Teknologi

Apple Disebut Stop Pengembangan Dua MacBook Baru, Salah Satunya Model Lipat

×

Apple Disebut Stop Pengembangan Dua MacBook Baru, Salah Satunya Model Lipat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Apple Disebut Batalkan Pengembangan 2 MacBook, Ada Versi Lipat - Teknologi

jurnalistik.co.id – Apple disebut telah mengubah arah pengembangan produk dan membatalkan dua lini MacBook yang sebelumnya masuk dalam rencana (roadmap) perusahaan.

Perubahan ini muncul dalam catatan riset terbaru Omdia yang menyoroti pergeseran strategi desain dan penempatan model dalam jajaran laptop Apple.

Dari pembaruan roadmap tersebut, salah satu perangkat yang dibatalkan adalah MacBook lipat berukuran besar. Laptop ini disebut bakal memiliki bentang layar sekitar 16,1 inci hingga 18 inci ketika dibuka.

Omdia juga mencatat, perangkat lipat ukuran besar itu sempat dikaitkan dengan wacana produk iPad lipat berukuran besar pada periode sebelumnya.

Model lipat tersebut sempat diperkirakan bergerak menuju tahap produksi pada tahun 2026, namun kini rencananya tidak lagi berjalan sesuai jadwal yang lebih awal diproyeksikan.

Sementara itu, perangkat kedua yang dibatalkan adalah MacBook dengan layar OLED. Rentang ukuran yang disebut berada pada kisaran 14,4 inci hingga 16,1 inci, dengan posisi desain yang dirancang untuk melengkapi barisan ukuran yang ada.

Dalam catatan Omdia, MacBook OLED pada rentang ukuran tersebut diposisikan untuk mengisi “celah” di jajaran produk yang sudah tersedia, sehingga Apple tidak hanya bergantung pada segmen ukuran lain yang ada di pasar.

Dengan dua produk yang dibatalkan, Omdia memperkirakan ukuran layar 14,3 inci hingga 16,3 inci akan tetap menjadi wilayah MacBook Pro. Artinya, segmen di rentang itu tidak lagi dipecah oleh keberadaan model MacBook OLED yang berdiri sendiri.

Omdia menilai, setelah pembatalan tersebut Apple tidak lagi menempatkan model dengan ukuran layar 14,4 inci hingga 16,1 inci sebagai varian terpisah di antara lini MacBook yang sedang berjalan.

Implikasinya, peta produk laptop Apple di rentang menengah-atas layar cenderung akan semakin terpusat pada keluarga MacBook Pro, baik dari sisi klasifikasi produk maupun peran masing-masing model.

Langkah pengubahan roadmap ini memberi sinyal bahwa Apple mengevaluasi ulang prioritas pengembangan, termasuk desain perangkat lipat dan strategi penentuan ukuran layar berbasis panel OLED.

Meski demikian, pembaruan ini tidak berarti Apple berhenti sepenuhnya pada inovasi di kategori layar besar—melainkan, fokus dan segmentasinya diperkirakan bergeser agar selaras dengan rencana lini MacBook yang lebih ringkas.

Omdia mengungkapkan informasi tersebut dengan merujuk pada perubahan roadmap yang sedang berlangsung, sekaligus memperlihatkan bagaimana Apple merapikan struktur model untuk menjaga kesinambungan pilihan perangkat bagi konsumen.

Catatan riset Omdia juga menggambarkan bahwa pembatalan tersebut bukan sekadar keputusan model per model, melainkan bagian dari penataan ulang cara Apple menyusun kelas perangkat. Dengan menghapus dua lini yang sebelumnya direncanakan, Apple mengurangi kemungkinan tumpang tindih fungsi di antara jajaran laptop yang sedang dipasarkan.

Untuk perangkat lipat besar, perubahan jadwal yang berujung pembatalan membuat gagasan sebelumnya tentang kedekatan platform layar fleksibel menjadi terlihat. Omdia menyoroti bahwa wacana ukuran besar pernah dikaitkan dengan rencana iPad lipat pada fase sebelumnya, sehingga pembaruan roadmap juga memengaruhi narasi perkembangan produk lintas kategori.

Di sisi lain, pembatalan MacBook berbasis panel OLED pada rentang 14,4 inci hingga 16,1 inci mengarah pada kesimpulan bahwa strategi ukuran layar sedang disederhanakan. Ukuran di rentang tersebut tidak lagi diperlakukan sebagai variasi berdiri sendiri, melainkan diarahkan untuk tetap berada dalam alur keluarga MacBook Pro agar pembagian segmen lebih jelas bagi konsumen.

Secara keseluruhan, arah yang tampak dari perubahan roadmap ialah konsistensi peran setiap model: lini MacBook Pro diperkirakan menjadi pusat rujukan ukuran menengah-atas, sementara eksperimen desain layar besar tetap dimungkinkan namun dengan penyesuaian fokus. Omdia menilai langkah ini membantu Apple menjaga kesinambungan pilihan perangkat tanpa merombak terlalu banyak struktur lini dalam waktu dekat.