Olahraga

Aturan Baru Super League 2026-2027: Tiap Klub Wajib Punya Asisten Pelatih Lokal

×

Aturan Baru Super League 2026-2027: Tiap Klub Wajib Punya Asisten Pelatih Lokal

Sebarkan artikel ini
Aturan Baru Super League Musim Depan: Tiap Klub Harus Punya Asisten Pelatih Lokal Bola 20 Juni 2026
Ilustrasi: Aturan Baru Super League Musim Depan: Tiap Klub Harus Punya Asisten Pelatih Lokal

jurnalistik.co.id – I.League menetapkan regulasi baru untuk kompetisi Super League musim 2026-2027. Salah satu poin utama aturan tersebut adalah kewajiban menghadirkan asisten pelatih lokal dalam struktur kepelatihan teknis setiap klub.

Kebijakan ini disampaikan oleh Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra. Menurutnya, ketentuan baru itu berlaku untuk seluruh peserta Super League.

Fokus pengaturan terutama diarahkan kepada klub yang menggunakan pelatih kepala asing. Dengan begitu, komposisi staf kepelatihan teknis tim tidak lagi hanya ditentukan oleh pilihan pelatih kepala semata, melainkan juga memperhatikan unsur pelatih lokal di jajaran staf teknis.

Terkait kualifikasi pelatih kepala, Asep menegaskan tidak ada perubahan dalam regulasi yang ditetapkan. Ia menyampaikan bahwa persyaratan lisensi tetap mengacu pada standar yang sebelumnya sudah digunakan.

“Dari sisi ofisial tim, tidak ada perubahan terkait persyaratan pelatih kepala.” Pernyataan itu disampaikan Asep Saputra kepada awak media, termasuk BolaSport.com.

Ia menambahkan, standar yang dipakai juga tidak bergeser. “Standarnya tetap sama, yakni harus memiliki lisensi AFC Pro atau yang setara,” kata Asep Saputra kepada awak media.

Artinya, klub tetap dimungkinkan untuk menunjuk pelatih lokal maupun asing selama memenuhi syarat lisensi sesuai ketentuan kompetisi. Dengan catatan, penekanan baru kemudian muncul pada komposisi staf kepelatihan di tingkat teknis tim.

Dalam regulasi terbaru, I.League mewajibkan setiap klub memasukkan unsur pelatih lokal ke dalam jajaran kepelatihan teknis. Ketentuan ini terutama berlaku bagi tim yang menempatkan pelatih kepala dari luar negeri.

Untuk kondisi tersebut, minimal satu asisten pelatih harus berasal dari Indonesia. Asisten pelatih lokal tersebut juga harus menjadi bagian dari staf teknis utama yang terlibat langsung dalam kebutuhan kepelatihan tim.

“Ada satu catatan yang kami sampaikan kepada seluruh klub Super League, yaitu dalam struktur kepelatihan teknis harus terdapat unsur pelatih lokal.” Asep menegaskan pesan itu sebagai bagian dari arahan kepada seluruh klub.

“Artinya, jika pelatih kepala berasal dari luar negeri, maka setidaknya salah satu asisten pelatih harus merupakan pelatih lokal,” ujar Asep Saputra. Penjelasan ini menegaskan hubungan langsung antara pilihan pelatih kepala dan syarat asisten pelatih.

Dengan aturan tersebut, klub yang memakai pelatih kepala asing tetap bisa menjalankan rencana kepelatihan mereka. Namun, mereka harus memastikan ada keterwakilan pelatih lokal yang duduk sebagai asisten pelatih dalam staf teknis utama.

Penguatan unsur pelatih lokal juga dipandang selaras dengan upaya membangun pengalaman dan pengetahuan kepelatihan dari level staf teknis. Dalam konteks pemberitaan, foto yang menyertai artikel menunjukkan asisten pelatih Persib Bandung, Igor Tolic.

Bagi klub peserta Super League 2026-2027, regulasi ini menjadi salah satu referensi penting dalam penyusunan struktur tim. Selain menjaga kepatuhan pada standar lisensi pelatih kepala, setiap klub juga perlu merancang komposisi asisten pelatih agar memenuhi kewajiban pelatih lokal yang ditetapkan I.League.

Ketentuan mengenai asisten pelatih lokal itu pada dasarnya menjadi bagian dari pengaturan struktur kerja di balik layar sebuah klub, terutama pada ranah kepelatihan teknis. Dengan adanya kewajiban tersebut, klub tidak hanya fokus pada siapa pelatih kepala, tetapi juga memastikan alur kerja staf yang menangani kebutuhan latihan tetap memiliki unsur lokal di dalamnya.

Untuk pelaksanaan di lapangan, kewajiban pelatih lokal disyaratkan masuk ke posisi asisten pelatih yang benar-benar terlibat dalam kebutuhan kepelatihan tim. Di saat yang sama, penguatan peran staf lokal tidak mengubah pijakan lisensi pelatih kepala, karena standar yang digunakan tetap mengacu pada lisensi AFC Pro atau kualifikasi yang setara sebagaimana ditegaskan Direktur Kompetisi.

Dalam pemberitaan, foto yang menyertakan asisten pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, ikut menegaskan bahwa peran pelatih lokal memang sudah hadir di ekosistem kepelatihan klub. Karena itu, menjelang Super League 2026-2027, rancangan komposisi staf menjadi perhatian penting agar setiap klub dapat memenuhi seluruh arahan regulasi, mulai dari pemenuhan standar lisensi hingga keterwakilan pelatih lokal pada jajaran asisten pelatih.