Peristiwa

Toko Kue di Pasar Ciputat Tangsel Hangus, Api Diduga Bersumber dari Korsleting Listrik

×

Toko Kue di Pasar Ciputat Tangsel Hangus, Api Diduga Bersumber dari Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kebakaran Toko Kue di Pasar Ciputat Tangsel, Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik

jurnalistik.co.id – Kebakaran melanda toko kue kering di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu malam (22/7/2026). Insiden ini terjadi di tengah aktivitas pasar, dan api diduga kuat dipicu korsleting listrik.

Kebakaran tersebut bermula setelah pihak pemadam menerima laporan dari lokasi kejadian. Komandan Peleton Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan Nurudin mengatakan, mereka menerima informasi sekitar pukul 19.12 WIB.

Nurudin menjelaskan proses awal penanganan setelah laporan masuk. Ia menyatakan, “Kurang lebih jam 19.12 WIB kita dapat informasi. Katanya informasinya di Pasar Ciputat. Kita langsung terjunkan karena memang ini kan pasar, jadi kita terjunkan agak banyak. Sekalipun kita berangkat delapan unit dari Tangsel,” ujar Nurudin saat ditemui di lokasi, Rabu.

Menurut Nurudin, tim yang dikerahkan menyesuaikan karakter area yang terbakar sebagai kawasan pasar. Karena itu, penanganan dilakukan dengan pengerahan armada yang cukup untuk menghadapi kemungkinan rambatan api.

Kronologi pemadaman

Nurudin menyampaikan bahwa api menghanguskan satu toko kue kering di lokasi kejadian. Sementara itu, toko emas yang berada tepat di sebelahnya tidak terdampak kobaran api.

Ia memperkirakan tingkat kerusakan bangunan akibat kebakaran. “Ruko ini sekitar 50 persenlah yang terdampak,” kata dia.

Selama proses pemadaman, petugas PLN juga berada di lokasi. Kehadiran petugas listrik tersebut bertujuan memastikan aliran listrik dalam kondisi aman agar proses pemadaman tidak menimbulkan risiko tambahan.

Terkait penyebab, Nurudin menyebut dugaan awal berasal dari sistem kelistrikan. “Kalau informasi yang terakhir kita terima itu listrik,” ucap dia.

Nurudin menilai proses pemadaman berjalan tanpa hambatan berarti. Pemadaman berlangsung sekitar 30 menit dan tidak mengalami kendala berarti selama penanganan di lapangan.

Dugaan korsleting dan estimasi kerugian

Hingga penanganan di lokasi selesai, informasi yang diperoleh petugas mengerucut pada dugaan korsleting listrik. Dugaan ini menjadi bagian dari penelusuran sementara sebelum hasil pemeriksaan lebih lengkap diumumkan.

Akibat kebakaran, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 65 juta. Nurudin menyampaikan perhitungan tersebut berdasarkan keterangan dari pihak toko.

Ia mengatakan, “Kerugian tadi kalau dari pihak kue itu kurang lebih Rp 65 juta,” ucap Nurudin.

Dengan kondisi api yang menghanguskan toko kue kering, kerusakan bangunan diperkirakan mencapai sekitar setengah bagian ruko yang terdampak. Sementara itu, toko sebelah yang tidak terpapar api membantu membatasi dampak lebih luas di area yang sama.

Insiden ini menjadi perhatian karena lokasi pasar yang aktif berpotensi mempercepat penyebaran bila penanganan awal terlambat. Namun, menurut Nurudin, respons Damkar dilakukan segera setelah laporan masuk pada pukul 19.12 WIB.

Secara keseluruhan, kebakaran di Pasar Ciputat tersebut ditangani oleh unit Damkar dalam jumlah yang cukup untuk karakter lokasi pasar. Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit, dengan dukungan pemeriksaan dan pengamanan aliran listrik oleh petugas PLN.

Hingga saat berita disusun, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu. Dari sisi dampak, satu toko kue kering dilaporkan terdampak dan toko emas di sebelahnya tidak ikut terbakar, sementara kerugian ditaksir kurang lebih Rp 65 juta oleh pihak toko kue.

Begitu informasi masuk pada pukul 19.12 WIB, pihak Damkar langsung menurunkan personel dan armada ke lokasi kejadian. Karena area yang terbakar merupakan kawasan pasar yang masih aktif, penanganan dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan lapangan agar upaya pemadaman bisa cepat sekaligus meminimalkan potensi rambatan api ke tempat lain di sekitar.

Dalam proses pemadaman, keberadaan petugas PLN menjadi bagian dari langkah pengamanan agar aliran listrik tetap dalam kondisi aman. Dengan koordinasi tersebut, petugas Damkar dapat melaksanakan penanganan selama sekitar 30 menit tanpa kendala berarti. Hasilnya, api hanya dilaporkan menghanguskan toko kue kering, sementara toko emas di sisi sebelahnya tidak terdampak kobaran.

Usai pemadaman dan ketika penelusuran sementara dilakukan, keterangan yang dihimpun petugas mengerucut pada dugaan korsleting listrik sebagai pemicu. Dari sisi dampak, kerusakan bangunan diperkirakan sekitar setengah bagian ruko yang terdampak, sedangkan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 65 juta berdasarkan informasi dari pihak toko. Hingga berita ini disusun, dugaan awal tersebut masih menjadi rujukan penelusuran sebelum pemeriksaan lebih lengkap diumumkan.