jurnalistik.co.id – Roberto Martinez resmi mengakhiri masa bakti sebagai pelatih timnas Portugal setelah langkah mereka di Piala Dunia 2026 berhenti di babak 16 besar.
Portugal tersingkir usai kalah 0-1 dari Spanyol pada laga bertajuk Derbi Iberia di Stadion Dallas, Dallas, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.
Gol penentu kemenangan Spanyol dicetak pemain pengganti Mikel Merino pada menit pertama injury time, ketika pertandingan sempat tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Usai hasil tersebut, Martinez menegaskan bahwa kontraknya tidak diperpanjang. Dengan demikian, kepemimpinannya berakhir setelah tiga setengah tahun bersama Portugal.
“Ini adalah akhir dari sebuah siklus. Sekarang penting untuk memberikan kesempatan baru. Sangat wajar jika presiden federasi memilih pelatihnya sendiri,” ujar Martinez.
“Saya berterima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan kepada saya.”
Keputusan tersebut sekaligus menjadi penanda perubahan arah tim jelang periode kompetisi berikutnya. Federasi sepak bola Portugal, PSSI-nya Portugal (FPF), kini menyiapkan pelatih baru sebagai suksesor Martinez.
Menurut harian Portugal A Bola, FPF telah mempersiapkan Jorge Jesus untuk mengambil alih peran pelatih tim nasional.
Jorge Jesus dipersiapkan menggantikan Martinez
Jorge Jesus disebut diproyeksikan sebagai pelatih baru Seleccao, setelah dipilih oleh Presiden FPF Pedro Proença.
Pelatih asal Portugal berusia 71 tahun itu direncanakan membawa tim menuju target Euro 2028 serta Piala Dunia 2030.
Periode Piala Dunia 2030 tersebut akan digelar bersama oleh Portugal, Spanyol, dan Maroko, sehingga keberlanjutan proyek jangka panjang menjadi bagian dari rencana yang disusun federasi.
Saat ini Jesus berstatus tanpa klub. Ia mengakhiri masa baktinya setelah membawa Al Nassr menjadi juara pada akhir musim lalu.
Dalam catatan kariernya bersama klub tersebut, tercatat Jorge Jesus memainkan peran langsung terhadap perjalanan Cristiano Ronaldo di Al Nassr.
Berita Terkait
Ronaldo bermain 37 kali bersama Jorge Jesus dengan catatan 30 gol dan enam assist.
Selain Ronaldo, Joao Felix juga disebut bermain bersama pelatih senior tersebut di klub yang sama.
Setelah kembali ke Portugal, Jesus dijadwalkan bertemu Pedro Proença untuk menyelesaikan rincian kontraknya.
Di luar pengalaman bersama Al Nassr, Jorge Jesus juga pernah menjadi juara liga saat menangani Flamengo di Liga Brasil serta Benfica di Liga Portugal.
Jejak Martinez bersama Portugal
Roberto Martinez mulai menangani Portugal pada Januari 2023, menggantikan Fernando Santos setelah Piala Dunia 2022 di Qatar.
Di bawah arahannya, Portugal mencapai perempat final Euro 2024 sebelum disingkirkan Perancis.
Setahun berikutnya, Martinez mempersembahkan gelar UEFA Nations League 2025 untuk Portugal.
Pencapaian itu diraih setelah Portugal mengalahkan Spanyol melalui adu penalti, seusai bermain imbang 2-2 pada laga final.
Namun pada Piala Dunia 2026, Portugal kembali menghadapi Spanyol di babak 16 besar dan harus berhenti setelah disingkirkan dengan skor 0-1.
Di sisi lain, Portugal dipastikan tampil di Piala Dunia 2030 tanpa melalui babak kualifikasi karena status mereka sebagai salah satu tuan rumah bersama Spanyol dan Maroko.
Dengan berakhirnya era Martinez dan persiapan FPF terhadap Jorge Jesus, Portugal kini memasuki fase transisi menuju target-target kompetisi berikutnya.
Kekalahan dari Spanyol di babak 16 besar membuat perhatian langsung bergeser dari hasil turnamen menuju pembenahan di bangku pelatih. Federasi sudah mengarahkan proses suksesi, dan Presiden FPF Pedro Proença memilih Jorge Jesus sebagai penerus.
Penunjukan itu juga diposisikan sebagai bagian dari rencana jangka panjang. Jesus diharapkan merancang perjalanan Seleccao menuju Euro 2028 serta Piala Dunia 2030 yang akan digelar bersama Portugal, Spanyol, dan Maroko, sehingga fase transisi menjadi penghubung ke target berikutnya.












