jurnalistik.co.id – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Belida, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Senin (20/7/2026) malam. Pendataan sementara dari pemadam setempat menyebut setidaknya tujuh bangunan rumah terdampak dan hangus dalam peristiwa tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara, Fida Hurisani, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 21.20 Wita. Setelah informasi itu masuk, tim langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Fida menjelaskan saat petugas tiba di tempat, kobaran api sudah membesar. Ia menyampaikan, “Info masuk ke Mako dan kami langsung merespons. Saat petugas tiba di tempat kejadian, api sudah besar,” kata Fida.
Waktu respons dan tahapan penanganan
Menurut Fida, proses pemadaman dimulai sekitar pukul 21.24 Wita. Petugas kemudian bekerja untuk menekan agar api tidak semakin meluas ke bangunan lain di area permukiman padat.
Fida memaparkan, “Penanganan dilakukan mulai pukul 21.24 Wita sampai sekitar pukul 22.35 Wita. Saat itu api sudah bisa dikendalikan,” ujarnya. Setelah api berhasil dikendalikan, pekerjaan pemadam tidak berhenti begitu saja.
Petugas melanjutkan tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Fida menegaskan proses itu dilakukan sampai dinilai benar-benar aman untuk ditinggalkan.
Ia menyatakan, “Setelah api berhasil dikendalikan, personel tetap melakukan pendinginan sampai dipastikan benar-benar aman,” ucapnya. Dengan demikian, langkah yang dilakukan menargetkan pencegahan agar titik panas tidak kembali menyala.
Personel dan armada yang dikerahkan
Berdasarkan keterangannya, kebakaran ditangani dengan melibatkan beberapa pleton yang bertugas di Damkar Kukar. Fida mengatakan pihaknya mengerahkan personel dari Pleton 3 yang sedang bertugas, lalu mendapat dukungan dari Pleton 1 dan Pleton 2.
Berita Terkait
“Personel yang turun merupakan Pleton 3 sebagai piket, kemudian dibantu backup dari Pleton 1 dan Pleton 2,” katanya. Penguatan personel dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman di lokasi yang berdekatan dengan sejumlah rumah.
Selain personel, Damkar Kukar juga menurunkan berbagai perlengkapan pemadaman. Di lapangan, tercatat tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjangkau sumber api serta mendukung penyemprotan air dari beberapa titik.
Pihak pemadam turut menggunakan dua unit kendaraan pikap yang dilengkapi pompa portabel. Penambahan alat bantu tersebut diperlukan untuk memperluas jangkauan operasi pemadaman, terutama saat akses atau jarak ke sumber air menjadi tantangan di area permukiman.
Tak hanya itu, satu unit rescue juga ikut dikerahkan. Keberadaan unit rescue menjadi bagian dari kesiapsiagaan selama penanganan di lokasi, termasuk untuk mendukung kebutuhan operasional di tengah upaya pemadaman.
Dukungan di lokasi
Di luar armada dan personel pemadam kebakaran, proses di lapangan juga dibantu pihak lain. Petugas pemadam dibantu relawan pemadam kebakaran, serta personel TNI dan Polri untuk mendukung pengamanan dan kelancaran penanganan.
Fida juga menyebut adanya dukungan petugas PLN untuk mengamankan jaringan listrik di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan agar area kebakaran lebih aman selama proses pemadaman dan setelah api mulai terkendali.
Pengamanan jaringan listrik penting karena kebakaran di permukiman dapat berdampak pada instalasi di sekitar bangunan. Dengan adanya dukungan PLN, risiko gangguan listrik selama kerja lapangan dapat diminimalkan.
Status penyelidikan
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih diselidiki. Tim terkait masih menelusuri faktor yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa tersebut, sementara pemadam memastikan area terdampak dalam kondisi aman setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena mengakibatkan kerusakan pada beberapa rumah di kawasan permukiman. Penanganan yang berlangsung sejak malam hari juga memperlihatkan upaya cepat untuk mengendalikan api sebelum meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.












