Olahraga

Thomas Tuchel Beri Libur Ekstra Timnas Inggris Jelang Piala Dunia 2026, Asal Taati Satu Aturan

2
×

Thomas Tuchel Beri Libur Ekstra Timnas Inggris Jelang Piala Dunia 2026, Asal Taati Satu Aturan

Sebarkan artikel ini
Timnas Inggris Dapat Libur Ekstra Jelang Piala Dunia 2026, Asal Taati Satu Aturan Bola 12 Juni 2026
Ilustrasi: Timnas Inggris Dapat Libur Ekstra Jelang Piala Dunia 2026, Asal Taati Satu Aturan

jurnalistik.co.id – Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberi waktu libur tambahan kepada para pemain menjelang laga perdana Piala Dunia 2026. Keputusan itu diambil setelah skuad The Three Lions menyelesaikan rangkaian pemusatan latihan di Florida, Amerika Serikat.

Jadwal Inggris di laga pembuka fase grup Piala Dunia 2026 adalah menghadapi Kroasia pada Kamis (18/6/2026). Sebelum laga tersebut, seluruh pemain diperbolehkan meninggalkan kamp latihan setelah menjalani laga uji coba melawan klub amatir Miami United.

Aturan agar libur tetap terukur

Meski diberi kebebasan untuk menghabiskan waktu luang, Tuchel tetap menetapkan satu aturan khusus. Para pemain tidak diperkenankan melakukan perjalanan menggunakan pesawat sebelum tim berangkat ke Kansas City pada Sabtu (13/6/2026).

Menurut Tuchel, jeda tersebut diperlukan setelah para pemain menjalani program latihan dengan intensitas tinggi. Ia menekankan bahwa masa istirahat bukan hanya untuk memulihkan kondisi fisik, tetapi juga untuk menyegarkan kondisi mental para pemain.

Tuchel menyampaikan, “Para pemain mendapat satu setengah hari libur untuk bersantai dan melepas penat, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental, dan kemudian kami memulai babak berikutnya.”

Fase grup jadi alasan utama

Pelatih asal Jerman itu menilai waktu jeda dapat membantu pemain memulihkan kondisi fisik sekaligus menyegarkan pikiran sebelum memasuki fase grup. Ia mengaitkan langsung pemulihan tersebut dengan kebutuhan laga-laga yang akan segera dimulai.

“Babak berikutnya adalah fase grup dan saya senang kami pindah lokasi,” ujar Tuchel. Ia juga menambahkan, “Lokasi ini (Florida) luar biasa, tapi baik juga untuk menyegarkan pikiran,” kata Thomas Tuchel di laman The Guardian.

Dalam penjelasannya, Tuchel menegaskan para pemain memiliki keleluasaan dalam mengisi waktu istirahat tersebut. Namun, larangan bepergian menggunakan pesawat tetap diberlakukan demi menjaga kebugaran mereka.

Tuchel mengatakan, “Para pemain hampir bisa melakukan apa pun yang mereka inginkan (dengan waktu luang ini).” Pernyataan itu kemudian ia pertegas dengan contoh aturan yang ditetapkan oleh tim kepelatihan.

“Misalnya, mereka tidak boleh naik pesawat. Kami melarang penerbangan,” tuturnya. Dengan begitu, libur tambahan yang diberikan tetap berada dalam kerangka persiapan sebelum keberangkatan menuju Kansas City pada Sabtu (13/6/2026).

Keputusan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pengelolaan ritme latihan yang dilakukan sejak masa pemusatan di Florida. Setelah rangkaian latihan intensif berakhir, Tuchel memilih memberi jeda terukur sebelum Inggris memasuki tahapan fase grup Piala Dunia 2026.

Dengan laga pembuka melawan Kroasia pada Kamis (18/6/2026), Tuchel tampak ingin memastikan transisi dari kamp latihan ke fase pertandingan berjalan dengan kondisi fisik dan mental yang siap. Libur satu setengah hari yang disertai satu aturan perjalanan itu menjadi penegasan bahwa jadwal persiapan tetap dikawal rapi menjelang pertandingan besar.

Libur tambahan ini ditempatkan setelah rangkaian aktivitas pemusatan latihan di Florida selesai, sekaligus menutup fase persiapan yang dipakai untuk menata ritme tim. Setelah laga uji coba melawan Miami United, jadwal kemudian memberi ruang agar para pemain dapat benar-benar melepas kepenatan sebelum memasuki tahap yang lebih menuntut.

Tuchel juga tampak ingin menjaga agar jeda yang diberikan tetap sesuai tujuan awal, yaitu pemulihan yang terukur. Karena itu, kebebasan mengisi waktu luang tidak dibarengi dengan izin perjalanan menggunakan pesawat, mengingat larangan tersebut dipandang penting untuk menjaga kebugaran serta menghindari gangguan pada kondisi fisik.

Menurut penjelasannya, masa istirahat bukan sekadar jeda untuk beristirahat, melainkan waktu yang dimanfaatkan pemain untuk kembali fokus. Dengan begitu, ketika rombongan bergeser ke Kansas City pada Sabtu (13/6/2026), tim memiliki modal kesiapan yang sama rata—baik dari sisi tenaga maupun kesiapan mental menghadapi tantangan fase grup.

Keberadaan fase grup sebagai “langkah berikutnya” membuat Tuchel menekankan transisi yang rapi dari kamp latihan ke pertandingan. Jadwal yang dimulai dari laga pembuka kontra Kroasia pada Kamis (18/6/2026) menjadi acuan utama, sehingga setiap keputusan terkait jeda dan mobilitas pemain ditempatkan dalam kerangka persiapan menuju start turnamen.