chip diketahui jauh lebih tinggi dibanding indeks S&P 500 yang berada di kisaran 16%. Pada sejumlah saham semikonduktor individual, seperti Micron, implied volatility bahkan bisa mencapai 105%.

Co-founder TheoTrade, Don Kaufman, mengatakan kondisi volatilitas yang terlalu tinggi membuat trader cenderung memilih menggunakan ETF sektor ketimbang memperdagangkan saham individual. Menurut dia, strategi itu dinilai lebih efisien daripada harus membeli opsi pada saham dengan premi yang sudah sangat mahal.

Kaufman sendiri mengaku membeli strategi put spread SMH strike 535/525 yang akan jatuh tempo pada akhir Agustus mendatang. Ia menyebut posisinya sebagai taruhan atas potensi koreksi besar setelah reli tajam sektor semikonduktor dalam beberapa waktu terakhir.

“Saya mengambil peluang out-of-the-money untuk mengantisipasi pullback besar,” kata Kaufman.

Ia menilai reli saham chip yang melesat tajam kemungkinan mulai mendekati akhir. Alasan yang ia sebut antara lain valuasi yang sudah tinggi dan premi opsi yang juga mahal di sektor tersebut.

Fenomena ini menggambarkan perubahan nada pasar yang cukup jelas: ketika harga saham chip masih melaju, sebagian pelaku justru sibuk menghitung skenario terburuk. Alih-alih menganggap reli sebagai sinyal untuk masuk agresif, mereka memilih mengurangi risiko terlebih dahulu agar portofolio tidak terlalu terpukul jika sentimen berbalik dalam waktu dekat.

Di tengah kondisi seperti itu, ETF semikonduktor menjadi alat yang dianggap lebih praktis untuk mengelola eksposur. Dengan premi opsi pada saham-saham individual yang sudah terlanjur mahal, pendekatan lewat SMH memberi ruang bagi trader untuk mengambil posisi defensif tanpa harus menanggung biaya perlindungan yang lebih berat pada satu emiten tertentu. Pilihan ini sekaligus mencerminkan bagaimana volatilitas tinggi mengubah cara pasar menilai peluang.

Karena itu, lonjakan put tidak selalu identik dengan kepanikan penuh terhadap sektor chip. Yang terlihat justru kombinasi antara optimisme atas reli yang masih berlangsung dan kewaspadaan terhadap koreksi yang bisa datang sewaktu-waktu. Dalam situasi seperti ini, pasar tampak belum benar-benar meninggalkan sektor semikonduktor, tetapi juga belum nyaman untuk mengejarnya tanpa pagar pengaman.