jurnalistik.co.id – Elektrifikasi pada Daihatsu Rocky Hybrid tidak hanya menghadirkan sistem penggerak yang lebih efisien, tetapi juga cara berkendara yang lebih praktis. Salah satu fitur yang paling terasa adalah Smart Pedal (S-PDL), yang membantu pengemudi mengatur akselerasi sekaligus perlambatan hanya lewat satu pedal.
Dengan pendekatan ini, Rocky Hybrid berupaya mengurangi kebiasaan menginjak rem secara berulang. Selain mendukung kenyamanan, fitur ini juga berkontribusi pada kerja sistem hybrid saat kendaraan melambat.
Smart Pedal bekerja dengan konsep “satu pedal”, sehingga proses akselerasi dan deselerasi dapat dilakukan tanpa harus berganti-ganti kontrol secara intens. Saat pengemudi menekan pedal gas, mobil melaju seperti lazimnya.
Ketika pedal gas dilepas, sistem akan mengambil alih untuk memperlambat laju kendaraan. Hasil perlambatan tersebut dirasakan menyerupai pengereman, sehingga pengemudi tetap memperoleh kontrol saat mengurangi kecepatan.
Cara mengaktifkan Smart Pedal pada Daihatsu Rocky Hybrid
Fitur Smart Pedal pada Rocky dapat diaktifkan menggunakan tombol S-PDL yang berada di sisi kanan bawah area pengemudi. Setelah tombol ditekan dan sistem aktif, kendaraan langsung menyesuaikan cara respon saat pedal gas digunakan.
Pengemudi tidak perlu melakukan langkah tambahan ketika mulai berkendara dengan fitur ini. Selama Smart Pedal berada dalam mode aktif, mobil akan menerapkan pola akselerasi dan perlambatan sesuai respons pedal gas.
Respon saat pedal gas ditekan dan dilepas
Pada saat pedal gas ditekan, Rocky Hybrid akan berakselerasi sebagaimana pengemudi mengharapkan. Ini menjaga kesan pengendaraan yang tetap familiar, tanpa perubahan cara “menggasp” yang harus dipelajari ulang.
Saat pedal gas dilepas, kendaraan melakukan deselerasi atau perlambatan seperti pengereman. Dari pengalaman saat fitur ini dicoba beberapa waktu lalu, deselerasi yang muncul setelah kaki dilepas cukup terasa dan menyerupai soft braking.
Meskipun demikian, pada momen tertentu ketika kendaraan melaju pada kecepatan rendah, masih ada sensasi hentakan. Sebagian orang mungkin akan menganggap respons ini terasa agak kasar, terutama saat kebutuhan kontrol kecepatan sangat halus.
Walau begitu, secara keseluruhan fitur Smart Pedal membantu pengemudi tidak terlalu sering menginjak pedal rem. Perubahan kebiasaan ini terasa terutama saat mobil banyak berhadapan dengan situasi jalan yang memaksa kendaraan sering menambah dan mengurangi kecepatan.
Smart Pedal membantu kondisi stop-and-go di perkotaan
Dalam lalu lintas perkotaan yang padat, pola berkendara umumnya didominasi kondisi stop-and-go. Pada situasi seperti ini, pengemudi kerap harus menekan rem beberapa kali dalam waktu singkat.
Berita Terkait
Smart Pedal berperan untuk meminimalkan kebutuhan tersebut, karena perlambatan sudah dapat dipicu hanya melalui tindakan melepaskan pedal gas. Dengan cara ini, beban kerja pengemudi cenderung berkurang, baik saat berkendara di kemacetan maupun ketika antrean kendaraan terus bergerak tidak stabil.
Selain lebih praktis, pola kontrol yang lebih sederhana juga membuat perjalanan terasa lebih nyaman. Pengemudi dapat fokus pada jarak dan arus kendaraan, tanpa harus terus berganti antara pedal gas dan pedal rem.
Efisiensi hybrid: regeneratif saat perlambatan
Di luar sisi kenyamanan, Smart Pedal juga berhubungan langsung dengan cara sistem hybrid bekerja. Saat kendaraan mengalami deselerasi, energi yang seharusnya terbuang saat pengereman dapat dialihkan menjadi energi listrik.
Energi tersebut kemudian dipakai untuk mengisi baterai melalui proses pengereman regeneratif. Dengan demikian, perlambatan tidak hanya berfungsi untuk memperlambat laju, tetapi juga membantu pemulihan energi untuk mendukung penggunaan sistem hybrid.
Implikasinya adalah konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien, karena sistem memaksimalkan energi yang didapat selama kendaraan melambat. Ketika strategi kontrol satu pedal dan mekanisme regeneratif berjalan selaras, efisiensi pun lebih mudah dicapai dalam rutinitas berkendara harian.
Cara kerja di berbagai kondisi jalan
Pada kondisi jalan macet atau stop-and-go, pedal gas menjadi terasa lebih ringan sehingga pengemudi tidak cepat lelah menekan dan melepas pedal secara berulang. Pola deselerasi yang otomatis membantu pengendalian kecepatan menjadi lebih intuitif.
Ketika kendaraan menempuh jalan menurun, sistem melakukan deselerasi secara otomatis dengan karakter yang lebih halus. Pada saat yang sama, baterai tetap memperoleh pengisian melalui pengereman regeneratif, sehingga mobil tetap terkontrol tanpa kebutuhan rem yang terlalu sering.
Adapun pada jalan menanjak, koordinasi antara mesin dan motor listrik membuat kendaraan terasa lebih responsif. Respons ini membantu pengemudi melaju dengan rasa percaya diri, terutama ketika perlu mempertahankan kecepatan di tengah perubahan kemiringan.
Pengalaman berkendara yang lebih intuitif
Pada intinya, Smart Pedal memberikan pengalaman berkendara yang lebih intuitif dan minim usaha. Fitur ini memudahkan pengaturan akselerasi sekaligus perlambatan hanya dengan satu kontrol pedal.
Karena karakter jalan di Indonesia sering sulit diprediksi, pola berkendara yang praktis menjadi nilai tambah. Rocky Hybrid memanfaatkan Smart Pedal untuk menyesuaikan kebutuhan pengemudi, baik saat berhadapan dengan kemacetan, tanjakan, maupun turunan.
Dengan kombinasi kenyamanan dan efisiensi sistem hybrid, Smart Pedal pada Daihatsu Rocky Hybrid memperlihatkan bagaimana kontrol yang lebih sederhana dapat membuat perjalanan terasa lebih enak dijalani sehari-hari.












