Teknologi

Kebutuhan Ekonomi di Bangkalan: Pria Pura-pura Pembeli, Nekat Ambil Ponsel

×

Kebutuhan Ekonomi di Bangkalan: Pria Pura-pura Pembeli, Nekat Ambil Ponsel

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Keterbatasan Ekonomi, Pria di Bangkalan Pura-pura Jadi Pembeli dan Nekat Curi Ponsel

jurnalistik.co.id – Seorang pria berinisial R (36), warga Bangkalan, Jawa Timur, ditangkap karena diduga mencuri ponsel milik pegawai toko di wilayahnya. Polisi menyebut aksi tersebut terekam CCTV saat pelaku berpura-pura berbelanja.

Peristiwa terjadi di Desa Tlokoh, Kecamatan Kokop, Bangkalan. Setelah proses identifikasi dari rekaman, pelaku kemudian ditahan di Polres Bangkalan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Modus berpura-pura belanja

Menurut Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Eriek Triyasworo, pelaku terlebih dahulu terlihat seolah hendak melakukan transaksi. “Pelaku berpura-pura beli barang lalu mencuri ponsel korban,” ucap Eriek Triyasworo pada Rabu (15/7/2026).

Dalam keterangan kepolisian, awalnya pelaku datang dengan niat berbelanja di toko tersebut. Seorang perempuan yang membawa anak balita melayani proses pembelian pada saat yang bersamaan.

Pada momen itu, pelaku memperhatikan ponsel korban yang tergeletak di meja depan dan bercampur dengan barang dagangan toko. Ketika korban lengah karena tengah mencari barang yang akan dibeli, pelaku memanfaatkan situasi untuk mengambil ponsel dari atas meja.

Setelah berhasil membawa ponsel, pelaku memasukkannya ke dalam saku celana. Lalu, ia kembali ke posisi awal di depan etalase kaca untuk melanjutkan interaksinya seakan tidak terjadi apa-apa.

Pelaku kemudian mengambil barang yang diberikan penjaga toko sebelum meninggalkan lokasi. Usai aksinya, ia kabur dari tempat kejadian.

Pelaku ditangkap dan ponsel disita

Polisi melakukan penelusuran berdasarkan rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku. Dari hasil penyelidikan tersebut, R akhirnya dapat ditemukan dan ditangkap di rumahnya.

Pada saat pengungkapan, aparat juga menyita ponsel milik korban yang belum sempat dijual oleh pelaku. Ponsel tersebut kemudian dibawa untuk kebutuhan pemeriksaan di Polres Bangkalan.

Pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolres Bangkalan guna diinterogasi lebih lanjut. Polisi menekankan bahwa dari pemeriksaan sementara, aksi pencurian ini bukan merupakan kejadian pertama.

Motif dan dugaan perkara lain

Dalam pemeriksaan, kepolisian menyampaikan adanya kemungkinan TKP lain yang terkait dengan pelaku. “TKP lain diduga ada, kami koordinasi dengan polres lain dan rencananya akan melakukan pemeriksaan di Polres Bangkalan,” imbuh Eriek Triyasworo.

Pada keterangan yang diterima, pelaku melakukan aksinya sendirian. Pengakuan pelaku kepada polisi menyatakan tindakan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari.

“Ngakunya untuk memenuhi kebutuhan ekonominya,” pungkasnya. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian lain yang diduga berkaitan dengan pelaku guna memastikan keseluruhan tindakannya.

Petugas menjelaskan bahwa rekaman CCTV menjadi pegangan utama untuk melacak pelaku sejak tahap awal. Setelah pola gerak R dinilai konsisten dengan dugaan pencurian, penyidik kemudian mengarah pada lokasi persembunyian pelaku agar pemeriksaan bisa dilakukan secara langsung di Polres Bangkalan.

Dalam aksi itu, pelaku terlihat memanfaatkan momen ketika korban fokus pada kegiatan memilih barang. Ponsel milik korban disebut berada di meja depan dan berada di dekat jajaran barang dagangan, sehingga saat penjaga toko dan pelanggan berada dalam situasi transaksi, pelaku dapat mengambilnya tanpa menarik perhatian.

Usai ponsel berada di dalam saku celananya, R kembali berperan seolah bagian dari proses pembelian. Ia lalu melanjutkan interaksi pada saat penjaga toko memberikan barang yang akan dibeli sebelum pelaku akhirnya meninggalkan lokasi kejadian dan kabur dari tempat tersebut.

Pihak kepolisian menegaskan masih menelusuri keterkaitan peristiwa lain yang diduga muncul dari tindakan pelaku. Koordinasi dengan polres lain disebut dilakukan karena terdapat indikasi adanya TKP lain yang berhubungan, sehingga pemeriksaan lanjutan di Polres Bangkalan diarahkan untuk memastikan rangkaian kejadian secara menyeluruh.