Bisnis & Ekonomi

ASDP Ubah RTH Desa Ketapang Jadi Sentra Kuliner, Dorong UMKM Naik Kelas

×

ASDP Ubah RTH Desa Ketapang Jadi Sentra Kuliner, Dorong UMKM Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: ASDP Sulap RTH Ketapang Jadi Sentra Kuliner, UMKM Didorong Naik Kelas

jurnalistik.co.id – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan pengembangan kawasan wisata kuliner di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Ketapang, Banyuwangi. Program ini dirancang untuk memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menghadirkan ruang publik yang produktif dan memberi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya ASDP memperluas manfaat layanan penyeberangan yang andal. Dalam keterangannya pada Jumat, 10 Juli 2026, Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan bahwa peran perusahaan tidak berhenti pada penyediaan transportasi, melainkan juga mencakup kontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui program pemberdayaan.

Heru menekankan potensi RTH Desa Ketapang untuk terus berkembang menjadi ruang publik yang lebih “hidup” sekaligus pusat aktivitas ekonomi. Ia mengatakan, “Kami melihat RTH Desa Ketapang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ruang publik yang semakin hidup sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Heru. “Karena itu, kami percaya keberadaan perusahaan harus mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Menurut Heru, dukungan terhadap pengembangan wisata kuliner di RTH tersebut diharapkan membuat pelaku UMKM semakin berkembang, aktivitas ekonomi lokal semakin bergeliat, serta kawasan publik menjadi lebih nyaman dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan. Dengan demikian, keberadaan ruang publik tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas komunal, tetapi juga menjadi ruang gerak usaha yang lebih terarah.

Melalui program ini, ASDP menyiapkan sarana penunjang usaha bagi sembilan pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan RTH Desa Ketapang. Bantuan tersebut diharapkan meningkatkan kenyamanan pengunjung, memperkuat produktivitas usaha, sekaligus menghadirkan kawasan wisata kuliner yang lebih tertata sebagai pusat aktivitas masyarakat.

General Manager Cabang Ketapang ASDP Arief Eko menjelaskan bahwa selama ini RTH Desa Ketapang telah menjadi ruang publik sekaligus sentra kuliner yang dikelola masyarakat setempat. Namun, keterbatasan fasilitas pendukung membuat potensi kawasan tersebut belum berkembang secara optimal, baik dalam hal kenyamanan pengunjung maupun peningkatan pendapatan pelaku usaha.

Arief menegaskan dukungan yang diberikan ASDP diharapkan menjadi dorongan agar kawasan tersebut bertumbuh menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang lebih representatif. Ia mengatakan, “Melalui dukungan yang diberikan ASDP, kami berharap kawasan ini dapat tumbuh menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang lebih representatif, sekaligus memperkuat daya tarik wisata lokal di wilayah Ketapang,” kata Arief. “Ketika ruang publik semakin berkualitas, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat yang menggantungkan usahanya di kawasan ini,” lanjut Arief.

Program ini juga dimaknai sebagai bagian dari komitmen ASDP terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Terutama, dukungan diarahkan pada Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pemberdayaan UMKM serta penciptaan peluang ekonomi bagi masyarakat, serta Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui penguatan fungsi ruang publik yang inklusif, aman, dan nyaman.

Dengan implementasi TJSL yang konsisten, ASDP terus memperkuat perannya sebagai BUMN yang tidak hanya menghubungkan wilayah melalui layanan penyeberangan, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat. Dalam konteks lintasan penyeberangan Gilimanuk–Ketapang, penguatan ekosistem lokal diposisikan sebagai kelanjutan dari fokus layanan dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Melalui pembangunan ruang publik yang produktif dan pemberdayaan UMKM setempat, ASDP berharap program ini ikut mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Pada akhirnya, kawasan RTH Desa Ketapang diharapkan mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan, sekaligus memperkuat daya tarik wisata kuliner yang dikelola secara langsung oleh pelaku usaha lokal.