jurnalistik.co.id – PT Sokonindo Automobile telah mengumumkan kisaran harga DFSK E5 Plus yang akan segera meluncur di pasar Indonesia. SUV plug-in hybrid (PHEV) ini dipasarkan dengan rentang sekitar Rp 500.000.000 hingga Rp 550.000.000.
Pengumuman tersebut disampaikan bersamaan dengan komitmen perusahaan untuk memperkuat investasi di Indonesia. DFSK juga menyatakan akan menghadirkan teknologi baru melalui lini kendaraan elektrifikasi.
Pada kesempatan itu, CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus menyampaikan bahwa langkah perusahaan diarahkan untuk mendukung kebutuhan konsumen Tanah Air. Ia menekankan proses investasi sekaligus transfer teknologi sebagai bagian dari strategi pengembangan.
Komitmen investasi dan inovasi
“PT Sokonindo akan terus berkomitmen untuk melakukan proses investasi, transfer of technology dan memberikan inovasi baru bagi kendaraan yang akan kita launching di Indonesia. Hari ini kami menyampaikan produk E5 Plus untuk menjadi bagian dari kendaraan di Indonesia,” ujar Alexander di Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2026).
Alexander menempatkan E5 Plus sebagai salah satu bentuk nyata pembaruan lini produk yang akan ditawarkan kepada konsumen. Dalam penuturannya, perusahaan berharap kehadiran model tersebut dapat menjadi bagian dari ekosistem penggunaan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.
“Kami akan terus berkomitmen melakukan proses investasi, transfer of technology dan memberikan inovasi baru bagi kendaraan yang akan kita launching di Indonesia,” tambahnya dalam pernyataan yang disampaikan pada acara pengumuman tersebut.
Di sisi lain, perusahaan juga menggarisbawahi bahwa strategi penguatan investasi tidak hanya berhenti pada peluncuran produk. DFSK menyatakan akan terus menghadirkan inovasi sebagai kelanjutan dari rencana elektrifikasi kendaraan di Indonesia.
Pre-booking dibuka sebulan, peminat tembus 1.100 unit
Sebelum peluncuran resmi, DFSK E5 Plus ternyata sudah mendapat respons dari masyarakat melalui masa pemesanan awal atau pre-booking. PT Sokonindo Automobile mencatat jumlah pre-booking mencapai 1.100 unit.
Berita Terkait
Chief Operating Officer PT Sokonindo Automobile Franz Wang menyebut capaian tersebut sebagai indikator antusiasme konsumen terhadap SUV plug-in hybrid terbaru. Franz mengatakan perusahaan menerima pemesanan sebelum kendaraan diperkenalkan secara resmi.
“Hingga hari ini kami menerima sebanyak 1.100 prebooking. Pencapaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat sebelum kendaraan ini resmi diluncurkan,” kata Franz.
Franz juga menilai pre-booking menjadi saluran untuk memahami masukan dari calon konsumen. Menurutnya, tanggapan yang terkumpul selama periode pemesanan awal membantu perusahaan mematangkan rencana peluncuran di pasar Indonesia.
“Kami juga mendengarkan berbagai masukan dari para calon konsumen selama periode prebooking. Respons yang kami terima semakin memperkuat keyakinan kami bahwa DFSK E5 Plus mampu menjawab kebutuhan konsumen di Indonesia,” ujar Franz.
Dengan gambaran minat yang sudah terbentuk sejak masa awal pemesanan, perusahaan berharap proses peluncuran dapat berjalan dengan lebih terarah. Masukan yang dihimpun selama pre-booking disebut menjadi bekal untuk memperkuat kesiapan perusahaan.
Skema booking fee dan benefit
Periode pre-booking DFSK E5 Plus dibuka mulai 23 Juni hingga 28 Juli 2026. Selama masa tersebut, konsumen cukup membayar booking fee sebesar Rp 5.000 untuk mengamankan unit lebih awal.
Selain booking fee, DFSK juga menawarkan keuntungan bagi pemesan awal dengan total benefit mencapai Rp 60 juta. Program ini diposisikan sebagai kesempatan bagi konsumen untuk menjadi salah satu pemilik pertama DFSK E5 Plus sebelum peluncuran resminya.
Perusahaan menyebut skema tersebut sebagai bagian dari upaya memberikan nilai lebih pada mereka yang lebih dulu mengikuti tahap pemesanan awal. Dengan adanya benefit dan mekanisme booking, minat konsumen diharapkan terus bertumbuh menjelang perkenalan resmi produk.
Secara keseluruhan, rilis kisaran harga serta angka pre-booking yang sudah terkumpul menggambarkan bahwa DFSK E5 Plus sedang menyiapkan momentum awal di pasar otomotif Indonesia. Pengumuman perusahaan menempatkan E5 Plus sebagai bagian dari langkah elektrifikasi, sekaligus menguji respons konsumen melalui fase pemesanan awal yang telah berlangsung.








