jurnalistik.co.id – Penyelidikan kepolisian terhadap jaringan peredaran kokain di Derby mendapati adanya intervensi yang tidak biasa: campur tangan dari musisi AS, 50 Cent, terkait pengajuan jaminan untuk seorang tersangka yang kemudian divonis panjang.
Dalam berkas perkara dan persidangan, rincian permintaan itu muncul setelah Abdirahiim Hassan dipenjara di Derby Crown Court pada Jumat, setelah dinyatakan bersalah atas keterlibatan dalam konspirasi memasok kokain kelas A serta kepemilikan properti kriminal berupa uang.
Tidak ada indikasi bahwa 50 Cent mengetahui kegiatan kriminal calon anggota rombongannya. Namun, surat yang ditujukan kepada hakim meminta kondisi penangguhan atau jaminan diubah agar Hassan dapat menjalankan peran operasional dalam tur Eropa rapper tersebut.
Vonis di Derby dan peran Hassan
Hassan, yang berusia 37 tahun dan tercatat berasal dari Benworth Road di Hammersmith and Fulham, London, dijatuhi hukuman 18 setengah tahun penjara. Ia juga dikenal dengan nama Samir.
Pengadilan menyebut Hassan sebagai bagian yang “substantially involved in national-level cocaine trafficking” dalam konteks Operasi Daybreak, ketika total sepuluh pria divonis dalam rangkaian perkara jaringan narkotika.
Di persidangan, jaksa menyampaikan bahwa bukti yang terungkap di persidangan menunjukkan sikap yang dinilai menyombong dan tidak jujur, dengan gambaran “staggering arrogance and comfortable dishonesty” ketika Hassan menggambarkan gaya hidup “jet-setting, entourage-type lifestyle, working for an A-list musician”.
Penangkapan saat mengambil uang dan keterkaitan jaringan
Panel juri mendengar bahwa Hassan ditangkap ketika ia melakukan perjalanan kereta ke Derby untuk kali keempat guna mengambil “substantial amounts of cash” dari Harminder Purewal.
Purewal berusia 47 tahun, tinggal di Bridge Gate Lane, Derby, dan dinilai menjadi pemasok besar. Pengadilan mengatakan Purewal menyiapkan pasokan narkotika untuk kelompok kejahatan terorganisir di Sinfin dan Chaddesden, yang kemudian menyuplai kokain dalam jumlah besar kepada para bandar.
Purewal sendiri dijatuhi hukuman 20 tahun setelah dinyatakan bersalah atas dua dakwaan konspirasi memasok kokain kelas A.
Uang tunai dalam rekening dan penilaian sebagai pencucian uang
Berdasarkan fakta yang diungkap penyidikan, Hassan menyetor ÂŁ150.000 dalam bentuk uang tunai ke rekening bank pribadinya pada rentang 2022 hingga 2025.
Saat polisi menggeledah rumahnya, ditemukan ÂŁ22.500 yang berada dalam kantong-kantong bermeterai panas (heat-sealed bags).
Berita Terkait
Assistant Chief Constable Ian Green dari East Midlands Special Operations Unit menilai Hassan bertindak sebagai “a money-launderer”.
Surat 50 Cent soal pengubahan jaminan
Surat yang ditandatangani 50 Cent dibuka dengan kalimat “My name is Curtis Jackson, known professionally as 50 Cent.” Surat itu kemudian memohon agar syarat jaminan Hassan diubah.
Permohonan tersebut dimaksudkan agar Hassan bisa menjalankan “a critical operational role” pada bagian tur Eropa Legacy Tour musim panas tahun lalu. Surat menyatakan bahwa Hassan bertanggung jawab atas operasional makanan dan minuman, termasuk mewakili merek 50 Cent, Sire Spirit, di sejumlah negara.
Dalam surat itu, 50 Cent menambahkan bahwa “Mr Hassan is an essential part of my international team,” serta menulis, “We will be flying private to all destinations”.
Reaksi penyidik dan penolakan hakim
Green menjelaskan bahwa penyidik pada awalnya skeptis terhadap dukungan yang datang dari 50 Cent, sebab hakim menolak permohonan jaminan tersebut.
Ia mengatakan kepada BBC bahwa ketika surat itu masuk, suasananya “quite a unique moment” dan tim merasa “a little bit shocked”. Green menambahkan, “You obviously think it’s fake to start with… it’s obviously one of those things you’ll never forget as part of an investigation.”
Meski demikian, penyidik menyatakan bahwa tim pembela kemudian menyerahkan foto dan video yang menunjukkan Hassan berada di pesawat pribadi serta menghadiri jadwal tur di AS.
Surat mitigasi untuk tahap vonis
Rapper itu juga menyerahkan surat lain untuk persidangan saat penjatuhan pidana sebagai bagian dari mitigasi Hassan.
Dalam surat tersebut, 50 Cent menyatakan bahwa ia “known and worked closely with him for many years, both professionally and personally”. Ia menulis: “I write as someone who has relied on him [Hassan] directly in my own business and who knows his character through years of firsthand experience.”
Ia juga menyampaikan, “I am aware of the matter that brings Mr Hassan before the court, and I do not write to minimize its seriousness. I write only to give the court an honest account of the man I have come to know through working alongside him over the years.”
Di bagian akhir surat, 50 Cent menyatakan bahwa “employment will be available” bagi Hassan setelah ia bebas, serta menambahkan bahwa “His experience, reliability and understanding of the work make him someone I would welcome back without hesitation.”












