Bisnis & Ekonomi

Emas Antam Menguat Rp 87.000 dalam Sepekan, Tembus Rp 2,69 Juta per Gram

×

Emas Antam Menguat Rp 87.000 dalam Sepekan, Tembus Rp 2,69 Juta per Gram

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Harga Emas Antam Naik Rp 87.000 dalam Sepekan, Tembus Rp 2,69 Juta

jurnalistik.co.id – Harga emas Antam menunjukkan tren penguatan sepanjang sepekan terakhir dan berada di level Rp 2,69 juta per gram. Pergerakannya tidak lurus: ada hari-hari ketika harga bergerak turun sebelum kembali menguat.

Data pergerakan ini mengacu pada catatan di laman resmi Logam Mulia. Dalam rentang 3 Agustus hingga 9 Agustus 2026, harga jual emas dan harga buyback masing-masing mengalami beberapa kali perubahan harian.

Pada Senin (3/8/2026), harga emas Antam ukuran 1 gram naik Rp 7.000 per gram. Dari Rp 2.603.000, harga bergerak ke Rp 2.610.000, sementara harga buyback juga naik Rp 11.000 per gram dari Rp 2.368.000 menjadi Rp 2.379.000.

Memasuki Selasa (4/8/2026), harga emas kembali melemah. Harga turun Rp 7.000 per gram dari Rp 2.610.000 menjadi Rp 2.603.000, dan buyback ikut turun Rp 5.000 per gram dari Rp 2.379.000 ke Rp 2.374.000.

Pada Rabu (5/8/2026), pola pelemahan berlanjut. Harga emas turun Rp 4.000 per gram dari Rp 2.603.000 menjadi Rp 2.599.000, sedangkan buyback turun Rp 4.000 per gram dari Rp 2.374.000 menjadi Rp 2.370.000.

Perubahan arah terjadi pada Kamis (6/8/2026) ketika harga emas menguat tajam. Harga naik Rp 80.000 per gram dari Rp 2.599.000 menjadi Rp 2.679.000, dan buyback melonjak Rp 120.000 per gram dari Rp 2.370.000 ke Rp 2.490.000.

Pada Jumat (7/8/2026), kenaikan tersebut terkoreksi. Harga emas turun Rp 29.000 per gram dari Rp 2.679.000 menjadi Rp 2.650.000, sementara buyback turun Rp 29.000 per gram dari Rp 2.490.000 ke Rp 2.461.000.

Sabtu (8/8/2026) menjadi hari pemulihan setelah koreksi. Harga emas naik Rp 40.000 per gram dari Rp 2.650.000 menjadi Rp 2.690.000, dan buyback ikut naik Rp 50.000 per gram dari Rp 2.461.000 ke Rp 2.511.000.

Hingga Minggu (9/8/2026), harga emas Antam ukuran 1 gram bertahan pada level Rp 2.690.000 per gram. Pada saat yang sama, harga buyback juga tetap di Rp 2.511.000.

Secara akumulasi, sepanjang sepekan terakhir harga jual emas Antam naik Rp 87.000 dari Rp 2.603.000 menjadi Rp 2.690.000. Sementara itu, harga buyback bergerak naik Rp 143.000, yakni dari Rp 2.368.000 ke Rp 2.511.000.

Dengan demikian, dalam periode yang sama terlihat beberapa kali pergantian arah pergerakan—mulai dari kenaikan di awal pekan, berlanjut ke pelemahan pada dua hari berikutnya, kemudian terjadi lonjakan pada Kamis, disusul koreksi pada Jumat, sebelum harga kembali menguat pada Sabtu dan bertahan hingga Minggu.

Jika dilihat lebih dekat, pergerakan harga jual emas Antam dan harga buyback cenderung bergerak searah, meski besarnya perubahan harian tidak selalu sama. Pada Kamis, misalnya, lonjakan harga jual diikuti peningkatan buyback yang bahkan lebih besar, sehingga selisih antara keduanya ikut berubah. Pola yang sama juga tampak saat hari-hari berikutnya terjadi koreksi: penurunan pada Jumat membuat buyback ikut turun, lalu berbalik menguat kembali pada Sabtu sebelum kembali stabil pada Minggu.

Dinamika tersebut menunjukkan bahwa pergerakan sepanjang pekan bukan sekadar tren naik turun yang seragam, melainkan rangkaian pembalikan arah dalam waktu singkat. Setelah kenaikan di awal pekan, pelemahan dua hari berikutnya menggambarkan adanya jeda sebelum harga kembali menemukan momentum. Ketika harga sempat melonjak tajam, koreksi berikutnya mengindikasikan adanya penyesuaian harga yang berlangsung cepat, namun pemulihan tetap terjadi pada hari setelahnya. Dengan kata lain, penguatan yang tercatat saat akhir pekan lebih kuat nilainya karena melewati fase koreksi, bukan datang dalam satu gerakan yang stabil sejak awal.