Bisnis & Ekonomi

Awal November, Bitcoin Berupaya Pulih ke US$78.300

×

Awal November, Bitcoin Berupaya Pulih ke US$78.300

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Masuki November Harga Bitcoin Mencoba Bangkit ke US$78.300 - Teknologi

jurnalistik.co.id – Awal November 2026 memperlihatkan pasar kripto yang sedang menimbang ulang risiko setelah insiden pencurian siber berskala rekor menimpa bursa kripto terbesar di dunia. Di tengah kekhawatiran skenario terburuk, Bitcoin justru menunjukkan tanda ketahanan dan bergerak berlawanan dengan tren penurunan yang sempat membayangi.

Pada perdagangan hari Senin, mata uang kripto pertama itu naik sekitar 1%. Pada pukul 13.00 waktu Singapura, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$78.300, sebuah level yang menegaskan adanya upaya pemulihan meski sentimen sempat tertekan.

Pergerakan tersebut juga terjadi setelah periode pelemahan singkat. Harga Bitcoin turun sekitar 4% dari level tertinggi yang dicatat pada hari Kamis sebelum Binance mengumumkan peretasan yang akhirnya berdampak pada dana pengguna senilai US$6,3 miliar.

Dalam narasi pasar, “ketahanan” Bitcoin banyak dikaitkan dengan cara Binance merespons kejadian tersebut. Sejak awal, bursa tersebut berjanji akan menanggung seluruh kerugian, dan janji itu menjadi bagian penting dari alasan pedagang tidak langsung mengambil langkah panik.

Kepercayaan terhadap komitmen perusahaan tercermin dalam perilaku harga yang relatif stabil, terutama saat periode akhir pekan. Caroline Mauron, salah satu pendiri Orbit Markets, menilai bahwa ketenangan pergerakan pasar tidak muncul begitu saja, melainkan karena ada keyakinan yang terbentuk dari respons Binance.

“Bitcoin yang tetap stabil selama akhir pekan pada dasarnya merupakan bentuk kepercayaan terhadap pernyataan Binance. Pasar jelas yakin bahwa Binance memiliki dana yang cukup untuk menanggung kerugian tersebut,” kata Caroline Mauron, salah satu pendiri Orbit Markets.

Dengan kondisi itu, fokus pelaku pasar beralih dari sekadar mengevaluasi dampak peretasan menuju penilaian apakah mekanisme penjaminan kerugian mampu meredam kepanikan. Janji penanggungan kerugian menjadi semacam jangkar psikologis, sementara pedagang menunggu proses yang menyusul setelah pengumuman peretasan.

Dari sudut pandang dinamika harga, lonjakan sekitar 1% pada hari Senin menunjukkan adanya upaya “menahan” penurunan yang sebelumnya sempat lebih kuat. Walaupun harga masih berada dalam bayang-bayang koreksi dari puncak hari Kamis, pergerakan menuju US$78.300 memperlihatkan minat beli yang cukup bertahan untuk sementara waktu.

Meski begitu, pasar tetap memegang pelajaran dari peristiwa tersebut: peretasan dengan nilai dana pengguna US$6,3 miliar tidak hanya menguji infrastruktur bursa, tetapi juga menguji keyakinan pelaku terhadap kesiapan pihak terkait. Pada fase awal November ini, komitmen Binance menjadi faktor yang dipandang dapat mengimbangi ketakutan, sehingga Bitcoin tidak terus melemah dan justru mencoba pulih di kisaran US$78.300.

Di fase awal November ini, respons pasar terlihat bukan hanya dari arah pergerakan, tetapi dari cara pelaku menimbang informasi yang baru muncul. Setelah kejadian pencurian siber yang mengguncang bursa besar, perhatian pasar bergeser dari respons emosional menjadi evaluasi yang lebih terukur: seberapa cepat pihak terkait dapat menjelaskan langkah penanganan dan sejauh mana janji penanggungan dapat diterjemahkan ke tindakan nyata.

Stabilisasi yang kemudian muncul—terutama ketika akhir pekan berlalu tanpa gejolak berarti—mencerminkan bahwa komunikasi perusahaan turut membentuk ekspektasi pedagang. Dalam pandangan Caroline Mauron, ketenangan itu terkait dengan keyakinan yang terbentuk dari cara Binance merespons, sehingga pergerakan harga tidak sepenuhnya mengikuti ketakutan awal yang sempat memicu skenario terburuk.

Pada saat yang sama, lonjakan mendekati 1% pada Senin menjadi sinyal bahwa tekanan jual tidak langsung mendominasi. Meski koreksi dari puncak hari Kamis masih terasa sebagai batas psikologis, pergerakan menuju kisaran US$78.300 menunjukkan adanya upaya pemulihan bertahap. Dengan kata lain, pasar tampak memberi ruang bagi mekanisme penjaminan kerugian untuk meredam kepanikan, sambil tetap menunggu perkembangan setelah pengumuman peretasan.

Karena nilai dana pengguna yang terdampak disebut mencapai US$6,3 miliar, setiap penilaian berikutnya juga akan diuji oleh kredibilitas proses penanggungan tersebut. Ketika pedagang mempertimbangkan apakah janji sanggup menahan kekhawatiran, harga yang relatif bertahan memberi petunjuk bahwa “jangkar psikologis” dari komitmen Binance belum sepenuhnya terlepas. Dalam konteks itu, Bitcoin berupaya pulih di tengah sentimen yang sempat tertekan.