jurnalistik.co.id – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) menyatakan telah menyelesaikan tahapan pengambilalihan saham pada tiga entitas jasa keuangan, yakni PT Maybank Sekuritas Indonesia (MSI), PT Maybank Asset Management (MAM), dan PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia (AEII). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari realisasi struktur Maybank Indonesia sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK).
Proses pengambilalihan tersebut berjalan setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setelah tahapan resmi dinyatakan tuntas, Maybank Indonesia kini mulai beroperasi sebagai Grup Keuangan Terintegrasi, dengan mengonsolidasikan layanan di bawah payung perusahaan induk.
Perubahan operasional ini menempatkan Maybank Indonesia sebagai pengendali yang menyatukan layanan jasa keuangan melalui beberapa entitas lain. Selain Maybank Indonesia (Bank/PIKK), grup tersebut melibatkan MSI, MAM, Asuransi Etiqa, Maybank Finance, serta Wahana Ottomitra Multiartha/WOM.
Penasihat manajemen menilai pengoperasian sebagai grup terintegrasi menjadi prasyarat untuk memperkuat kemampuan Maybank di Indonesia. Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menyebut langkah tersebut sebagai hal penting dalam memperluas kapasitas layanan kepada nasabah.
Steffano menyampaikan bahwa integrasi ini memperbesar cakupan solusi yang bisa diakses nasabah, karena berbagai kapabilitas kini tersusun lebih saling terhubung dalam satu ekosistem. Pernyataan itu ia sampaikan dalam keterangan resmi pada Senin (14/9/2026).
āDengan beragam kapabilitas yang kini semakin terintegrasi, nasabah dapat mengakses rangkaian solusi keuangan Maybank yang lebih lengkap dalam satu ekosistem, mulai dari layanan perbankan, investasi, wealth management, asuransi hingga berbagai solusi keuangan non-bank,ā ujar Steffano dalam keterangan resmi, Senin (14/9/2026).
Berita Terkait
Lebih lanjut, Steffano menuturkan bahwa integrasi layanan juga dimaksudkan untuk mendorong penguatan sinergi antarbadan usaha anggota. Menurutnya, setiap entitas dapat mengoptimalkan kekuatan dan keahlian masing-masing untuk menghadirkan solusi yang lebih komprehensif bagi nasabah serta pemangku kepentingan.
Dari sisi operasional, integrasi layanan tersebut bukan hanya menyatukan beragam lini bisnis, tetapi juga membantu mempertegas koordinasi di dalam grup. Dengan cara itu, kebutuhan nasabah dapat dipenuhi melalui rangkaian produk dan layanan yang saling melengkapi, dari kebutuhan perbankan harian hingga pengelolaan kebutuhan keuangan yang lebih spesifik.
Maybank Indonesia juga menegaskan dukungan konektivitas regional Maybank Group sebagai salah satu penguat bagi ekosistem yang dibangun. Konektivitas ini diharapkan memberikan akses kepada nasabah terhadap rangkaian solusi keuangan yang lebih luas dan tetap terhubung di kawasan.
Sebagai bagian dari arah strategi grup, integrasi layanan keuangan Maybank Indonesia disebut sejalan dengan perwujudan strategi ROAR30 Maybank Group. Strategi tersebut diarahkan untuk memperkuat posisi Maybank sebagai grup jasa keuangan terkemuka di ASEAN, sambil menegaskan konsistensi terhadap misi āHumanising Financial Servicesā yang berorientasi pada kebutuhan nasabah.
Dengan beroperasinya Maybank Indonesia sebagai Grup Keuangan Terintegrasi setelah restu OJK dan selesainya pengambilalihan tiga entitas, perusahaan menempatkan pembenahan struktur sebagai fondasi layanan yang lebih terintegrasi. Melalui MSI, MAM, Asuransi Etiqa, Maybank Finance, dan WOM, Maybank Indonesia menyiapkan tata kelola yang memungkinkan rangkaian solusi keuangan disajikan lebih menyeluruh bagi nasabah.
Setelah tahapan pengambilalihan saham dinyatakan selesai secara resmi, fokus pengelolaan bergeser pada bagaimana layanan lintas entitas dapat berjalan sebagai satu kesatuan yang lebih terkoordinasi. Dalam kerangka tersebut, Maybank Indonesia ditempatkan sebagai pengendali yang mengarahkan penyatuan lini bisnis, sehingga MSI, MAM, serta Asuransi Etiqa dapat diintegrasikan dalam strategi grup yang sama.
Penerapan grup keuangan terintegrasi ini juga dimaksudkan untuk memperjelas arah sinergi yang dibangun antarentitas anggota. Dengan penguatan keterhubungan antar-kapabilitas, perusahaan berharap solusi bagi nasabah menjadi lebih menyeluruh, mulai dari kebutuhan perbankan hingga layanan investasi, wealth management, dan asuransi, sekaligus tetap sejalan dengan strategi ROAR30 serta misi āHumanising Financial Servicesā.












