Olahraga

Rooney Sarankan FA Pertahankan Thomas Tuchel untuk Timnas Inggris, Kecuali Pep Guardiola Datang

×

Rooney Sarankan FA Pertahankan Thomas Tuchel untuk Timnas Inggris, Kecuali Pep Guardiola Datang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Rooney Minta Timnas Inggris Pertahankan Tuchel, Kecuali Pep Guardiola Datang

jurnalistik.co.id – Wayne Rooney menilai Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sebaiknya mempertahankan Thomas Tuchel sebagai pelatih kepala Timnas Inggris. Menurutnya, perubahan baru masuk akal bila Pep Guardiola bersedia menangani timnas.

Pernyataan Rooney muncul setelah Inggris tak mampu melaju sampai partai puncak Piala Dunia 2026. Di semifinal, Argentina memastikan kemenangan 2-1 (1-2) atas Three Lions setelah sempat melihat Inggris unggul lebih dulu.

Rooney juga menyinggung sorotan yang dialamatkan kepada Tuchel. Pergantian pemain pada babak kedua dinilai membuat ritme permainan Inggris kehilangan kendali, sehingga performa tim tidak bisa dipertahankan seperti saat awal pertandingan.

Meski demikian, ia menyatakan FA masih memiliki dasar untuk tetap percaya pada Tuchel. Rooney menilai, dalam kondisi saat ini, tidak ada sosok lain yang dianggap lebih layak menggantikan manajer yang sebelumnya menangani Chelsea dan Bayern Muenchen.

Dalam acara “The Wayne Rooney Show”, Rooney menegaskan pendapatnya dengan nada tegas. Ia mengatakan: “Saya tidak melihat orang lain di luar sana saat ini, kecuali jika Anda merekrut Pep Guardiola. Jika Pep tersedia, maka mungkin Anda bisa merekrutnya,” sebagaimana dikutip dari BBC, Sabtu (18/7/2026).

Guardiola jadi pengecualian yang paling mungkin

Rooney memposisikan Guardiola sebagai satu-satunya opsi yang, menurutnya, memang memiliki kualitas tertinggi. Namun, jika pelatih asal Spanyol itu tidak tersedia, ia meminta FA tidak tergesa-gesa mengambil keputusan dan memberi kesempatan kepada Tuchel untuk memperbaiki proses.

Ia beralasan dengan pendekatan yang sering digunakan pelatih-pelatih elite: evaluasi atas kegagalan lalu perbaikan. Rooney menyebut: “Saya pikir dia adalah manajer kelas atas dan apa yang dilakukan manajer top adalah belajar dari kesalahan dan mereka meningkatkan diri dan menjadi lebih baik.”

Rooney juga mempertanyakan logika pergantian pelatih dari sisi pilihan yang tersedia. “Jika kita memecatnya, manajer mana yang akan kita datangkan? Dan saya rasa tidak ada orang di luar sana yang sebaik Thomas Tuchel , kecuali Guardiola.” Dengan kalimat itu, ia menegaskan bahwa rencana penggantian harus disertai figur yang benar-benar setara atau lebih baik.

Di saat yang sama, ia mengakui ada aspek pengalaman yang menjadi catatan untuk Tuchel. Rooney menyebut pengalaman Tuchel di Piala Dunia masih terbatas, dan hal tersebut dianggap berpengaruh terhadap perjalanan Inggris di turnamen kali ini.

Ia lalu mengaitkannya dengan pengalaman yang pernah dialami Inggris sebelumnya bersama Fabio Capello. “Tetapi hal terpenting bagi saya adalah dia tidak berpengalaman di Piala Dunia. Kita mengalami hal yang sama persis dengan [Fabio] Capello.”

Sementara itu, Tuchel sendiri disebut masih ingin terus memimpin Inggris hingga Euro 2028. Dalam pandangan Rooney, komitmen tersebut layak dijembatani dengan dukungan FA, terutama jika tidak ada opsi pengganti yang memenuhi standar kualitas yang ia anggap diperlukan.

Menurut Rooney, inti persoalan bagi Inggris bukan sekadar soal siapa yang duduk di kursi pelatih, melainkan bagaimana rencana jangka pendek tetap terjaga ketika tim sedang menghadapi tekanan turnamen besar. Ia memandang Tuchel layak diberi ruang untuk merapikan kembali cara kerja tim, terutama setelah penampilan yang sempat tidak konsisten di fase krusial.

Rooney juga menekankan bahwa penilaian FA seharusnya tidak dilakukan secara reaktif. Baginya, kegagalan mencapai partai puncak dapat menjadi bahan evaluasi, bukan alasan otomatis untuk mengubah arah secara total. Dengan kerangka itu, keputusan baru hanya dianggap rasional bila menghadirkan figur pengganti yang benar-benar setara, yang menurutnya saat ini sangat terkait dengan Guardiola.

Di sisi lain, Rooney mengakui bahwa ada pembelajaran yang perlu diperhatikan dari pengalaman Tuchel di Piala Dunia. Namun, ia menilai catatan tersebut masih bisa dikelola jika FA tetap memberi dukungan dan arah yang jelas. Bahkan jika Inggris menargetkan perjalanan hingga Euro 2028, komitmen Tuchel dinilai perlu dijembatani dengan konsistensi kebijakan, bukan langkah tergesa-gesa yang berpotensi mengulang kebuntuan serupa.