jurnalistik.co.id – Mulai 17 Agustus, aturan kereta berbiaya setengah harga diperluas untuk kelompok usia 18 tahun. Perubahan ini diumumkan oleh Department for Transport (DfT) dan berlaku untuk kereta lintas layanan yang ditentukan ketika skema railcard diubah pada akhir bulan ini.
Ekstensi tersebut merupakan kelanjutan dari 16-17 Saver railcard. Sebelumnya, railcard ini berhenti berlaku tepat ketika pemegangnya menginjak usia 18 tahun, sehingga mereka tidak lagi bisa memanfaatkan tarif setengah harga setelah ulang tahun ke-18.
Dengan aturan yang baru, 16-17 Saver railcard akan berlaku selama satu tahun penuh terhitung sejak tanggal pembelian. Artinya, usia 17 tahun masih dapat membeli railcard ini hingga sehari sebelum ulang tahun ke-18 mereka.
Dalam praktiknya, seorang pemegang yang membeli hingga sehari menjelang ulang tahun ke-18 akan tetap bisa menggunakan railcard tersebut sampai sehari sebelum ulang tahun ke-19. Perubahan jadwal berlaku ini dirancang untuk memperjelas masa manfaat, bukan lagi berakhir otomatis pada hari ulang tahun ke-18.
DfT menyampaikan bahwa aturan lama membuat lebih dari 70.000 siswa setiap tahun rata-rata £175 lebih “tertinggal” dibandingkan mereka yang berada dalam tahun ajaran yang sama tetapi belum berusia 18 tahun. Menurut keterangan kementerian, situasi itu terjadi karena peralihan usia memotong kelangsungan hak tarif yang lebih murah.
16-17 Saver Railcard memiliki biaya ÂŁ35 per tahun. Railcard ini memberi pemegang diskon 50% untuk sebagian besar tarif perjalanan kereta.
Berita Terkait
Lord Hendy selaku rail minister menyebut perubahan ini sebagai langkah yang “common sense”. Ia mengatakan, “common sense change” itu adalah “exactly what passengers should expect from the railway”. Hendy juga menambahkan bahwa perubahan tersebut akan “lower the cost of travel at a critical time for teenagers, whether they’re pursuing further education, vocational pathways or getting their footing in the jobs market”.
Jacqueline Starr, chief executive dari industri body Rail Delivery Group, menilai kebijakan baru menunjukkan komitmen sektor kereta untuk “offering better value fares and delivering a more joined-up railway”. Sementara itu, Kaynat Ahmad, vice president untuk further education di National Union of Students, menggambarkan railcard ini sebagai “essential for young people reliant on trains to get to college, work or training”.
DfT juga mengingatkan bahwa pada dasarnya usia 18 tahun sudah memiliki hak atas 16-25 Railcard. Namun, 16-25 Railcard tersebut hanya memberikan diskon sepertiga dari biaya perjalanan, sehingga tambahan manfaat dari perluasan aturan 16-17 Saver dipandang tetap relevan bagi mereka yang membutuhkan dukungan tarif saat berpindah fase belajar maupun persiapan kerja.
Pengumuman ini datang setelah pemerintah menyatakan batas tarif bus tunggal untuk sebagian besar rute di Inggris akan diturunkan dari ÂŁ3 menjadi ÂŁ2 pada tahun depan. Dengan rangkaian kebijakan itu, pemerintah menempatkan pengurangan biaya perjalanan sebagai salah satu perhatian utama bagi pengguna transportasi, khususnya kelompok yang sedang menjalani transisi pendidikan dan pelatihan.
Perluasan manfaat ini sekaligus menyesuaikan perubahan skema railcard yang akan diterapkan pada akhir bulan. Dengan begitu, transisi dari usia 17 menuju 18 tahun tidak lagi langsung memutus akses tarif yang lebih murah.
DfT juga menekankan bahwa pembenahan masa berlaku tersebut bertujuan mengurangi dampak kesenjangan biaya yang muncul saat siswa berpindah tahun ajaran dan bertepatan dengan peralihan usia. Karena itu, masa penggunaan dibuat lebih panjang agar kebutuhan perjalanan pendidikan dan latihan tetap terbantu.
Bagi yang pada usia 18 tahun kemudian beralih ke 16-25 Railcard, pemerintah menilai diskonnya yang setara sekitar sepertiga dari tarif masih kurang dibanding dukungan penuh yang diberikan pada 16-17 Saver. Karena pertimbangan itulah, aturan baru 16-17 Saver tetap dipandang relevan saat remaja memasuki fase belajar lanjutan atau persiapan karier.












