Bisnis & Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini, 21 September 2026: Rp2.628.000/gram Turun Rp10.000

×

Harga Emas Antam Hari Ini, 21 September 2026: Rp2.628.000/gram Turun Rp10.000

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini, Senin 21 September 2026 - Market

jurnalistik.co.id – Pada Senin, 21 September 2026, harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) berada pada level yang lebih rendah dibanding perdagangan sebelumnya.

Dalam penetapan hari ini, emas Antam dibanderol Rp2.628.000 per gram.

Angka tersebut turun Rp10.000 dari harga pada hari sebelumnya.

Bagi yang mengikuti pergerakan pembelian kembali (buyback), Antam juga menetapkan harga pembelian kembali di Rp2.463.000 per gram.

Nilai buyback tersebut ikut mengalami penurunan sebesar Rp10.000 dibandingkan sesi sebelumnya.

Harga jual dan harga buyback

Pergerakan harian kali ini menunjukkan penurunan pada dua komponen harga yang umum menjadi acuan pelaku pasar.

Selain harga jual emas batangan, harga buyback turut ditetapkan pada level Rp2.463.000 per gram.

Dengan perubahan sebesar Rp10.000 pada keduanya, perbedaan nominal antara harga jual dan buyback tetap mengacu pada skema penetapan harian yang berlaku.

Untuk perdagangan Senin ini, harga emas Antam yang berlaku adalah Rp2.628.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback yang menyertai periode yang sama berada di Rp2.463.000 per gram.

Penyesuaian tersebut menjadikan harga hari ini bergerak turun, baik dari sisi harga jual maupun harga pembelian kembali.

Kondisi emas di pasar global

Di level dunia, harga emas juga melemah pada pagi ini.

Pada pasar spot, emas turun 0,38% menjadi US$4.367 per troy ons.

Penurunan itu dicatat pada pukul 07:55 WIB.

Pergerakan emas dunia yang melemah pada saat yang sama memberikan gambaran bahwa sentimen pasar berjalan seiring dengan pergerakan harga internasional.

Dengan demikian, aktivitas perdagangan emas pada hari ini tidak hanya dibaca dari angka di pasar domestik, tetapi juga dari perkembangan yang terjadi pada harga acuan global.

Untuk konteks perbandingan, penurunan harga emas dunia sebesar 0,38% tercermin dari nilai spot yang turun ke level US$4.367 per troy ons.

Jam pembaruan yang tercantum, yakni 07:55 WIB, menunjukkan kapan pergerakan tersebut dipantau pada sesi pagi.

Ringkasan informasi yang perlu diperhatikan

Jika mengikuti pembaruan harian harga emas Antam, titik yang biasanya menjadi perhatian adalah harga jual per gram serta harga buyback per gram.

Pada 21 September 2026, harga jual ditetapkan di Rp2.628.000 per gram.

Sementara harga buyback berada pada Rp2.463.000 per gram.

Perubahan hari ini masing-masing sebesar penurunan Rp10.000, baik pada harga jual maupun buyback.

Dengan berjalannya perdagangan, pembacaan terhadap angka-angka tersebut membantu merangkum posisi harga saat ini secara langsung.

Di saat yang sama, catatan pasar global memperlihatkan bahwa harga emas spot juga berada di wilayah melemah, yaitu turun 0,38% menjadi US$4.367 per troy ons pada 07:55 WIB.

Gabungan dua informasi tersebut memberi gambaran lengkap mengenai pembaruan harga yang berlaku pada Senin, 21 September 2026.

Penurunan yang terjadi pada perdagangan Senin ini tercermin dari penyesuaian dua acuan sekaligus. Harga jual emas batangan Antam ditetapkan di Rp2.628.000 per gram, sementara buyback berada di Rp2.463.000 per gram. Selisih di antara keduanya tetap mengikuti pola penetapan harian yang berlaku.

Dari sisi perbandingan periode, angka hari ini berada di bawah level perdagangan sebelumnya karena masing-masing komponen bergerak turun Rp10.000. Perubahan serupa pada harga jual dan harga buyback membuat pembacaan pasar lebih terarah, sebab pelaku yang memantau kedua nilai tersebut dapat melihat arah penyesuaian secara paralel.

Di saat bersamaan, pelemahan juga terlihat pada indikator global. Emas spot turun 0,38% menjadi US$4.367 per troy ons pada pukul 07:55 WIB. Sinkronisasi antara melemahnya harga internasional dan penyesuaian domestik pada Senin ini memperkuat gambaran bahwa pembaruan harga tidak hanya berdasar pergerakan di pasar lokal, tetapi juga merespons perkembangan pada harga acuan dunia.