Daerah

Idah Syahidah Serahkan Bantuan Pangan di Telaga–Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, saat Kemarau

×

Idah Syahidah Serahkan Bantuan Pangan di Telaga–Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, saat Kemarau

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Pangan di Tengah Kemarau

jurnalistik.co.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo menyalurkan bantuan pangan pada Kamis (3/9/2026) untuk masyarakat di Kecamatan Telaga dan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, saat kondisi kemarau masih dirasakan warga.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung di lapangan oleh Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, dengan pendampingan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Suyuti serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Mario Mulyadi.

Rangkaian penyaluran berlangsung di Desa Pantungo dan Desa Pilohayanga, serta disampaikan juga kepada masyarakat di Desa Tuladenggi. Idah hadir untuk memastikan bantuan diterima sesuai rencana dan menjangkau kebutuhan dasar warga yang terdampak musim kering.

Rincian paket bantuan dan penerima

Secara keseluruhan, sebanyak 300 paket bantuan diserahkan kepada masyarakat di tiga desa tersebut, masing-masing 100 paket. Tiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 2 liter minyak goreng.

Idah menyampaikan, penyaluran bantuan pangan tahun 2026 ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap stabilitas pasokan dan harga pangan. Ia juga menjelaskan bahwa dari total penerima bantuan pangan di Provinsi Gorontalo sebanyak 10.118 masyarakat, Kabupaten Gorontalo memperoleh alokasi 3.915 paket.

Dalam kesempatan itu, Idah menegaskan kualitas bahan pangan yang disalurkan berada dalam kondisi baik. “Bantuan ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Provinsi, juga teman-teman dari anggota DPRD Provinsi, kepada masyarakat Gorontalo. Pada masa efisiensi dan kemarau panjang ini memang dirasakan oleh semua,” ujarnya.

Ia menambahkan pengecekan khusus terhadap minyak goreng serta bahan lainnya sebelum diberikan kepada warga. “Saya juga sudah mengecek tadi minyaknya. Kualitas minyak gorengnya bukan minyak goreng curah, tetapi minyak goreng yang bagus. Begitu juga beras dan gula,” jelasnya.

Wagub berharap bantuan yang dibawa pemerintah dapat membantu meringankan kebutuhan harian masyarakat dalam beberapa hari ke depan. “Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan. Meskipun jumlahnya tidak besar, ia berharap bantuan dapat diterima dan dimanfaatkan dengan baik,” katanya.

Idah juga menyampaikan permohonan agar bantuan diterima dengan pemanfaatan yang tepat. “Intinya, paling tidak untuk beberapa hari ke depan Bapak dan Ibu semua bisa mengurangi kebutuhan sehari-hari. Mungkin tidak seberapa, tetapi tolong dapat diterima dengan baik,” pintanya.

Di tengah situasi kemarau, Idah turut mengimbau warga menjaga kesehatan dan menghemat penggunaan air. Ia berharap masyarakat dapat bersama-sama menghadapi kondisi kemarau panjang dengan tetap menata kebutuhan dasar serta memperhatikan lingkungan sekitar, agar dampak musim kering dapat diminimalkan.

Pemerintah Provinsi Gorontalo menempatkan penyaluran bantuan pangan sebagai upaya respons terhadap kondisi yang membuat warga harus menyesuaikan pola pemenuhan kebutuhan. Dalam pelaksanaan di Telaga dan Telaga Biru, perhatian itu disalurkan melalui keterlibatan pemerintah daerah dan dukungan unsur legislatif, guna memastikan bantuan sampai kepada penerima sesuai alokasi yang ditetapkan.

Penyaluran bantuan ini juga menunjukkan keterlibatan pemangku kepentingan daerah secara langsung, mulai dari Wakil Gubernur hingga unsur pendamping yang ikut memastikan pelaksanaan berjalan sesuai agenda. Kehadiran Anggota DPRD Provinsi dan Kepala Dinas menjadi bentuk pendampingan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang terdampak musim kering di wilayah Telaga dan Telaga Biru.

Selain proses penyerahan, rangkaian kegiatan mencakup pengecekan kelayakan bahan pangan sebelum dibagikan. Idah menekankan pemeriksaan pada minyak goreng serta memastikan beras dan gula berada dalam kondisi yang baik, sehingga penerima mendapatkan bantuan yang layak untuk memenuhi kebutuhan dasar dalam beberapa hari ke depan.

Wagub berharap warga dapat memanfaatkan bantuan dengan cara yang tepat, agar dampak kemarau panjang dapat ditekan melalui pengelolaan kebutuhan harian. Di sisi lain, imbauan menjaga kesehatan dan menghemat penggunaan air tetap disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menghadapi kondisi cuaca yang berlangsung lama.