Otomotif

BYD Tech Culture Fest Medan: Inovasi Mobil Listrik di Sumatera

0
×

BYD Tech Culture Fest Medan: Inovasi Mobil Listrik di Sumatera

Sebarkan artikel ini
BYD Tech Culture Fest Medan: Inovasi Mobil Listrik di Sumatera Otomotif 4 Juni 2026
Ilustrasi: BYD Tech Culture Fest Medan: Inovasi Mobil Listrik di Sumatera

jurnalistik.co.id – BYD menggelar BYD Tech Culture Fest di Medan pada 3–7 Juni 2026. Festival ini berlangsung di area parkir Lotte Grosir Medan, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

Presiden Direktur BYD Indonesia, Eagle Zhao, menyampaikan bahwa setelah sukses diselenggarakan di Jakarta, Medan menjadi kota pertama di pulau Sumatera yang didatangi kegiatan tersebut. “Hari ini menjadi momen yang istimewa bagi kami. Setelah sukses diselenggarakan di Jakarta, Medan menjadi kota pertama di pulau Sumatera,” kata Eagle saat memberikan pidato di podium, pada Kamis (4/6/2026).

Dalam kesempatan itu, BYD mengundang masyarakat untuk mengenal lebih dekat ekosistem teknologi BYD. Eagle menjelaskan bahwa di balik kendaraan BYD terdapat berbagai inovasi yang terus dikembangkan, termasuk teknologi Dual Mode serta dukungan dari EV Platform 3.0.

Ia menekankan bahwa teknologi yang diperkenalkan tidak hanya berhenti pada penampilan, tetapi juga bisa dirasakan langsung oleh pengunjung. Eagle mengatakan, “Kami mengajak anda untuk tidak hanya melihat tetapi juga merasakan teknologi tersebut melalui aktivitas dan sesi test drive yang tersedia hari ini,” saat menyampaikan pidato pada kesempatan yang sama.

Dual Mode dan ekosistem teknologi BYD

Eagle menyebutkan teknologi Dual Mode (DM) sebagai bagian dari performa yang dikembangkan. Di samping itu, BYD juga menyoroti aspek efisiensi energi pada mobil listrik atau Electric Vehicle (EV), termasuk melalui EV Platform 3.0. Menurutnya, faktor keamanan pun menjadi salah satu standar keselamatan terbaik.

BYD Tech Culture Fest juga diposisikan sebagai bagian dari perjalanan nasional yang akan terus dilakukan ke berbagai kota di Indonesia. Eagle menyampaikan arah kegiatan ini dimulai dari Jakarta hingga Sumatera, lalu melintasi Jawa, agar semakin banyak masyarakat bisa mengenal, mencoba, serta merasakan langsung masa depan mobilitas berkelanjutan.

Festival untuk kebersamaan keluarga

Lebih dari sekadar mengenalkan teknologi, Eagle menyampaikan festival ini juga diarahkan menjadi ruang yang mempertemukan inovasi dengan kebersamaan. Pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas keluarga, menikmati areal bermain anak, serta melihat beragam kuliner lokal.

Eagle berharap pengunjung dapat memperoleh pengalaman yang menyenangkan bersama keluarga dan orang terdekat. “Kami berharap pengunjung dapat menikmati pengalaman yang menyenangkan bersama keluarga dan orang terdekat. Karena bagi kami kemajuan teknologi harus dapat dinikmati semua orang,” ujarnya.

Dalam pidatonya, Eagle juga menyoroti relevansi teknologi BYD terhadap kebutuhan masyarakat. “Tantangan yang sangat besar hari ini, kemacetan, perjalanan harian yang semakin panjang hingga biaya bahan bakar yang terus meningkat,” kata Eagle.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan kendaraan baru, tetapi juga solusi mobilitas yang efisien dan sesuai kebutuhan. Dengan kata lain, BYD memposisikan teknologi sebagai jawaban atas problem keseharian yang dihadapi banyak orang.

BYD di Indonesia sejak 2024

Eagle menyampaikan bahwa BYD hadir di Indonesia sejak tahun 2024. Baginya, BYD tidak hanya hadir sebagai produsen kendaraan, tetapi juga sebagai mitra dalam mendukung transformasi industri kendaraan energi baru di Indonesia.

Selama penyelenggaraan acara pada 3–7 Juni 2026, BYD menempatkan kegiatan pengenalan teknologi sebagai bagian yang bisa langsung diikuti pengunjung, bukan sekadar penjelasan di ruang presentasi. Eagle menegaskan bahwa pengalaman tersebut disiapkan melalui aktivitas serta sesi test drive yang tersedia di lokasi, sehingga peserta dapat memahami bagaimana inovasi BYD bekerja dalam konteks mobilitas sehari-hari.

Dari sisi suasana acara, BYD Tech Culture Fest juga diarahkan agar menjadi momen yang ramah untuk keluarga. Selain ruang untuk menikmati berbagai aktivitas bersama, pengunjung bisa memanfaatkan area bermain anak dan menyempatkan diri mencicipi kuliner lokal yang ikut meramaikan rangkaian kegiatan di Medan.

Lebih jauh, Eagle mengaitkan teknologi BYD dengan tantangan yang banyak dirasakan masyarakat, mulai dari kemacetan hingga perjalanan harian yang semakin panjang, serta tekanan biaya bahan bakar yang terus meningkat. Dalam pandangannya, kebutuhan tersebut menuntut solusi mobilitas yang lebih efisien dan relevan, sekaligus sejalan dengan posisi BYD di Indonesia sejak 2024 sebagai mitra mendukung transformasi industri kendaraan energi baru.