Bisnis & Ekonomi

Franky Oesman Widjaja Mundur sebagai Presiden Komisaris DSSA Grup Sinar Mas

×

Franky Oesman Widjaja Mundur sebagai Presiden Komisaris DSSA Grup Sinar Mas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Franky Oesman Widjaja Mundur dari Emiten Tambang Grup Sinar Mas - Market

jurnalistik.co.id – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengumumkan menerima pengunduran diri Franky Oesman Widjaja dari jabatannya sebagai presiden komisaris pada emiten tambang, energi, dan infrastruktur Grup Sinar Mas.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah keputusan perseroan disepakati dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 10 September 2026.

Dalam rangka RUPSLB tersebut, DSSA juga menetapkan sejumlah ketetapan terkait pertanggungjawaban pengawasan dalam periode berjalan.

Perseroan menyebutkan keputusan persetujuan dilakukan dengan mekanisme yang memperhatikan laporan keuangan konsolidasian perseroan. Perseroan menyatakan memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya atas tindakan pengawasan yang telah dilakukan sejak 1 Januari 2026, sepanjang tindakan tersebut tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian dan tidak bertentangan atau melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pengunduran diri Franky Oesman Widjaja kemudian mendapat persetujuan dari para pemegang saham dalam RUPSLB.

“Menyetujui untuk menerima pengunduran diri Bapak Franky Oesman Widjaja selaku presiden komisaris perseroan,” sebagaimana dikutip melalui pengumuman ringkasan risalah RUPSLB, dikutip Sabtu (12/9/2026).

Selain perubahan pada posisi presiden komisaris, RUPSLB yang sama juga memuat keputusan terkait perubahan pada anggota direksi perseroan.

Dalam kesempatan tersebut, DSSA menyetujui untuk menerima pengunduran diri David Fernando Audy sebagai direktur.

Setelah pengunduran diri tersebut diterima, perseroan melanjutkan keputusan pengalihan peran David Fernando Audy ke posisi presiden komisaris.

DSSA menyatakan menyetujui pengangkatan David Fernando Audy sebagai presiden komisaris perseroan, menggantikan Franky Oesman Widjaja.

Susunan dewan komisaris dan direksi

Dengan keputusan pengangkatan tersebut, komposisi anggota dewan komisaris dan direksi DSSA disesuaikan sebagaimana hasil persetujuan pada RUPSLB tanggal 10 September 2026.

Langkah tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan Franky Oesman Widjaja sebagai presiden komisaris, sekaligus memulai peran David Fernando Audy pada posisi yang sama.

Perubahan susunan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda yang dibahas dalam RUPSLB, sesuai dengan ringkasan risalah yang telah diumumkan perseroan.

Pengumuman perseroan yang mengonfirmasi penerimaan pengunduran diri Franky Oesman Widjaja dan penetapan pergantian jabatan itu disampaikan pada 12 September 2026.

Dengan demikian, DSSA menegaskan bahwa keputusan terkait perubahan jabatan di jajaran komisaris dan direksi telah melalui persetujuan pemegang saham dalam rapat luar biasa, serta diikuti penyesuaian susunan organ perseroan sesuai ketetapan yang diputuskan.

Pada rapat umum pemegang saham luar biasa itu, perseroan memaparkan bahwa persetujuan yang diberikan oleh para pemegang saham berkaitan dengan pengambilan keputusan yang terstruktur, termasuk penerimaan pengunduran diri dari jabatan yang sedang diemban, serta penyesuaian peran dalam organ perseroan.

Selain aspek pergantian pejabat, DSSA juga menegaskan adanya keputusan terkait pertanggungjawaban pengawasan pada periode berjalan. Pelunasan dan pembebasan tanggung jawab diberikan dengan syarat keputusan tersebut tetap selaras dengan apa yang termuat dalam laporan keuangan konsolidasian perseroan serta tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam uraian ringkasan risalah yang disampaikan, perseroan menyebutkan bahwa penerimaan pengunduran diri Franky Oesman Widjaja sebagai presiden komisaris memperoleh persetujuan dari pemegang saham. Dengan keputusan tersebut, posisi yang ditinggalkan kemudian diarahkan untuk dialihkan melalui mekanisme penetapan pergantian jabatan yang sama.

Selanjutnya, perubahan tidak hanya menyangkut jabatan presiden komisaris, tetapi juga meliputi penataan ulang pada anggota direksi. Pengunduran diri David Fernando Audy selaku direktur diterima, sebelum perannya ditetapkan untuk bergeser ke posisi presiden komisaris menggantikan Franky Oesman Widjaja.

Perseroan juga menggarisbawahi bahwa penyesuaian susunan dewan komisaris dan direksi mengikuti hasil persetujuan RUPSLB tanggal 10 September 2026. Langkah penataan tersebut kemudian diumumkan kembali kepada publik pada 12 September 2026 sebagai konfirmasi atas penerimaan pengunduran diri serta perubahan jabatan dalam jajaran perseroan.