Teknologi

CuspAI Resmi Luncurkan AI Materials Foundry, Himpun Pendanaan US$450 Juta dari Jeff Bezos Cs

×

CuspAI Resmi Luncurkan AI Materials Foundry, Himpun Pendanaan US$450 Juta dari Jeff Bezos Cs

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Punya Misi Khusus, CuspAI Himpun Dana dari Jeff Bezos Cs - Teknologi

jurnalistik.co.id – CuspAI, startup asal Inggris yang berdiri dua tahun, resmi meluncurkan AI Materials Foundry pada Senin. Langkah ini menargetkan percepatan riset bahan material untuk industri semikonduktor dan kebutuhan manufaktur terkait.

Pendanaan yang dikantongi perusahaan tersebut mencapai US$450 juta, melalui putaran pendanaan Seri B. Dengan modal itu, CuspAI ingin membuktikan bahwa kecerdasan buatan dapat meningkatkan proses yang selama ini menuntut energi sangat besar serta bergantung pada akses mineral langka.

Dalam pengumumannya, CuspAI menyebut AI Materials Foundry dibentuk sebagai koalisi yang beranggotakan lebih dari 48 pihak. Para anggotanya meliputi raksasa teknologi, perusahaan industri, serta lembaga penelitian dari lintas sektor.

Koalisi ini dirancang untuk menggabungkan sumber daya komputasi dan sumber daya ilmiah secara terpadu. Dengan penggabungan tersebut, CuspAI menempatkan fokus pada pengembangan perangkat lunak yang dapat membantu peneliti menemukan bahan baru.

Perangkat lunak tersebut diarahkan agar dapat mendukung produsen chip dan industri lain. Perubahan yang diharapkan adalah percepatan pengembangan bahan baru dengan biaya yang lebih rendah dibanding metode yang telah digunakan selama ini.

Beberapa nama yang disebut bergabung dalam koalisi itu antara lain Nvidia Corp., Meta Platforms Inc., dan Hyundai Motor Group. Kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut menunjukkan bahwa riset material berbasis AI tidak lagi dipandang sebagai proyek mandiri, melainkan ekosistem kolaboratif.

CuspAI sendiri berbasis di Cambridge, Inggris, dan membangun jaringan kerja untuk riset lintas lokasi. Perusahaan menyebut laboratorium akan didukung melalui kemitraan foundry yang melibatkan Cambridge, Singapura, serta wilayah Teluk San Francisco.

Chad Edwards, salah satu pendiri sekaligus CEO CuspAI, menyatakan sebagian besar dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk mendukung laboratorium-laboratorium tersebut. Menurutnya, kolaborasi akan berjalan bersama mitra foundry di tiga wilayah yang disebutkan.

Dalam konteks industri semikonduktor, tantangan besar yang dipandang perusahaan adalah kebutuhan energi yang sangat besar. Di saat yang sama, proses produksi juga memerlukan akses pada mineral langka, yang membuat ketersediaan dan skalabilitas menjadi faktor penting.

CuspAI melihat AI sebagai cara untuk membuat proses itu lebih efisien, terutama pada tahap pencarian material. Dengan perangkat lunak yang dapat membantu peneliti, perusahaan berharap siklus riset dapat berlangsung lebih cepat.

Riset yang lebih cepat diharapkan juga berdampak pada penurunan biaya. Untuk CuspAI, efisiensi ini menjadi bagian dari tujuan AI Materials Foundry sejak awal pembentukan koalisi.

Koalisi lebih dari 48 perusahaan dan lembaga penelitian memberi ruang untuk penggabungan kompetensi yang berbeda. Sumber daya komputasi yang tersedia dan kepakaran ilmiah masing-masing pihak diharapkan saling menguatkan dalam proses pengembangan bahan.

Dengan demikian, AI Materials Foundry diposisikan sebagai wadah yang mempertemukan sisi teknologi dan sisi riset material. Model kerja yang dibangun tidak hanya mengejar inovasi, tetapi juga mencoba menurunkan hambatan biaya serta waktu dalam riset.

Peluncuran pada Senin menegaskan bahwa CuspAI telah mengumpulkan keyakinan dan dukungan finansial dalam skala besar. Pendanaan hampir setengah miliar dolar itu menjadi pijakan untuk memperluas dukungan pada laboratorium dan kemitraan foundry yang disebut.

Bagi industri, fokus pada pembuatan bahan baru untuk produsen chip dan sektor lain menjadi titik utama yang ditonjolkan dalam program ini. Keberhasilan inisiatif semacam ini pada akhirnya akan bergantung pada seberapa efektif perangkat lunak dapat membantu peneliti mencapai terobosan material.

Dengan kombinasi koalisi lintas perusahaan, nilai pendanaan Seri B sebesar US$450 juta, serta rencana alokasi ke laboratorium di Cambridge, Singapura, dan Teluk San Francisco, CuspAI menempatkan AI sebagai akselerator proses riset. Langkah tersebut juga memperlihatkan bahwa kolaborasi skala besar dipilih untuk mempercepat transformasi riset material menuju implementasi industri.