jurnalistik.co.id – Akhir pekan ini cuaca terasa lebih sejuk di sebagian wilayah Inggris, namun gelombang panas belum berakhir. Peringatan kesehatan terkait panas masih berlaku di hampir seluruh wilayah Inggris, sehingga imbauan tetap perlu diikuti.
Perkembangan cuaca dipengaruhi penguatan angin dari timur laut. Perubahan angin ini membuat titik-titik terpanas bergeser dari kawasan Inggris tenggara ke arah barat, mencakup West Midlands dan sebagian South East Wales.
Di hari Jumat, suhu di beberapa lokasi mencapai rekor. Suhu tertinggi di Inggris bahkan melewati 35C, dan itu tercatat sebagai rekor untuk jumlah hari bersuhu 35C ke atas dalam satu tahun kalender.
Catatan suhu menunjukkan pada 2026, total hari dengan suhu minimal 35C sudah mencapai enam hari. Sementara itu, total hari dengan suhu 34C ke atas tercatat sembilan hari, juga menjadi rekor baru untuk kategori tersebut.
Gelombang panas juga mulai merambah wilayah utara. Pada periode yang sama, bagian-bagian di Skotlandia masuk ke kondisi gelombang panas setelah tiga hari berturut-turut mencatat suhu setidaknya 25C.
Peringatan kesehatan panas dan dampak pada air
Pihak otoritas kesehatan Inggris (UK Health Security Agency/UKHSA) masih mempertahankan peringatan kesehatan panas tingkat amber dan yellow di sejumlah besar wilayah Inggris. Peringatan tersebut berlaku hingga pukul 21:00 BST pada hari Minggu.
Di sisi lain, pembatasan penggunaan air juga diberlakukan. Lima perusahaan air mengumumkan larangan penggunaan selang (hosepipe bans) akibat kurangnya curah hujan dan meningkatnya kebutuhan air, dan dampaknya memengaruhi lebih dari lima juta orang.
Perkiraan suhu akhir pekan
Untuk menggambarkan besarnya penurunan rasa panas, pada Jumat suhu maksimum di Inggris tercatat 35,2C di Coton-in-the Elms, Derbyshire. Di Wales, suhu tertinggi mencapai 34,3C di Usk, Monmouthshire.
Di Skotlandia, suhu tertinggi tercatat 29,7C di Threave, Dumfries and Galloway. Sedangkan di Irlandia Utara, suhu puncak mencapai 27,4C di Killowen, County Down.
Pada Sabtu, wilayah yang berpotensi menjadi paling panas berada di West Midlands, South East Wales, serta sebagian Inggris bagian selatan. Suhu diperkirakan bisa mencapai hingga 33C.
Angin yang kencang dari timur laut membuat wilayah Inggris bagian timur merasakan penurunan suhu yang lebih jelas. Di sepanjang pesisir Laut Utara dari Northumberland hingga Suffolk, pada Sabtu langit berpotensi lebih berawan dan berkabut, tetapi pada Minggu diperkirakan jauh lebih cerah.
Skotlandia dan Irlandia Utara juga diprediksi mengalami lebih banyak awan. Untuk bagian Skotlandia timur, hujan lokal yang sempat muncul diperkirakan mereda pada Minggu, sehingga lebih banyak sinar matahari bisa terlihat.
Meskipun demikian, kisaran suhu pada periode ini cenderung lebih rendah. Pada kondisi terbaik, suhu diperkirakan berada di angka 23 atau 24C, sementara Skotlandia bagian timur akan terasa lebih dingin dibanding wilayah lain.
Memasuki Minggu, saat angin semakin menguat, suhu di Inggris dan Wales diperkirakan turun beberapa derajat lagi. Namun, di Inggris selatan, suhu masih berpeluang mencapai sekitar 30C.
Kapan gelombang panas benar-benar mereda
Berita Terkait
Perubahan suhu akhir pekan tidak berarti akhir dari gelombang panas. Secara prakiraan, kondisi panas diprediksi kembali menguat pada pekan depan, meski tidak seterasa pada tujuh hari sebelumnya.
