Teknologi

Google Luncurkan Pixel Tag Berteknologi UWB, Saingan AirTag dan SmartTag

×

Google Luncurkan Pixel Tag Berteknologi UWB, Saingan AirTag dan SmartTag

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Google Resmi Rilis Pixel Tag dengan UWB, Pelacak Barang Pesaing AirTag

jurnalistik.co.id – Google resmi memperkenalkan Pixel Tag, pelacak barang pintar pertamanya, bersamaan dengan peluncuran lini smartphone Pixel 11. Perangkat mungil ini dirancang untuk membantu pengguna menemukan barang berharga dalam jarak dekat, sekaligus menjadi pesaing langsung ekosistem pelacak milik Apple dan Samsung.

Secara bentuk, Pixel Tag dibuat menyerupai perangkat pelacak populer seperti AirTag dari Apple maupun Galaxy SmartTag dari Samsung. Namun, Google menempatkan fokus utamanya pada teknologi penentuan lokasi yang lebih presisi ketika tag didekatkan ke perangkat pengguna.

Pixel Tag dibekali teknologi Ultra Wideband (UWB). Melalui UWB, proses pencarian lokasi di jarak dekat diklaim dapat memberikan hasil yang lebih akurat dibanding metode pelacakan yang hanya mengandalkan sinyal umum. Dengan pendekatan ini, pengguna diharapkan lebih cepat mengetahui posisi tag saat barang yang dipasangkan tertinggal di sekitar mereka.

Selain UWB, Pixel Tag juga mendukung Bluetooth dengan teknologi Bluetooth Channel Sounding. Google menyebut dukungan tersebut turut meningkatkan akurasi pencarian, terutama pada skenario saat tag berada di area yang masih terjangkau perangkat. Kombinasi UWB dan Bluetooth Channel Sounding menjadi landasan pengalaman pencarian yang lebih “tajam” pada jarak dekat.

Google juga menambahkan fitur keamanan untuk mengurangi risiko penyalahgunaan. Fitur itu bernama Left Behind Alerts, yang bertujuan mencegah Pixel Tag dipakai sebagai alat pelacak terhadap seseorang tanpa sepengetahuan. Jika perangkat mendeteksi Pixel Tag tidak ikut bergerak bersama pengguna—misalnya barang tertinggal atau dibawa oleh orang yang tidak dikenal—ponsel akan memberikan peringatan otomatis.

Peringatan tersebut tidak berhenti pada notifikasi. Google menyertakan informasi mengenai cara membunyikan Pixel Tag sehingga pengguna bisa menemukan lokasi fisiknya, serta langkah lanjutan yang dapat diambil setelah peringatan diterima. Dengan begitu, pengguna tidak hanya mengetahui adanya kejadian, tetapi juga mendapat panduan praktis untuk meresponsnya.

Dari sisi ekosistem, Pixel Tag memanfaatkan jaringan Google Find Hub. Google juga menyatakan bahwa perangkat ini terintegrasi dengan ekosistem Find My Device milik Android. Melalui integrasi tersebut, pengguna Android dapat melacak berbagai barang seperti kunci, dompet, hingga koper, dengan mengandalkan dukungan sinyal dari banyak perangkat Android lain di seluruh dunia.

Google mengklaim proses pelacakan tetap dapat berjalan maksimal meskipun Pixel Tag berada jauh di luar jangkauan koneksi Bluetooth ponsel pengguna. Klaim ini bergantung pada mekanisme jaringan bantuan (crowdsourcing) yang melibatkan miliaran perangkat Android, sehingga informasi lokasi bisa terkumpul dan diteruskan lewat ekosistem.

Untuk menghubungkan perangkat, pengguna cukup mendekatkan Pixel Tag ke ponsel Android yang menjalankan Android 9 atau versi lebih baru. Setelah itu, Pixel Tag akan terhubung secara otomatis melalui fitur Google Fast Pair yang tersedia di perangkat. Proses awal yang relatif sederhana ini ditujukan agar pengguna tidak perlu prosedur panjang ketika memasangkan tag ke barangnya.

Di dalam Pixel Tag, Google juga menanamkan speaker internal yang dapat mengeluarkan suara. Selain itu, tersedia tombol fisik untuk memicu pencarian perangkat yang terhubung. Fitur tombol dan speaker tersebut berfungsi sebagai cara cepat menemukan tag secara langsung ketika pengguna berada dekat dengan barang yang dipasangkan.

Dari aspek ketahanan, Pixel Tag mengantongi sertifikasi IP67. Artinya, perangkat diposisikan tahan terhadap debu dan air sesuai standar yang mencakup paparan tertentu dalam penggunaan sehari-hari. Dengan spesifikasi ini, Google menargetkan Pixel Tag agar tetap dapat dipakai untuk berbagai aktivitas—dari aktivitas rutin hingga penggunaan yang membawa barang bergerak bersama.

Dengan sejumlah elemen tersebut—UWB untuk ketelitian jarak dekat, dukungan Bluetooth Channel Sounding, Left Behind Alerts untuk keamanan, serta integrasi Find Hub dan Find My Device—Pixel Tag diposisikan sebagai jawaban Google atas kebutuhan pelacakan barang yang lebih presisi sekaligus ekosistem yang saling terhubung. Peluncurannya pada 13 Agustus 2026 mempertegas upaya perusahaan masuk ke arena smart tracker yang selama ini dipimpin ekosistem AirTag dan SmartTag.