jurnalistik.co.id – Vaibhav Sooryavanshi terus menunjukkan akselerasi karier yang luar biasa. Pemain berusia 15 tahun itu mencetak setengah abad dengan hanya 11 bola saat membela India A melawan Sri Lanka A, sekaligus memecahkan rekor sebagai setengah abad tercepat dalam sejarah kriket List A 50-over.
Dalam laga tersebut, Sooryavanshi membuat 94 dari 29 bola dalam total 377-9. Kontribusinya datang dengan rentang pukulan yang sangat dominan, termasuk 10 fours dan delapan sixes yang mengubah tempo permainan sejak awal.
Pencapaian khususnya adalah urutan 11 bola menuju angka 50. Ia menghadapi hanya satu dot ball di fase tersebut, lalu menambah lima fours dan lima sixes dari 10 bola lainnya untuk mencapai landmark sebelum akhirnya melaju ke skor akhir 94.
Sebelumnya, rekor setengah abad tercepat dalam format 50-over berada di tangan Thisara Perera. Perera mencatat 13 bola untuk mencapai fifty bersama Sri Lankan Army pada 2021, sementara rekor tercepat secara internasional adalah 16 bola yang dilakukan AB de Villiers dan Matthew Forde.
Menariknya, penampilan sensasional Sooryavanshi datang pada hari yang sama ketika ia tidak masuk skuad penuh India untuk seri one-day international (ODI) melawan Inggris. Meski demikian, ia tetap mendapatkan tempat di tim T20 India untuk rangkaian pertandingan berikutnya.
Sooryavanshi disebut masuk skuad T20 untuk laga menghadapi Irlandia dan Inggris pada bulan depan. Kesempatan ini membuka peluang bagi debut internasionalnya, mengingat kenaikan performanya yang cepat, termasuk menjadi pencetak lari terbanyak untuk IPL musim ini.
Dari sisi komposisi ODI melawan Inggris, Virat Kohli berpotensi kembali bila lolos tes kebugaran setelah cedera hamstring. Sementara itu, Jasprit Bumrah juga masuk dalam rencana skuad, tetapi Yashasvi Jaiswal dan Hardik Pandya tidak masuk.
Jadwal rangkaian pertandingan juga sudah ditetapkan. T20 pertama melawan Irlandia berlangsung pada 26 Juni, sebelum seri lima pertandingan melawan Inggris dimulai pada 1 Juli. Setelah itu, India akan melanjutkan dengan tiga ODI yang dimulai pada 14 Juli.
Skuad ODI India menghadapi Inggris
Skuad ODI India melawan Inggris mencakup Shubman Gill (captain), Rohit Sharma, Virat Kohli (bergantung pada persetujuan kebugaran), Shreyas Iyer, KL Rahul (wk), dan Ishan Kishan (wk). Nama lain yang masuk adalah Washington Sundar, Axar Patel, Nitish Kumar Reddy, Kuldeep Yadav, Jasprit Bumrah, Prasidh Krishna, Harshit Rana, Arshdeep Singh, serta Gurnoor Brar.
Dengan rekam jejak 11-bola fifty yang baru tercatat, Sooryavanshi kini memiliki panggung lebih besar untuk membuktikan konsistensinya pada level berikutnya. Dalam waktu dekat, rangkaian T20 melawan Irlandia dan Inggris dapat menjadi momen penting untuk menentukan langkah kariernya menuju debut internasional.
Rentang pukulan Sooryavanshi terlihat sangat mengendalikan jalannya permainan. Dari total 377-9, kontribusinya datang dengan persentase besar yang menonjol: ia menyumbang 94 angka lewat kombinasi pukulan berdaya ledak yang cepat, termasuk tambahan boundary yang datang beruntun. Angka sepuluh fours dan delapan sixes memperjelas bahwa ia tidak hanya mengejar target, tetapi juga mengubah ritme sejak awal sesi batting.
Urutan ketika ia menembus 50 juga menegaskan karakter pukulannya. Pada fase menuju angka tersebut, ia hanya tersendat oleh satu dot ball, lalu melanjutkan momentum lewat lima fours dan lima sixes dari sisa bola yang dibutuhkan. Pola ini membuat setengah abadnya terasa “instan”, dan pada akhirnya membawa skor akhir 94 tanpa kehilangan arah.
Di sisi lain, capaian tersebut juga mengangkat posisi Sooryavanshi dalam peta rekor format 50-over. Rekor tercepat sebelumnya tercatat atas nama Thisara Perera, yang mencapai fifty dengan 13 bola saat membela Sri Lankan Army pada 2021. Sementara itu, standar internasional yang lebih cepat datang dari AB de Villiers dan Matthew Forde yang masing-masing menorehkan fifty dalam 16 bola—sehingga pencapaian Sooryavanshi bisa dipahami sebagai langkah berdekatan menuju level yang lebih tinggi.
Yang menarik, lonjakan performa itu muncul pada momen yang sama ketika ia tidak masuk skuad penuh untuk seri ODI melawan Inggris. Kendati demikian, ia tetap diberi akses ke jalur berikutnya lewat skuad T20, termasuk peluang menghadapi Irlandia serta Inggris pada rangkaian bulan depan. Dengan jadwal yang bergerak mulai dari T20 lebih dulu, lalu berlanjut ke lima pertandingan menghadapi Inggris, kesempatan tersebut memberi ruang bagi Sooryavanshi untuk menunjukkan konsistensi dan mempercepat peluang debut internasionalnya.







