Internasional

Andy Burnham akan mengumumkan rincian bantuan untuk krisis biaya hidup

×

Andy Burnham akan mengumumkan rincian bantuan untuk krisis biaya hidup

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Andy Burnham to set out cost of living support

jurnalistik.co.id – Andy Burnham akan mengumumkan rincian dukungan untuk menghadapi krisis biaya hidup pada Selasa, berbarengan dengan momen kabinetnya bermusyawarah untuk pertama kalinya sejak ia resmi menjadi perdana menteri.

Burnham menegaskan paket kebijakan itu dimaksudkan memberi “breathing space” bagi rumah tangga yang sedang kesulitan menghadapi tekanan pengeluaran harian.

Paparan detail pada Selasa itu juga akan mencakup penjelasan bagaimana pemerintah akan membiayai langkah-langkah yang disiapkan.

Dalam pidato pertamanya di Downing Street pada Senin, Burnham menyatakan ingin membawa “biggest changes in the last 40 years” dalam arah politik Inggris. Ia juga menyebut niat mengungkap “a 10-year ‘new plan for Britain’” pada tahun ini, yang menurutnya berisi jalur menuju Inggris seperti yang “we all want Britain to be”.

Burnham mengatakan pada Selasa ia akan menguraikan kebijakan pemerintah untuk “give people some breathing space now, some help with the cost of living” sekaligus menjelaskan skema pembiayaannya.

Penataan tim inti sebelum pengumuman

Menjelang rapat kabinet, Burnham menyelesaikan penunjukan untuk jajaran pimpinan tertingginya pada malam Senin. Keputusan itu membawa susunan kunci yang akan menjalankan agenda awal pemerintahan.

John Healey ditunjuk sebagai chancellor. Ed Miliband ditunjuk sebagai foreign secretary.

Healey menjelaskan melalui siaran pada Senin bahwa keduanya akan “work in lockstep to meet the fiscal rules with a buffer against uncertainty”, serta berupaya “make life more affordable for working people right across the UK”.

Angela Rayner kembali ke pemerintahan sebagai housing secretary, peran yang ia pegang sebelumnya pada pemerintahan Keir. Penunjukan Rayner juga menempatkannya pada tugas untuk mengupayakan berakhirnya tunawisma dan membangun jumlah rumah dewan dalam rekor.

Rayner mundur pada September 2025 setelah mengaku pernah kurang membayar bea materai atas flat senilai ÂŁ800,000 di Hove.

Portofolio baru Yvette Cooper mencakup pengawasan reformasi sistem perawatan sosial yang belakangan menjadi bahan perbincangan luas.

Sementara itu, Wes Streeting dipilih sebagai defence secretary. Ia menghadapi tekanan untuk menyusun peta jalan bagaimana Inggris akan mencapai target pengeluaran pertahanan yang ditetapkan NATO.

Streeting sebelumnya mengundurkan diri sebagai health secretary pada Mei setelah menyatakan ia kehilangan kepercayaan kepada perdana menteri saat itu, Keir Starmer.

Burnham menyatakan ingin menghormati komitmen pengeluaran pertahanan Inggris, sehingga Streeting dituntut merumuskan cara agar target NATO dapat tetap dicapai.

Di kabinet baru ini, Shabana Mahmood tetap menjabat sebagai home secretary. Louise Haigh ditugaskan sebagai “fixer across government”, dengan peran rangkap sebagai first secretary of state, chancellor of the Duchy of Lancaster, serta minister for the Cabinet Office.

Burnham juga diperkirakan akan menunjuk para menteri junior pada Selasa, melengkapi susunan kabinet yang siap menjalankan program prioritas.

Tanggapan oposisi: minta kejelasan rencana

Di tengah penataan pemerintahan, respons dari partai oposisi juga muncul sejak Burnham mengambil peran barunya.

Pemimpin Partai Konservatif Kemi Badenoch menyambut Burnham, namun menyatakan ia belum “set out a clear plan for government”. Ia menilai “Britain needs a leader who can take difficult decisions, not a people pleaser”, serta mengkritik janji Burnham untuk membatalkan kebijakan Margaret Thatcher.

Pemimpin Liberal Demokrat Sir Ed Davey menyebut sikapnya “disappointing not to hear anything from the new PM on social care, on Europe, or on protecting our precious natural environment”.

Sementara itu, pemimpin Reform UK Nigel Farage menyerukan pemilihan umum, dengan mengatakan Burnham “cannot be allowed to make the ‘biggest changes in politics for 40 years’ without a mandate”.

Partai Hijau menilai situasi saat ini perlu langkah tegas. Zack Polanski menyatakan sekarang adalah waktu untuk “bold politics”, tetapi menambahkan pidato Senin meninggalkan banyak pihak skeptis bahwa Burnham benar-benar bermaksud menantang “the wealth and power of the establishment”.

Hubungan luar negeri di awal masa jabatan

Burnham juga melakukan komunikasi internasional segera setelah menjabat. Ia berbicara dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tak lama setelah mengambil kantor pada Senin.

Menurut keterangan juru bicara Downing Street, Burnham menyampaikan kepada Trump tentang “vision” untuk Inggris, dan memastikan keamanan Inggris serta sekutunya menjadi agenda teratas.

Keduanya turut membahas Timur Tengah dan Piala Dunia. Burnham juga menyampaikan harapannya bahwa pada kunjungan masa depan ia dapat menunjukkan “what Manchester had to offer”.

Trump kemudian menuliskan di Truth Social bahwa percakapan mereka adalah “very good”, dan menyebut pembahasan mencakup “North Sea Oil, Trade, the Military Alliance, Demining of the Hormuz Strait, and many other topics”. Ia menambahkan: “The Prime Minister has got a big job ahead of him, but he will be able to do it and, of course, the U.S.A. will be there to help!”.

Selain dengan Trump, Burnham juga berkomunikasi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Zelensky menuliskan di X: “I truly appreciate that the support for Ukraine and our people will remain steadfast.”

Di Eropa, Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengungkapkan diskusi pertamanya berjalan “very good” dengan Burnham, serta menyatakan: “We are both committed to bringing the EU and the UK closer and closer.”