Teknologi

Kimi K3 Bawa Moonshot Bidik IPO Hong Kong, Target Enam Bulan

×

Kimi K3 Bawa Moonshot Bidik IPO Hong Kong, Target Enam Bulan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kimi K3 Bawa Moonshot AI China ke Kancah Lebih Tinggi, Target IPO - Teknologi

jurnalistik.co.id – Startup kecerdasan buatan asal China, Moonshot, menginformasikan kepada para investor bahwa perusahaan sedang menyiapkan pencatatan saham di Hong Kong. Berdasarkan laporan Bloomberg, rencana itu ditargetkan dapat berjalan paling cepat dalam enam bulan ke depan.

Informasi kepada investor itu disebut sebagai bagian dari proses persiapan IPO, setelah terobosan pada model terbaru mereka mengubah cara industri memandang perusahaan. Terobosan tersebut juga disebut ikut mengguncang saham-saham teknologi.

Menurut sumber yang mengetahui perkara ini, Moonshot telah secara resmi mendistribusikan resolusi pemegang saham kepada para investornya. Langkah itu dilakukan untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana pencatatan di Hong Kong.

Dimulainya proses penyebaran resolusi pemegang saham menjadi sinyal bahwa IPO berpeluang terjadi paling cepat dalam waktu setengah tahun. Sumber-sumber tersebut juga menyebut bahwa perusahaan sedang melakukan tahapan yang mengarah pada pencatatan.

Penyiapan dokumen dan persetujuan pemegang saham

Dalam skema yang sedang dijalankan, Moonshot tidak hanya menyusun rencana pencatatan, tetapi juga melibatkan pemegang saham melalui dokumen resmi. Distribusi resolusi tersebut diarahkan pada permintaan persetujuan mengenai pencatatan di Hong Kong.

Para narasumber yang membahas kesepakatan privat itu meminta namanya tidak disebutkan. Permintaan kerahasiaan ini muncul ketika mereka menjelaskan detail koordinasi, termasuk tahapan yang menyertai persiapan IPO.

Sebagai gambaran, ketika proses komunikasi resolusi telah dimulai, perusahaan berada pada fase menjelang keputusan dan kesiapan administratif. Pada titik tersebut, target waktu IPO yang disebutkan menjadi lebih realistis untuk dicermati.

Penilaian valuasi dan jadwal yang ditargetkan

Moonshot kini juga dikaitkan dengan proses penggalangan dana yang disebut berlangsung untuk menutup putaran pendanaan berikutnya. Sumber-sumber tersebut menyatakan putaran itu berpotensi menilai startup berusia tiga tahun ini lebih dari US$30 miliar.

Dalam laporan yang sama, valuasi yang dimaksud disebut berkisar di atas US$30 miliar atau setara dengan angka sekitar Rp539 triliun. Angka itu muncul dari pembahasan yang tengah berlangsung di tahap privat.

Di sisi lain, Moonshot menilai waktu pelaksanaan IPO berada pada momentum yang tepat. Penilaian itu antara lain didukung oleh pencapaian pendapatan berulang tahunan yang dilaporkan mencapai US$300 juta pada Juni, setara dengan Rp5,39 triliun.

Perusahaan menjadikan pendapatan berulang tahunan sebagai indikator penjualan di masa depan. Dengan rujukan tersebut, Moonshot mengaitkan kinerja komersial dengan prospek periode setelah model terbaru mereka mendorong perubahan persepsi di industri.

Model terbaru yang dimaksud dalam laporan Bloomberg juga disebut berdampak pada dinamika pasar teknologi. Disebutkan bahwa model tersebut mengubah persepsi industri serta mengguncang saham-saham teknologi.

Gabungan antara proses perolehan persetujuan pemegang saham dan tahapan pendanaan membuat rencana pencatatan semakin mengerucut. Dalam komunikasi kepada investor, perusahaan menyampaikan bahwa IPO direncanakan dapat terjadi paling cepat dalam enam bulan.

Adapun, jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, rencana itu menempatkan IPO Moonshot sebagai agenda yang sedang dikerjakan aktif. Target periode setengah tahun hingga maksimal enam bulan mengindikasikan bahwa proses pencatatan tidak berhenti pada tahap wacana.

Dengan tersambungnya dua arus persiapan ini, yaitu keputusan pemegang saham dan penyelesaian putaran pendanaan, Moonshot berada pada tahap pra-pencatatan yang lebih terstruktur. Dari informasi yang disampaikan kepada investor, langkah tersebut saling melengkapi sebelum akhirnya masuk ke bursa.

Jika tahapan ini berlanjut, pencatatan di Hong Kong menjadi tujuan yang dipersiapkan sejak sekarang. Bloomberg menuliskan bahwa waktu yang ditargetkan untuk realisasi paling cepat berada pada kisaran enam bulan.