Kriteria gelombang panas bahkan bisa terpenuhi di lebih banyak wilayah Inggris pada Rabu atau Kamis. Hal ini terkait posisi tekanan tinggi yang tetap berada di utara Inggris, sementara angin timur hingga timur laut berangsur melemah.
Selain itu, udara yang lebih hangat dari wilayah utara Prancis diperkirakan mendorong kembali menuju Inggris bagian selatan. Di wilayah inilah suhu diperkirakan kembali naik hingga kisaran 32 atau 33C.
Proyeksi saat ini memperkirakan ada wilayah di Inggris yang bisa mencapai suhu 30C atau lebih selama 12 hari berturut-turut. Meski begitu, potensi berakhirnya pola itu diperkirakan bisa terjadi pada akhir pekan berikutnya.
Peluang hujan dan kondisi udara lebih panjang
Untuk sebagian besar tempat, peluang hujan tidak besar. Tekanan udara rendah berada di sisi lain Selat Inggris, dan itu membuat bagian paling barat daya Inggris berpeluang mendapat beberapa hujan pada Senin.
Hujan-hujan tersebut diperkirakan mereda saat bergerak lebih jauh ke arah utara pada Selasa. Barulah pada akhir pekan, peluang hujan tampak meningkat, meski cenderung terbatas di wilayah selatan Inggris dan kemungkinan hanya terjadi dalam waktu singkat.
Sebagian besar curah hujan lebat diprakirakan jatuh di dekat benua, sementara tekanan tinggi kembali membangun melintasi Inggris mulai akhir pekan depan dari arah Atlantik. Kondisi itu cenderung membawa angin yang lebih sejuk, tetapi tidak diikuti hujan yang berarti.
Untuk pandangan lebih jauh, suhu kemungkinan tetap di atas rata-rata. Sejumlah hari panas masih diperkirakan terjadi, terutama di wilayah pusat, selatan, dan timur.
Kondisi cuaca yang cenderung kering diperkirakan cukup dominan, dengan hujan sesekali terutama mengenai wilayah utara. Dalam rilis prakiraan tiga bulan dari Met Office, curah hujan diperkirakan mendekati rata-rata untuk Juli, Agustus, dan September, meski variasinya besar antarwilayah.
Lonjakan larangan selang akibat kekeringan
Di kawasan selatan-tenggara Inggris, jutaan warga terdampak pembatasan penggunaan air. Anglian Water menerapkan larangan selang untuk pertama kalinya dalam satu dekade, berlaku bagi pelanggan di Inggris timur dan mulai pada pukul 01:00 BST pada Sabtu.
Southern Water juga memberlakukan larangan untuk sekitar satu juta rumah tangga yang dilayani di Hampshire dan Isle of Wight. South East Water telah lebih dulu menerapkan pembatasan mereka sendiri.
Pada Kamis, Cambridge Water mengumumkan larangan selang pertamanya dalam 30 tahun. Keputusan ini muncul seiring kekhawatiran berkurangnya curah hujan dan meningkatnya permintaan air.
Jika menengok pola curah hujan sebelumnya, musim dingin dari Desember 2025 hingga Februari 2026 tercatat memiliki curah hujan total 13% lebih tinggi dari rata-rata di seluruh Inggris. Namun, perbedaan antarwilayah cukup tajam: Inggris mengalami 42% lebih tinggi dari rata-rata, sementara Skotlandia tercatat 14% di bawah rata-rata.
Musim semi setelahnya justru mencatat penurunan, dengan curah hujan secara keseluruhan 14% di bawah rata-rata jangka panjang untuk Inggris. Polanya juga tidak merata: wilayah Inggris utara mencatat sekitar 90% dari rata-rata, sedangkan Inggris selatan hanya 50% dari rata-rata.
Di beberapa titik wilayah selatan-tenggara dan timur, curah hujan musiman berada pada kisaran sekitar sepertiga dari rata-rata. Suffolk tercatat 33%, Kent 33%, Essex 34%, Cambridgeshire 35%, dan City of London 36%.












